Pemkot Bandung Petakan Pembenahan Samoja, Drainase dan PJU Jadi Prioritas

JABAR PASS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai memetakan kebutuhan pembenahan infrastruktur dasar di Kelurahan Samoja. Permasalahan utama yang menjadi perhatian adalah limpasan drainase dari Jalan Lingkar Selatan ke kawasan permukiman warga serta perbaikan penerangan jalan umum (PJU).

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut karakter persoalan di wilayah tersebut cukup spesifik karena berkaitan langsung dengan aliran air dari badan jalan utama menuju lingkungan hunian.

“Di sini itu salah satu kelurahan yang ada di sayap Lingkar Selatan ya. Jalan Laswi sampai Pelajar Pejuang. Jadi problemnya khas yaitu masalah drainase yang tumpah dari Jalan Lingkar Selatan menuju ke pemukiman itu nomor satu,” ujar Farhan usai Siskamling Siaga Bencana, Selasa 10 Februari 2026.

Ia menegaskan, persoalan yang terjadi bukan berupa banjir besar, melainkan genangan dan limpasan air yang terjadi berulang sehingga membutuhkan perbaikan sistem aliran air.

“Bukan titik banjir yang besar, tapi seperti biasa ya, genangan ya, limpasan. Itu memang harus kita perbaiki. Terutama untuk memperbaiki sistem aliran,” katanya.

Selain drainase, Farhan juga menyoroti perbaikan penerangan jalan dan fasilitas pendukung lain yang dapat segera ditangani dinas teknis terkait.

“Untuk PJL, PJG, dan PJU itu kalau yang bisa diperbaiki langsung perbaiki. Bagian dari pelayanan dari Dishub,” katanya.

Di sisi lain, ia mengaku tengah mempelajari sejumlah keluhan warga mengenai anggaran LKK (Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan) yang selama ini menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat.

“Kami sedang mempelajari karena di beberapa wilayah sudah mulai muncul keluhan tentang anggaran untuk LKK. Nah, LKK ini kan intinya pemberdayaan dan kemandirian. Saya lagi mencari cara untuk bisa memberikan stimulan yang lebih kepada mereka. Tapi belum janji ya, baru mempelajari,” katanya menerangkan.

Farhan menjelaskan, mekanisme pengusulan anggaran saat ini bertumpu pada rembuk warga di tingkat RW, berbeda dengan pola sebelumnya yang lebih ditentukan pemerintah.

“Kalau dulu kan yang menentukan pemerintah. Kalau sekarang berdasarkan rembuk keluarga. Jadi kita Musrenmbang level RW yang dilaksanakan langsung,” terangnya.

  • Berita Terkait

    Satpol PP Bongkar Reklame Videotron Melintang di Jalan Riau, Penataan Terus Berlanjut

    JABAR PASS – Pemerintah Kota Bandung kembali melanjutkan penertiban reklame bando yang melanggar ketentuan tata ruang dan estetika kota. Pada Kamis malam, 18 Juni 2026 hingga Jumat dini hari, petugas…

    Ledakan Wisatawan Picu Inflasi Kota Bandung, Farhan: Tantangan Utama Menambah Pasokan Pangan

    JABAR PASS – Meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung dalam beberapa bulan terakhir turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, di balik geliat sektor pariwisata dan kuliner, Pemerintah Kota…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    KAWINKAN GELAR JUARA! Kota Sukabumi JUARA UMUM KEJURPROV CATUR, Sang Ketua Ikut Sabet Emas!

    • June 20, 2026
    • 57 views
    KAWINKAN GELAR JUARA! Kota Sukabumi JUARA UMUM KEJURPROV CATUR, Sang Ketua Ikut Sabet Emas!

    Satpol PP Bongkar Reklame Videotron Melintang di Jalan Riau, Penataan Terus Berlanjut

    • June 19, 2026
    • 37 views
    Satpol PP Bongkar Reklame Videotron Melintang di Jalan Riau, Penataan Terus Berlanjut

    Ledakan Wisatawan Picu Inflasi Kota Bandung, Farhan: Tantangan Utama Menambah Pasokan Pangan

    • June 19, 2026
    • 43 views
    Ledakan Wisatawan Picu Inflasi Kota Bandung, Farhan: Tantangan Utama Menambah Pasokan Pangan

    Ketahanan Pangan Bandung Masih Bergantung Daerah Pemasok, Farhan Kaji Skema Lumbung Pangan

    • June 19, 2026
    • 42 views
    Ketahanan Pangan Bandung Masih Bergantung Daerah Pemasok, Farhan Kaji Skema Lumbung Pangan

    Mendag Pastikan HET Minyakita Tetap Rp15.700 per Liter, Distribusi ke Pasar Rakyat Diperkuat

    • June 19, 2026
    • 30 views
    Mendag Pastikan HET Minyakita Tetap Rp15.700 per Liter, Distribusi ke Pasar Rakyat Diperkuat

    Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp100 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp29.700

    • June 19, 2026
    • 33 views
    Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp100 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp29.700