SPP UPMsIII Gelar Seminar Nasional Energi untuk Kebijakan Subsidi Tepat Sasaran

JABAR PASS – Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran III (SPP Upms III) bersama DEM Serang adakan seminar menarik terkait “Dampak Penghapusan dan Pengelolaan Subsidi terhadap Strategi Kemandirian Energi Menuju Ketahanan Ekonomi Nasional” yang diselenggarakan pada di Agarwood Ballroom, Hotel Oakwood Merdeka, Kota Bandung, Sabtu,(2/11/24).

Ketua Umum SPP UPms III, Muhammad Nasyirul Hikam membuka sambutan dengan menjelaskan bahwa Seminar ini merupakan kegiatan Edukasi Energi dan juga serangkaian dari beberapa kegiatan mulai dari Goes to Pesantren dan Goes to hingga dengan puncak kegiatan Seminar Nasional Energi yang bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai kedaulatan energi dan dasar-dasar kebijakan energi yang penting untuk mengatasi tantangan ekonomi global, khususnya dalam sektor energi dan stabilitas ekonomi nasional.

Seminar tersebut diikuti oleh berbagai Mahasiswa yang hadir secara langsung maupun dihadiri secara online memalui zoom meeting dan youtube yang di ikuti oleh 605 peserta.

Dengan tema bertajuk “Dampak Penghapusan dan Pengelolaan Subsidi Terhadap Strategi Kemandirian Energi Menuju Ketahanan Ekonomi Nasional” menghadirkan narasumber yang terbaik. Diantaranya keynote speaker Laksda TNI (Purn.) Dr. Surya Wiranto, SH, MH, Edward A.kawi, selaku Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat PT.Pertamina Patra Niga, Abra P.G talattov selaku Head of Center of Food Energy and Sustanable Development (FESD) INDEF, Aryo Wibowo selaku Wakil Sekertaris Jendral Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), dan Ugan Gandar selaku Aktivis Kedaulatan Energi.

Dalam sambutannya, keynote speaker staff ahli Lemhannas RI Laksamana muda TNI (Purn.) Dr. Surya Wiranto, SH, MH membahas pengaruh geopolitik dunia terhadap ketahanan energi Indonesia. Situasi geopolitik dunia yang dinamis, menurutnya, sangat berpotensi memengaruhi pertumbuhan ekonomi dan ketersediaan energi nasional.

“Geopolitik yang berubah-ubah menuntut kita untuk sigap dalam mengelola kebijakan energi yang mendukung ketahanan ekonomi,” ujar Dr. Surya saat menjadi keynote speaker pada seminar yang dilaksanakan, Sabtu (2/11/24).
Eduward A.kawi, selaku Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat PT.Pertamina Patra Niga, menyampaikan materi tentang pentingnya integrasi rantai pasok BBM dan LPG dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Menurutnya, monitoring dan penerapan subsidi yang tepat sasaran dapat membantu stabilitas ekonomi nasional.

“Dengan integrasi rantai pasok yang solid, kita bisa lebih efektif dalam menyalurkan subsidi BBM dan LPG kepada masyarakat yang berhak,” ungkapnya.
Abra P.G Talattov, seorang pakar kebijakan energi, memaparkan analisis mendalam terkait kebijakan pengelolaan subsidi BBM dan LPG serta dampaknya terhadap ekonomi nasional.

Ia menekankan bahwa kebijakan subsidi harus diperkuat untuk meningkatkan ketahanan ekonomi.

“Pengelolaan subsidi yang tepat bukan hanya mengurangi beban fiskal, tapi juga mendorong ketahanan energi nasional dalam menghadapi fluktuasi harga global,” jelas Abra.

Menurut Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33, energi merupakan aset strategis yang harus dikelola negara. Dalam seminar ini, para narasumber juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah dalam pengelolaan subsidi BBM dan LPG.

