JABAR PASS – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa untuk sementara waktu Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, tidak melayani aktivitas naik dan turun penumpang. Kebijakan ini diberlakukan menyusul insiden operasional yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini fokus utama kami adalah penanganan di lokasi serta memastikan keselamatan dan layanan bagi pelanggan tetap terpenuhi,” ujar VP Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya di Jakarta, Selasa diktip dari ANTARA.
KAI mengimbau pelanggan yang akan melakukan perjalanan kereta api untuk sementara menggunakan layanan melalui Stasiun Bekasi hingga pemberitahuan lebih lanjut. Operasional perjalanan menuju lintas Bekasi juga masih mengalami penyesuaian seiring proses penanganan di lapangan.
Menurut Anne, KAI terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna mempercepat proses penanganan dan pemulihan layanan agar operasional dapat kembali normal secepatnya. Informasi terbaru akan disampaikan secara berkala melalui kanal resmi KAI.
Sementara itu, proses evakuasi masih berlangsung. Sebanyak tiga penumpang dilaporkan masih terjepit, dan tim SAR gabungan menerapkan skema bergantian untuk menyelamatkan korban dengan memotong besi rangkaian gerbong KRL di Stasiun Bekasi Timur, Selasa pagi sekitar pukul 05.53 WIB.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan personel Basarnas bersama tim SAR gabungan menggunakan peralatan ekstrikasi berat untuk memotong bagian rangkaian KRL yang menahan tubuh korban. Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena ruang gerbong KRL sempit, terlebih sebagian kepala KA Argo Bromo Anggrek masuk ke dalam rangkaian tersebut.
Ia menambahkan, kondisi itu membuat bagian dalam gerbong hanya dapat diisi maksimal sekitar 25 petugas SAR termasuk tenaga medis.
Insiden tersebut terjadi pada Senin (27/4) sekitar pukul 20.55 WIB, melibatkan KA Argo Bromo Anggrek nomor perjalanan 4 rute Gambir–Surabaya Pasar Turi yang bertabrakan dengan rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur (BKST).






