JABAR PASS – Pawai kemenangan Persib Bandung memberikan dampak positif terhadap sektor perhotelan di Kota Bandung. Tingkat okupansi hotel pada akhir pekan lalu dilaporkan melonjak hingga mendekati 100 persen.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan lonjakan okupansi tersebut menjadi bukti bahwa event besar seperti pawai juara Persib mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.
“Alhamdulillah, okupansi hotel mendekati 100 persen. Memang saya belum melihat laporan resminya, tapi untuk tanggal 15, 16, dan 17 Mei itu sudah sekitar 90 persen. Untuk momentum pawai Persib ini kemungkinan lebih tinggi lagi,” ujar Farhan saat ditemui di Aryaduta Bandung, Selasa (26/5/2026).
Farhan mengungkapkan, lonjakan okupansi sangat terasa pada puncak perayaan, Sabtu (23/5/2026). Bahkan, sejumlah tamu yang datang ke Bandung sempat ditampung sementara di Pendopo sebelum akhirnya dibantu mendapatkan penginapan di hotel sekitar.
“Ada beberapa tamu yang saya tampung dulu di Pendopo, kemudian kita bantu carikan hotel di sekitar Pendopo untuk menginap,” katanya.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap pawai juara Persib berdampak langsung pada sektor pariwisata, perhotelan, hingga kuliner.
“Setiap kali ada event besar, belanja masyarakat meningkat. Ke hotel, ke tempat makan, dan sektor lainnya. Ini yang kita harapkan bisa menjadi penggerak ekonomi bersama,” jelasnya.
Meski demikian, Farhan mengakui masih ada sejumlah kritik dari masyarakat terkait penyelenggaraan pawai, terutama soal kemacetan dan ketertiban kota.
Ia menegaskan, berbagai masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Bandung untuk penyelenggaraan event serupa di masa mendatang.
“Suara-suara kritis tidak bisa kita bungkam. Justru itu menjadi modal bagi kita untuk melakukan perbaikan,” pungkasnya. *