Tantangan tersebut meliputi ketidakmerataan penerima subsidi dan rendahnya kontrol terhadap penggunaan subsidi. Pemerintah berupaya untuk memastikan subsidi yang diberikan tepat sasaran.

Aryo Wibowo, selaku perwakilan dari Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), memaparkan tentang peran strategis Pertamina dan pekerjanya dalam menjaga kedaulatan energi bangsa.

“Pertamina berperan sebagai tulang punggung dalam menjaga pasokan energi yang berkelanjutan. Peran ini sangat penting dalam mewujudkan kedaulatan energi yang berkelanjutan,” ujar Aryo.
Dalam sesi terakhir, Ugan Gandar, seorang pengamat energi, menyoroti bagaimana fluktuasi harga minyak global yang dipengaruhi geopolitik memengaruhi ekonomi Indonesia.

“Pengaruh geopolitik terhadap harga minyak dunia sangat nyata, dan Indonesia perlu bersiap menghadapi kemungkinan perubahan harga yang berdampak pada ekonomi nasional,” ungkapnya.

Pertamina juga mendukung visi ini melalui pengembangan platform MyPertamina, sebuah sistem digital yang memonitor dan memvalidasi penerima subsidi agar subsidi lebih tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh kalangan yang tidak berhak.

Tak hanya itu, dalam rangkaian seminar nasional energi ini juga terdapat banyak kategori lomba seperti videografi, lomba essay dan poster yang diikuti oleh 150 mahasiswa seluruh indonesia dan seluruh pemenang didatangkan langsung dengan tujuan meningkatkan kepedulian seluruh peserta terhadap energi nasional, kemudian ada juga pemberian bantuan sosial kepada pantiasuhan guna menanamkan rasa kepedulian terhadap sesama.

Seminar yang dilaksanakan oleh SPP UPms III terkait “Dampak Penghapusan dan Pengelolaan Subsidi terhadap Strategi Kemandirian Energi Menuju Ketahanan Ekonomi Nasional” sangat penting sekali dipahami oleh Masyarakat Indonesia terkait kebijakan subsidi tepat sasaran dan menyadari dampak strategisnya terhadap ketahanan energi dan ekonomi nasional.

  • Berita Terkait

    Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2, Tersedia 24 Kejuruan Sesuai Kebutuhan Industri

    JABAR PASS – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2 dengan menyediakan 24 kejuruan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli…

    Kemnaker Sediakan Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Alumni Magang Nasional

    JABAR PASS – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyediakan fasilitas sertifikasi kompetensi secara gratis bagi alumni Program Magang Nasional atau MagangHub guna meningkatkan daya saing tenaga kerja di dunia industri. Menteri Ketenagakerjaan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    Kota Bandung jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tenis Meja ASEAN, 114 Atlet dari 6 Negara Siap Bertanding

    • June 11, 2026
    • 41 views
    Kota Bandung jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tenis Meja ASEAN, 114 Atlet dari 6 Negara Siap Bertanding

    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp24.000, Kini Dibanderol Rp2,689 Juta per Gram

    • June 11, 2026
    • 31 views
    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp24.000, Kini Dibanderol Rp2,689 Juta per Gram

    Dinkes Perluas Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas, Warga Diajak Manfaatkan Akses Konseling Sejak Dini

    • June 10, 2026
    • 58 views
    Dinkes Perluas Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas, Warga Diajak Manfaatkan Akses Konseling Sejak Dini

    Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp95.150 per Kg, Telur Ayam Rp32.050

    • June 10, 2026
    • 41 views
    Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp95.150 per Kg, Telur Ayam Rp32.050

    Harga BBM BP dan Pertamina Naik Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter

    • June 10, 2026
    • 48 views
    Harga BBM BP dan Pertamina Naik Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter

    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp20.000, Buyback Ikut Merosot Jadi Rp2,547 Juta per Gram

    • June 10, 2026
    • 42 views
    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp20.000, Buyback Ikut Merosot Jadi Rp2,547 Juta per Gram