NGERI! Duel Film Horor Indonesia, Edisi ‘Darah Nyai vs Labinak’, Mana yang Paling Menyeramkan?

JABAR PASS – Bentrok lagi duel film horor Indonesia, Darah Nyai vs Labinak.

Pada duel film horor Indonesia di Pekan ke-4 Agustus 2025 ini, mana yang paling menyeramkan?.

Horormania tentu harus menyaksikan kedua film horor  Darah Nyai vs Labinak ini sebagai perbandingan.

Darah Nyai vs Labinak dirilis dan tayang di bioskop serentak pada 21 Agustus 2025.

Tapi  mengisahkan tentang apa sebenarnya pada kedua film horor Indonesia tersebut?.

Untuk lebih jelasnya mari ikuti ulasan singkat kedua film  tersebut, termasuk sinopsis dan trailer-nya.

1. Darah Nyai

Film produksi Imaginarium Pictures ini menampilkan deretan pemeran berikut.

Mereka adalah Violla Georgie, Robert Chaniago Timor, Rory Asyari, Winner Wijaya, dan Rayner Wijaya.

tampil juga Wieshely Brown, Vonny Anggraini, Jessica Katharina, Nai Djenar Maisa Ayu, M Adinegoro Natsir, serta Yudi Ahmad Tajudin.

Darah Nyai disutradarai Yusron Fuadi dari penulis skenario Azzam F. Rullah dan Hikmat Darmawan.

Sementara di deretan produser ada Steve Wirawan, Hikmat Darmawan (selain penulis skenario), dan Rayner Wijaya.

Darah Nyai berkisah tentang pengungkapan kasus pembunuhan yang melibatkan penguasa Pantai Selatan.

Nyai (Jessica Katharina) memilih Rara (Violla Georgie) memiliki kekuatan lebih untuk membantu balas dendam.

Para Pelaku pembunuhan sadis pimpinan perdagangan manusia Boni (Rory Asyari) pun kini jadi target Rara.

Horor Supranatural ini menyajikan adegan mistis dengan bumbu action.*

2. Labinak

Berjudul lengkap Labinak Mereka Ada Di Sini merupakan film horor produksi Anami Films.

Sejumlah pemeran turut terlibat seperti Raihaanun, Nayla Denny, serta Arifin Putra.

Termasuk Giulio Parengkuan, Chantiq Schagerl, Ivanka Suwandi, Jenny Zhang, dan Aimee Sarah.

ProduserPrakash Chugani, Deepak Chugani, Dilip Chugani, dan Sanjeev Bhalla

Labinak disutradarai Azhar Kinoi Lubis dengan penulis skenario Pratiwi Juliani.

Adapun Prakash Chugani, Deepak Chugani, Dilip Chugani, dan Sanjeev Bhalla merupakan deretan produser film tersebut.

Labinak film horor ‘gila’ yang menampilkan adegan kanibal (manusia pemakan manusia) dan menu bagian tubuh manusia.

Dikisahkan, seorang gurur usai menerima tawaran mengajar di sekolah elit milik sebuah Yayasan pindah ke Jakarta.

Najwa (Raihaanun) guru itu pindah demi masa depan putrinya Yanti (Nayla Denny).

Najwa dan putrinya Rupanya tidak tahu kalau rumah baru yang ditempatinya itu berlatar belakang menyeramkan!.

Rumah itu menyimpan rahasia yang mengerikan yaitu bergentayangannya arwah praktik kanibalisme pengelola yayasan.

Najwa dan Yanti pun berjuang agar terhindar dari ritual praktik kanibalisme yang dijalankan Yayasan.*

*) ‘Duel film horor Indonesia’ ini sebagai sarana hiburan untuk turut mempopulerkan sinema-sinema nasional ke tengah masyarakat.

 

Berita Terkait

Menari dengan Bayangan Hindia Diadaptasi Jadi Film Layar Lebar, Ini Kata Baskara

JABAR PASS – Musisi Baskara Putra mengumumkan adaptasi album debut studio Hindia bertajuk Menari dengan Bayangan ke dalam film layar lebar. Baskara yang juga bertindak sebagai produser eksekutif menyampaikan kabar…

Sinopsis Danur: The Last Chapter, Teror Kembali Menghantui Risa Saraswati

  JABAR PASS – Film horor Danur: The Last Chapter menghadirkan kisah lanjutan dari perjalanan Risa Saraswati setelah peristiwa di Danur 3. Dalam bab penutup ini, cerita dibalut dengan konflik…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Aktifkan 6 TPST, DLH Bandung Kejar Target Pengolahan Sampah 450 Ton per Hari

  • April 29, 2026
  • 9 views
Aktifkan 6 TPST, DLH Bandung Kejar Target Pengolahan Sampah 450 Ton per Hari

Jurusan STPN Jogja dan Syarat Daftar Sekolah Kedinasan Pertanahan 2026

  • April 29, 2026
  • 8 views
Jurusan STPN Jogja dan Syarat Daftar Sekolah Kedinasan Pertanahan 2026

Mulai 30 April, Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Gedung Sate Diberlakukan hingga Agustus 2026

  • April 29, 2026
  • 8 views
Mulai 30 April, Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Gedung Sate Diberlakukan hingga Agustus 2026

Dishub Bandung Percepat Pemasangan PJU di 17 Ruas Jalan Prioritas

  • April 29, 2026
  • 10 views
Dishub Bandung Percepat Pemasangan PJU di 17 Ruas Jalan Prioritas

Penanganan Sampah Terpadu, Target Kurangi Beban ke TPA Sarimukti

  • April 29, 2026
  • 11 views
Penanganan Sampah Terpadu, Target Kurangi Beban ke TPA Sarimukti

Publik Figur Ini Ungkap Fakta “Sehat Tak Selalu Terlihat”

  • April 29, 2026
  • 12 views
Publik Figur Ini Ungkap Fakta “Sehat Tak Selalu Terlihat”