Renovasi 100 Rutilahu Tahap Pertama di Bandung Tunggu Lampu Hijau dari Pemilik Rumah

JABAR PASS  – Pemerintah Kota Bandung bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia siap memulai tahap pertama renovasi 100 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Namun, pelaksanaan masih menunggu kesiapan akhir dari para pemilik rumah.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, bersama jajaran Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), tim Buddha Tzu Chi, serta pihak kontraktor meninjau langsung lokasi program di Kelurahan Jamika dan Kopo, Rabu (25/6/2025).

“Tujuannya memastikan kesiapan teknis di lapangan dan relokasi sementara warga yang terdampak,” kata Rizky Kusrulyadi, Kepala DPKP Kota Bandung.

Dari total 100 unit, 67 rumah berada di Kelurahan Jamika, dan 33 rumah di Kelurahan Kopo. Meski data awal mencatat ada 56 rumah di Kopo, hanya 33 yang diprioritaskan dalam tahap pertama agar target segera tercapai.

Seluruh Rencana Anggaran Biaya (RAB) sudah disiapkan. Saat ini, tim Buddha Tzu Chi tengah menyelesaikan komunikasi dan verifikasi ulang dengan para calon penerima bantuan sebelum proses renovasi dimulai.

Farhan menegaskan, program ini adalah hasil kolaborasi murni tanpa penggunaan dana APBN maupun APBD. Pemkot Bandung berperan dalam fasilitasi teknis, perizinan, dan pengawasan, sementara pembangunan menjadi tanggung jawab penuh Buddha Tzu Chi.

“Ini kolaborasi luar biasa. Kami percepat proses perizinan, termasuk PBG yang dulu butuh 45 hari, sekarang cukup 15 menit,” ujar Farhan.

Renovasi tahap pertama ditargetkan rampung dalam 3–6 bulan, tergantung kondisi masing-masing rumah dan kesiapan relokasi sementara warga.

Secara keseluruhan, program ini menargetkan renovasi 500 rumah secara bertahap di delapan kelurahan di Kota Bandung. Program diluncurkan pada 3 Mei 2025 oleh Pemkot Bandung bersama Kementerian PKP, Pemprov Jabar, dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Seluruh rumah yang direnovasi wajib memenuhi syarat: milik pribadi, bukan rumah sewa atau sengketa, serta berada di atas lahan legal dan layak dibangun ulang.

  • Shakira Marasyid

    Berita Terkait

    Warga Tak Waswas Lagi, Jalan di Perbatasan Pasirwangi Terang Benderang

    JABAR PASS – Wilayah perbatasan Kota Bandung di RW 09 Kelurahan Pasirwangi, Kecamatan Ujungberung, kini tampak lebih terang dan aman setelah dilakukan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) dan Penerangan Jalan…

    Farhan Tegaskan Penanganan Dugaan Perundungan di Sekolah Harus Dilakukan Secara Hati-hati

    JABAR PASS – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa penanganan kasus dugaan perundungan (bullying) yang terjadi di salah satu sekolah harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Hal ini lantaran seluruh…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    MLSC Seri 2 2025/2026 Digelar di Bandung, Antusiasme Peserta Terus Meningkat

    • January 31, 2026
    • 19 views
    MLSC Seri 2 2025/2026 Digelar di Bandung, Antusiasme Peserta Terus Meningkat

    Harga Bawang dan Cabai Turun, Daging Sapi Justru Naik

    • January 31, 2026
    • 14 views
    Harga Bawang dan Cabai Turun, Daging Sapi Justru Naik

    KAI Daop 7 Imbau Masyarakat Segera Pesan Tiket Kereta Lebaran 2026

    • January 31, 2026
    • 11 views
    KAI Daop 7 Imbau Masyarakat Segera Pesan Tiket Kereta Lebaran 2026

    Harga Emas Antam Anjlok Rp260 Ribu, Kini Jadi Rp2,86 Juta per Gram

    • January 31, 2026
    • 15 views
    Harga Emas Antam Anjlok Rp260 Ribu, Kini Jadi Rp2,86 Juta per Gram

    Catatan Balad Bobotoh

    Persib Tetap Kudu Waspada

    • January 31, 2026
    • 31 views
    Catatan Balad Bobotoh <br/><br/> Persib Tetap Kudu Waspada

    Warga Tak Waswas Lagi, Jalan di Perbatasan Pasirwangi Terang Benderang

    • January 30, 2026
    • 20 views
    Warga Tak Waswas Lagi, Jalan di Perbatasan Pasirwangi Terang Benderang