Punya Rasa Istimewa, Disparbud Jabar Angkat Citra Ubi Cilembu ke Kancah Kuliner Internasional

JABARPASS – Menyebut nama ubi Cilembu, rasanya setiap orang sudah mengenal dan mengetahuinya. Makanan dari jenis ubi jalar ini sudah dikenal masyarakat luas karena rasanya yang manis dan lezat.

Ubi Cilembu ini juga terkenal lantaran memiliki ciri khas tersendiri mengeluarkan cairan lengket berwarna coklat keemasan yang memiliki rasa manis jika setelah melewati proses pemanggangan,

Karena keistmewaannya pula, ubi Cilembu ini akan dipromosikan ke seluruh dunia dengan membawa makanan ini ke kancah kuliner internasional. Dan, langkah ini mendapat dukungan penuh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat (Disparbud Jabar).

Kepala Disparbud Jabar, Benny Bachtiar, mengungkapkan ubi cilembu adalah salah satu komoditas unik dan langka yang hanya mencapai cita rasa terbaik jika ditanam di daerah asalnya yakni Desa Cilembu, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.

“Maka dari itu dinamai ubi cilembu, karena hanya akan tumbuh optimal dan jika ditanam di daerah asalnya. Jika ditanam di tempat lain, mungkin tetap tumbuh, tetapi cita rasanya akan berbeda,” ujar Benny dalam konferensi pers pra-acara Cerita dan Rasa Kuliner Nusantara (CERIA), di Bandung, Kamis (23/1/2025).

Benny memberikan apresiasi khusus kepada pihak-pihak yang berkontribusi mengangkat bahan dan kuliner khas Jawa Barat ke tingkat dunia, termasuk dukungannya terhadap perusahaan aplikasi usaha kuliner, Opaper.

“Saya apresiasi Opaper yang menginisiasi kompetisi kuliner CERIA ini. Harapannya, bukan hanya Ubi Cilembu, tetapi juga bahan dan olahan kuliner lainnya dari Jawa Barat yang sangat beragam (dapat dikenal dunia internasional),” katanya.

Kompetisi Cerita dan Rasa Kuliner (CERIA) digagas oleh Opaper sebagai bagian dari rangkaian roadshow kuliner. Untuk kota Bandung, fokus utama acara ini adalah bahan dan olahan berbasis Ubi Cilembu. Kompetisi ini akan berlangsung mulai akhir Februari hingga awal Maret 2025, dengan puncaknya pada 23 Februari 2025.

CEO Opaper, Joanathan McIntosh, menjelaskan bahwa pemenang dari kompetisi ini akan diundang untuk berpartisipasi dalam ajang kuliner internasional Food and Wine Festival di Melbourne, Australia, yang akan digelar pada 22-23 Maret 2025.

“Melalui kompetisi CERIA, kami ingin mempromosikan Ubi Cilembu dan inovasi kuliner berbasis bahan ini ke panggung internasional. Kami menggandeng dua pengusaha kuliner lokal, pemilik Joongla dan Bluedoors, sebagai kurator sekaligus juri,” ungkap Joan.

Joan menjelaskan proses kurasi peserta akan dimulai pada 27 Januari 2025 selama satu minggu oleh F&B partners. Nama-nama peserta yang lolos tahap kurasi akan diumumkan pada 3 Februari 2025. Setelah itu, peserta terpilih akan memulai tahap research and development (penelitian dan pengembangan) menu dan menjual hasil olahan mereka hingga 20 Februari 2025.

Puncak acara CERIA pada 23 Februari 2025 akan menjadi ajang terbuka untuk masyarakat umum. Para peserta akan memamerkan hasil olahan berbahan dasar Ubi Cilembu, dengan kesempatan bagi pengunjung dapat melihat langsung showcase inovasi menu serta memberikan suara untuk menu favorit mereka.

Kompetisi ini diharapkan dapat menjadi langkah besar dalam mempromosikan kuliner khas Jawa Barat, khususnya Ubi Cilembu, ke dunia internasional, sekaligus memperkenalkan kreativitas para pelaku usaha kuliner lokal kepada pasar global.

Berita Terkait

Pra-SPMB Kota Tangerang 2026 Dibuka Online, Simak Jadwal, Syarat, dan Cara Daftarnya

JABAR PASS – Pendaftaran Pra-SPMB Kota Tangerang 2026 resmi dibuka mulai 13 April hingga 8 Juli 2026 untuk jenjang SD. Sementara itu, pendaftaran jenjang SMP dijadwalkan berlangsung dari 13 April…

Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur Hadiri Rapat Dengar Pendapat Lintas Instansi di Cianjur

JABAR PASS– Telah diselenggarakan Rapat Dengar Pendapat di Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepala Dinas Perumahan dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Aktifkan 6 TPST, DLH Bandung Kejar Target Pengolahan Sampah 450 Ton per Hari

  • April 29, 2026
  • 9 views
Aktifkan 6 TPST, DLH Bandung Kejar Target Pengolahan Sampah 450 Ton per Hari

Jurusan STPN Jogja dan Syarat Daftar Sekolah Kedinasan Pertanahan 2026

  • April 29, 2026
  • 8 views
Jurusan STPN Jogja dan Syarat Daftar Sekolah Kedinasan Pertanahan 2026

Mulai 30 April, Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Gedung Sate Diberlakukan hingga Agustus 2026

  • April 29, 2026
  • 8 views
Mulai 30 April, Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Gedung Sate Diberlakukan hingga Agustus 2026

Dishub Bandung Percepat Pemasangan PJU di 17 Ruas Jalan Prioritas

  • April 29, 2026
  • 10 views
Dishub Bandung Percepat Pemasangan PJU di 17 Ruas Jalan Prioritas

Penanganan Sampah Terpadu, Target Kurangi Beban ke TPA Sarimukti

  • April 29, 2026
  • 11 views
Penanganan Sampah Terpadu, Target Kurangi Beban ke TPA Sarimukti

Publik Figur Ini Ungkap Fakta “Sehat Tak Selalu Terlihat”

  • April 29, 2026
  • 11 views
Publik Figur Ini Ungkap Fakta “Sehat Tak Selalu Terlihat”