Gina S. Noer: Esok Tanpa Ibu Angkat Relasi AI, Ibu, dan Lingkungan

JABAR PASS – Penulis skenario film Esok Tanpa Ibu, Gina S. Noer, menjelaskan bahwa karya terbarunya mengeksplorasi keterhubungan antara kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), figur ibu, dan relasi manusia dengan alam.

Saat menghadiri konferensi pers film tersebut di Jakarta, Senin, Gina menyampaikan bahwa gagasan utama film berangkat dari keterkaitan makna ibu dalam berbagai konteks, mulai dari ibu sebagai manusia hingga ibu pertiwi dan ibu bumi.

“Ketika kita bicara soal ibu, AI (artificial intellegence), dan lingkungan, ada benang merah antara ibu sebagai manusia, ibu pertiwi, dan ibu bumi,” ujar Gina dalam kesempatan tersebut.

Cerita film ini berfokus pada seorang remaja berusia 16 tahun yang menghadapi perubahan besar dalam hidupnya setelah sang ibu dinyatakan koma. Dalam upaya meredam kesedihan, ia menggunakan teknologi AI hasil pengembangan temannya yang mampu mereplikasi suara, wajah, serta kepribadian ibunya.

Keberadaan teknologi itu kemudian memicu persoalan etis terkait makna kehadiran sosok ibu, sekaligus membawa dampak pada dinamika hubungan antara ayah dan anak.

Gina menuturkan bahwa cara manusia memperlakukan alam mencerminkan bagaimana manusia memperlakukan sesamanya, termasuk perempuan. Ia menilai penghargaan terhadap lingkungan dan perempuan saling berkaitan erat.

“Semakin kita menghargai ibu bumi, maka kita akan semakin menghargai perempuan. Sejarah menunjukkan, ketika perempuan dihargai, dunia bisa menjadi lebih baik,” kata dia.

Lebih lanjut, Gina menyoroti pesatnya laju perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, yang membuka berbagai peluang baru bagi manusia. Namun, ia menegaskan bahwa kemajuan tersebut harus tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan dan kesadaran akan hubungan manusia dengan alam.

“Kita boleh percaya pada kecepatan teknologi, tetapi kita juga harus ingat bahwa akar kemanusiaan kita berasal dari ibu bumi,” ujar Gina.

Dalam film Esok Tanpa Ibu, salah satu simbol visual yang ditampilkan adalah kuncup bunga yang tumbuh di atas tanah gersang. Gina menjelaskan bahwa simbol tersebut dimaknai sebagai harapan yang tetap hadir di tengah kehilangan dan kesedihan.

“Maknanya sederhana. Kehidupan selalu mencari jalan. Di tengah kekeringan dan kehilangan, harapan tetap bisa tumbuh,” kata Gina.

  • Berita Terkait

    Menari dengan Bayangan Hindia Diadaptasi Jadi Film Layar Lebar, Ini Kata Baskara

    JABAR PASS – Musisi Baskara Putra mengumumkan adaptasi album debut studio Hindia bertajuk Menari dengan Bayangan ke dalam film layar lebar. Baskara yang juga bertindak sebagai produser eksekutif menyampaikan kabar…

    Sinopsis Danur: The Last Chapter, Teror Kembali Menghantui Risa Saraswati

      JABAR PASS – Film horor Danur: The Last Chapter menghadirkan kisah lanjutan dari perjalanan Risa Saraswati setelah peristiwa di Danur 3. Dalam bab penutup ini, cerita dibalut dengan konflik…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    Aktifkan 6 TPST, DLH Bandung Kejar Target Pengolahan Sampah 450 Ton per Hari

    • April 29, 2026
    • 10 views
    Aktifkan 6 TPST, DLH Bandung Kejar Target Pengolahan Sampah 450 Ton per Hari

    Jurusan STPN Jogja dan Syarat Daftar Sekolah Kedinasan Pertanahan 2026

    • April 29, 2026
    • 8 views
    Jurusan STPN Jogja dan Syarat Daftar Sekolah Kedinasan Pertanahan 2026

    Mulai 30 April, Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Gedung Sate Diberlakukan hingga Agustus 2026

    • April 29, 2026
    • 8 views
    Mulai 30 April, Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Gedung Sate Diberlakukan hingga Agustus 2026

    Dishub Bandung Percepat Pemasangan PJU di 17 Ruas Jalan Prioritas

    • April 29, 2026
    • 10 views
    Dishub Bandung Percepat Pemasangan PJU di 17 Ruas Jalan Prioritas

    Penanganan Sampah Terpadu, Target Kurangi Beban ke TPA Sarimukti

    • April 29, 2026
    • 11 views
    Penanganan Sampah Terpadu, Target Kurangi Beban ke TPA Sarimukti

    Publik Figur Ini Ungkap Fakta “Sehat Tak Selalu Terlihat”

    • April 29, 2026
    • 12 views
    Publik Figur Ini Ungkap Fakta “Sehat Tak Selalu Terlihat”