Farhan Ungkap Tiga Opsi Masa Depan Kebun Binatang Bandung

JABAR PASS – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan bahwa pemerintah tengah membahas arah kebijakan dan masa depan Kebun Binatang Bandung bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat. Pembahasan tersebut mencakup konsep pengelolaan hingga fungsi kawasan kebun binatang ke depan.

Hal itu disampaikan Farhan di Balai Kota Bandung, Senin, 12 Januari 2026. Ia menyebut, saat ini ketiga level pemerintahan masih intensif mendiskusikan konsep terbaik bagi Kebun Binatang Bandung.

“Kami bertiga—pemerintah kota, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat—sedang mendiskusikan masa depan kebun binatang ini. Apakah tetap menjadi kebun binatang dengan konsep seperti sekarang, dengan konsep yang berbeda, atau bahkan tidak lagi menjadi kebun binatang,” ujar Farhan.

Menurutnya, pembahasan tersebut harus dilakukan secara hati-hati karena melibatkan kewenangan lintas pemerintah. Aset Kebun Binatang Bandung merupakan milik Pemerintah Kota Bandung, sementara pengawasan satwa dilindungi berada di bawah kewenangan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

“Saat ini aset masih sepenuhnya dikuasai pemerintah kota, pengelolaannya disupervisi oleh Dinas Kehutanan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan satwa-satwa dilindungi merupakan titipan negara yang kebutuhan pakannya masih ditanggung pemerintah pusat,” jelasnya.

Farhan menegaskan, selama proses pembahasan berlangsung, Kebun Binatang Bandung tetap difungsikan sebagai ruang terbuka hijau (RTH) yang dapat diakses masyarakat dengan mengikuti ketentuan yang berlaku.

“Untuk sekarang tetap menjadi ruang terbuka hijau yang bisa dimanfaatkan publik. Di dalamnya ada satwa-satwa dilindungi yang kita jaga bersama, dan masyarakat masih bisa berkunjung sesuai aturan keluar-masuk,” katanya.

Terkait arah kebijakan ke depan, Farhan menyebut terdapat tiga opsi yang sedang dikaji bersama. Opsi pertama adalah mempertahankan kebun binatang seperti kondisi saat ini. Opsi kedua mengembangkan taman margasatwa dengan jumlah satwa yang lebih terbatas, namun dengan perluasan ruang terbuka hijau. Sementara opsi ketiga menjadikan kawasan tersebut sepenuhnya sebagai ruang terbuka hijau.

“Opsi kedua dan ketiga ini sejalan dengan target kami untuk meningkatkan luas ruang terbuka hijau Kota Bandung hingga dua kali lipat,” ungkapnya.

Farhan menambahkan, hingga saat ini belum ada keputusan final karena ketiga opsi tersebut masih terbuka dan dalam tahap kajian. Pemerintah akan terus melakukan penelaahan bersama sebelum menentukan arah kebijakan.

“Belum mengerucut ke satu pilihan. Semua opsi masih terbuka. Targetnya, paling lambat dalam dua bulan ke depan sudah ada keputusan bersama,” pungkasnya.

  • Berita Terkait

    Faskes Dilarang Tolak Warga yang Membutuhkan Perawatan

    JABAR PASS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperkuat perlindungan hak masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan melalui penerbitan Surat Edaran Nomor 092-Dinkes/2026 tentang Imbauan Tidak Menolak Memberikan Pelayanan Kesehatan di Fasilitas…

    Pemkot Bandung Perkuat Komitmen Wujudkan Kota Ramah Lansia

    JABAR PASS  – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menegaskan komitmennya untuk mewujudkan kota yang ramah lansia melalui berbagai program yang menjamin kesehatan, perlindungan sosial, ruang publik yang inklusif, serta kesempatan bagi…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    Faskes Dilarang Tolak Warga yang Membutuhkan Perawatan

    • June 22, 2026
    • 0 views
    Faskes Dilarang Tolak Warga yang Membutuhkan Perawatan

    Pemkot Bandung Perkuat Komitmen Wujudkan Kota Ramah Lansia

    • June 21, 2026
    • 0 views
    Pemkot Bandung Perkuat Komitmen Wujudkan Kota Ramah Lansia

    KAWINKAN GELAR JUARA! Kota Sukabumi JUARA UMUM KEJURPROV CATUR, Sang Ketua Ikut Sabet Emas!

    • June 20, 2026
    • 58 views
    KAWINKAN GELAR JUARA! Kota Sukabumi JUARA UMUM KEJURPROV CATUR, Sang Ketua Ikut Sabet Emas!

    Satpol PP Bongkar Reklame Videotron Melintang di Jalan Riau, Penataan Terus Berlanjut

    • June 19, 2026
    • 37 views
    Satpol PP Bongkar Reklame Videotron Melintang di Jalan Riau, Penataan Terus Berlanjut

    Ledakan Wisatawan Picu Inflasi Kota Bandung, Farhan: Tantangan Utama Menambah Pasokan Pangan

    • June 19, 2026
    • 43 views
    Ledakan Wisatawan Picu Inflasi Kota Bandung, Farhan: Tantangan Utama Menambah Pasokan Pangan

    Ketahanan Pangan Bandung Masih Bergantung Daerah Pemasok, Farhan Kaji Skema Lumbung Pangan

    • June 19, 2026
    • 42 views
    Ketahanan Pangan Bandung Masih Bergantung Daerah Pemasok, Farhan Kaji Skema Lumbung Pangan