Pelangi di Mars: Misi Zeolite Omega

JABAR PASS – Mahakarya Pictures mempersembahkan film animasi fiksi ilmiah berjudul “Pelangi di Mars”, disutradarai oleh Upie Guava, yang menceritakan keberanian seorang astronot perempuan Indonesia dalam menyelamatkan kehidupan manusia di Bumi.

Film keluarga ini berlatar saat manusia Bumi melakukan eksplorasi lebih jauh ke Mars karena planet asal mereka mengalami krisis air. Cerita dimulai pada tahun 2082, ketika Bumi tercemar parah sehingga tidak lagi layak huni.

Pratiwi (Lutesha), seorang astronot, ditugaskan untuk menemukan mineral zeolite omega di Mars, yang diharapkan bisa menjernihkan air Bumi dan mengembalikan kehidupan normal. Misinya terdengar sederhana: mengumpulkan mineral, kembali ke Bumi, dan hidup bahagia bersama suaminya (Rio Dewanto). Namun, kenyataannya jauh lebih menantang.

Medan Mars yang keras membuat para peneliti lain meninggalkan misi, meninggalkan Pratiwi seorang diri. Di tengah kesulitan itu, keajaiban terjadi: Pratiwi hamil dan melahirkan Pelangi (Messi Gusti), anak pertama yang lahir di Mars.

Petualangan mereka berlanjut hingga tahun 2139, ketika Pelangi dan ibunya menjelajahi Mars ditemani robot setia Batik (suara Bimoky) untuk menemukan zeolite omega, sambil menghindari robot antagonis Nerotek yang berusaha menguasai penelitian mineral tersebut.

Seiring waktu, Pelangi tumbuh dewasa dan harus melanjutkan pencarian mineral sendirian setelah ibunya hilang dalam badai. Batik menjadi figur ayah yang melindunginya dari bahaya, sementara mereka menghadapi medan Mars yang keras dan bertemu robot dari berbagai negara:

  • Petya (Gilang Dirga) – Rusia
  • Yoman (Kristo Immanuel) – Eropa
  • Sulil (Dimitri Arditya) – India
  • Kimchi (Vanya Rivani) – Korea

“Pelangi di Mars” adalah kisah penuh keberanian, keajaiban, dan persahabatan, memadukan petualangan luar angkasa dengan ikatan keluarga dan semangat eksplorasi.

  • Berita Terkait

    PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp89.650 per Kg, Telur Ayam Ras Rp35.250

    JABAR PASS – Harga sejumlah komoditas pangan nasional terpantau bervariasi pada Selasa (21/4/2026) pukul 09.15 WIB. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, cabai…

    Pemkot Bandung Pastikan Harga MinyaKita Sesuai HET di Mitra Bulog

    JABAR PASS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memantau harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Pasar Sederhana, Senin 20 April 2025. Dalam pemantauan tersebut,…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    Asah Skill Warga, Disnaker Bandung Dorong Siap Kerja dan Berani Buka Usaha

    • April 21, 2026
    • 15 views
    Asah Skill Warga, Disnaker Bandung Dorong Siap Kerja dan Berani Buka Usaha

    Harga Emas Antam Naik Rp40.000, Kini Tembus Rp2.880.000 per Gram

    • April 21, 2026
    • 15 views
    Harga Emas Antam Naik Rp40.000, Kini Tembus Rp2.880.000 per Gram

    PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp89.650 per Kg, Telur Ayam Ras Rp35.250

    • April 21, 2026
    • 13 views
    PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp89.650 per Kg, Telur Ayam Ras Rp35.250

    Disnaker Kota Bandung Buka 139 Paket Pelatihan Kerja, Targetkan 2.780 Peserta

    • April 21, 2026
    • 15 views
    Disnaker Kota Bandung Buka 139 Paket Pelatihan Kerja, Targetkan 2.780 Peserta

    Stok MinyakKita Aman, Harga Pangan di Pasar Sederhana Bandung Terpantau Stabil

    • April 21, 2026
    • 14 views
    Stok MinyakKita Aman, Harga Pangan di Pasar Sederhana Bandung Terpantau Stabil

    Pemkot Bandung Pastikan Harga MinyaKita Sesuai HET di Mitra Bulog

    • April 20, 2026
    • 13 views
    Pemkot Bandung Pastikan Harga MinyaKita Sesuai HET di Mitra Bulog