Bandung Siapkan Intervensi Psikologis di Sekolah untuk Perkuat Kesehatan Mental Pelajar

JABAR PASS  – Pemerintah Kota Bandung bersiap memperkuat penanganan kesehatan mental pelajar dengan menghadirkan psikolog secara langsung di sekolah-sekolah. Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya kasus gangguan emosional dan perilaku di kalangan siswa, terutama di jenjang SMP.

Anggota Majelis Psikolog Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Jawa Barat sekaligus dosen Psikologi Universitas Islam Bandung (Unisba), M Ilmi Hatta, menilai kondisi kesehatan mental pelajar saat ini sudah berada pada level “lampu kuning” dan memerlukan intervensi profesional.

“Di sekolah memang sudah ada guru BK, tetapi kewenangannya terbatas. Untuk kasus-kasus tertentu yang cukup berat, tidak bisa hanya ditangani guru BK. Harus ada psikolog yang turun langsung memberikan intervensi dan terapi kepada anak-anak yang bermasalah,” ujar Ilmi, Jumat (6/2/2026).

Ke depan, psikolog akan dilibatkan secara aktif di sekolah. Selain menangani siswa secara langsung, mereka juga akan memberikan pelatihan kepada guru BK agar lebih mampu mengenali gejala awal gangguan mental dan menentukan langkah penanganan yang tepat.

“Guru BK nanti akan mendapat pelatihan. Jadi ketika menghadapi anak dengan masalah emosional atau perilaku, mereka sudah tahu harus berbuat apa, kapan perlu merujuk ke psikolog, dan bagaimana mendampingi siswa secara tepat,” jelas Ilmi.

Program ini sejalan dengan komitmen Wali Kota Bandung Muhammad Farhan yang mendorong kehadiran psikolog di sekolah. Tujuannya adalah menjaga kesehatan mental siswa, meningkatkan kesejahteraan (well-being), menciptakan suasana belajar yang nyaman, serta membantu fokus belajar siswa lebih baik.

Upaya ini juga melibatkan peran orang tua. Menurut Ilmi, banyak persoalan kesehatan mental anak berakar dari pola asuh dan lingkungan rumah, sehingga edukasi kepada orang tua menjadi bagian penting dari solusi.

“Nanti akan ada kolaborasi antara Himpsi dan Dinas Pendidikan untuk intervensi di sekolah. Untuk tingkat wilayah, bisa bekerja sama dengan Dinas Kesehatan agar psikolog memberikan psikoedukasi kepada orang tua tentang cara mendidik dan mendampingi anak dengan tepat,” ujarnya.

Kolaborasi ini akan diwujudkan melalui pelatihan guru BK, program training of trainers (ToT), pendampingan psikolog di sekolah, hingga psikoedukasi kepada orang tua di tingkat kewilayahan. Dengan pendekatan kolaboratif, diharapkan angka masalah kesehatan mental pelajar di Kota Bandung dapat ditekan secara bertahap.

“Ini tidak bisa dikerjakan satu pihak saja. Harus ada kerja sama antara sekolah, psikolog, pemerintah, dan orang tua. Intervensinya menyasar anak, tetapi juga lingkungan di sekitarnya,” tutup Ilmi.

  • Berita Terkait

    Rincian Jadwal Cuti Bersama Lebaran 2026, Siapkan Libur Panjang untuk Pulang Kampung

    JABAR PASS  – Pemerintah telah menetapkan jadwal cuti bersama Idul Fitri 2026, yang diprediksi akan memberikan libur panjang bagi masyarakat. Libur ini bisa dimanfaatkan untuk pulang kampung, beristirahat, atau berkumpul…

    Warga Tak Waswas Lagi, Jalan di Perbatasan Pasirwangi Terang Benderang

    JABAR PASS – Wilayah perbatasan Kota Bandung di RW 09 Kelurahan Pasirwangi, Kecamatan Ujungberung, kini tampak lebih terang dan aman setelah dilakukan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) dan Penerangan Jalan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    Pemprov Banten Sediakan Mudik Gratis 2026, Rute hingga Jawa dan Sumatera

    • February 7, 2026
    • 22 views
    Pemprov Banten Sediakan Mudik Gratis 2026, Rute hingga Jawa dan Sumatera

    Rincian Jadwal Cuti Bersama Lebaran 2026, Siapkan Libur Panjang untuk Pulang Kampung

    • February 7, 2026
    • 17 views
    Rincian Jadwal Cuti Bersama Lebaran 2026, Siapkan Libur Panjang untuk Pulang Kampung

    Bandung Siapkan Intervensi Psikologis di Sekolah untuk Perkuat Kesehatan Mental Pelajar

    • February 7, 2026
    • 25 views
    Bandung Siapkan Intervensi Psikologis di Sekolah untuk Perkuat Kesehatan Mental Pelajar

    Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp72.500 per Kg, Telur Ayam Rp31.500

    • February 7, 2026
    • 14 views
    Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp72.500 per Kg, Telur Ayam Rp31.500

    Harga Emas Antam Anjlok Rp100 Ribu, Buyback Turun Jadi Rp2,57 Juta per Gram

    • February 6, 2026
    • 33 views
    Harga Emas Antam Anjlok Rp100 Ribu, Buyback Turun Jadi Rp2,57 Juta per Gram

    Lahirnya Juara Baru Mengakhiri Kemeriahan MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 2 2025/2026

    • February 1, 2026
    • 142 views
    Lahirnya Juara Baru Mengakhiri Kemeriahan MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 2 2025/2026