PPPK Jadi Tulang Punggung Birokrasi Modern Kota Bandung: Adaptif, Melayani, dan Profesional

JABAR PASS  – Pemerinah Kota Bandung menegaskan bahwa Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bukan sekadar pelengkap dalam struktur aparatur sipil negara (ASN), melainkan pilar utama birokrasi modern yang siap menjawab tantangan zaman. Hal ini ditegaskan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, dalam talkshow bertajuk “Pemkot Bandung Lantik PPPK, Perkuat Layanan Publik di Berbagai Sektor”, Rabu, 28 Mei 2025.

PPPK sebagai Garda Depan Pelayanan Publik

Dalam sambutannya, Erwin menekankan pentingnya peran PPPK sebagai agen perubahan dan ujung tombak pelayanan publik. Para pegawai yang telah dilantik di awal Mei 2025 diharapkan mampu bekerja dengan integritas, adaptif terhadap perubahan, dan berorientasi pada pelayanan.

“Menjadi PPPK adalah amanah besar. Mereka harus hadir bukan sekadar bekerja, tapi untuk melayani dengan hati yang tulus dan niat yang lurus,” ujar Erwin.

Ia menambahkan, kehadiran PPPK adalah bagian dari strategi Pemkot Bandung untuk membentuk birokrasi yang profesional, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Reformasi Birokrasi Lewat Nilai-Nilai “Bandung UTAMA”

Erwin juga mengajak seluruh PPPK untuk menjadikan nilai “Bandung UTAMA” sebagai kompas moral dalam bekerja. Nilai tersebut mencakup:

  • Unggul

  • Terbuka

  • Amanah

  • Maju

  • Agamis

“PPPK bukan hanya tunduk pada aturan administratif, tapi juga harus berjiwa melayani dan menjunjung tinggi akhlak mulia,” tegasnya.

Sebaran Penempatan PPPK Lebih Merata dan Tepat Sasaran

Terkait penempatan, Pemkot Bandung memastikan distribusi pegawai dilakukan secara adil dan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, termasuk untuk wilayah pinggiran kota yang masih kekurangan ASN.

“Kita gunakan sistem digital dan data objektif untuk menganalisis kebutuhan formasi. Penempatan akan mengutamakan pelayanan yang setara di seluruh wilayah,” kata Erwin.

Dukungan Masyarakat untuk PPPK Kota Bandung

Erwin juga mengajak masyarakat Kota Bandung untuk mendukung dan menyemangati para PPPK sebagai wajah baru pelayanan publik.

“Mereka adalah hasil seleksi ketat dan hadir sebagai pelayan masyarakat. Doakan dan dukung agar mereka bekerja dengan maksimal,” pintanya.

532 PPPK Telah Dilantik: Guru, Nakes, dan Tenaga Teknis

Kepala BKPSDM Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, menjelaskan bahwa sebanyak 532 PPPK telah dilantik, terdiri dari:

  • 196 guru

  • 50 tenaga kesehatan

  • 286 tenaga teknis

Menurutnya, proses seleksi kini dilakukan secara lebih transparan, objektif, dan real-time.

“Nilai langsung bisa dilihat oleh peserta, dan prosesnya steril dari intervensi. Hanya panitia yang boleh masuk ke ruang seleksi,” jelas Adi.

Namun, Adi mengakui bahwa Pemkot Bandung masih menghadapi keterbatasan anggaran dalam membuka formasi baru.

“APBD membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen. Maka, prinsip zero growth diterapkan, artinya formasi baru sebanding dengan jumlah pegawai yang pensiun,” ungkapnya.

Kesimpulan: PPPK, Aset Penting Pembangunan Kota Bandung

Keberadaan PPPK kini menjadi tulang punggung birokrasi Kota Bandung. Dengan semangat pelayanan dan integritas tinggi, PPPK diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan yang melayani dan akuntabel.

  • Berita Terkait

    Billy Martasandy Resmi Diangkat sebagai Majelis Pakar Asosiasi DKLPT, Siap Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi

    JABAR PASS –  Billy Martasandy, S.Psi., M.Si., Ph.D resmi diangkat sebagai anggota Majelis Pakar Asosiasi Dosen Kolaborasi Lintas Perguruan Tinggi (DKLPT). Pengangkatan ini menambah deretan akademisi dan praktisi yang dipercaya…

    Penertiban Tahap III PKL Cicadas, 11 Lapak Kosong Dibongkar

    JABAR PASS – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung kembali menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Cicadas dengan membongkar 11 lapak kosong pada tahap ketiga penataan. Kepala…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    Cabai Rawit Merah Tembus Rp63.700 per Kg, Telur Ayam Rp31.400

    • May 7, 2026
    • 12 views
    Cabai Rawit Merah Tembus Rp63.700 per Kg, Telur Ayam Rp31.400

    Billy Martasandy Resmi Diangkat sebagai Majelis Pakar Asosiasi DKLPT, Siap Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi

    • May 6, 2026
    • 26 views
    Billy Martasandy Resmi Diangkat sebagai Majelis Pakar Asosiasi DKLPT, Siap Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi

    Penertiban Tahap III PKL Cicadas, 11 Lapak Kosong Dibongkar

    • May 6, 2026
    • 33 views
    Penertiban Tahap III PKL Cicadas, 11 Lapak Kosong Dibongkar

    Harga Emas Antam Naik Rp30.000, Kini Tembus Rp2,79 Juta per Gram

    • May 6, 2026
    • 24 views
    Harga Emas Antam Naik Rp30.000, Kini Tembus Rp2,79 Juta per Gram

    Harga Cabai Rawit Tembus Rp63.850 per Kg, Telur Ayam Rp31.250

    • May 6, 2026
    • 23 views
    Harga Cabai Rawit Tembus Rp63.850 per Kg, Telur Ayam Rp31.250

    Harga Emas Antam Turun Rp35.000, Kini Jadi Rp2,76 Juta per Gram

    • May 5, 2026
    • 27 views
    Harga Emas Antam Turun Rp35.000, Kini Jadi Rp2,76 Juta per Gram