Hadapi Musim Penghujan, Pemprov Jabar Terbitkan SK Siaga Bencana Hidrometeorologi

JABAR PASS – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) tentang status siaga bencana dalam menghadapi musim penghujan. SK Gubernur Jawa Barat dengan Nomor 360/Kep.580-BPBD/2024 ini dikeluarkan untuk memastikan seluruh pihak, khususnya masyarakat, siap menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi yang sering terjadi pada musim penghujan.

Penjabat (Pj) Gubernur Bey Triadi Machmudin menyatakan, “Ini adalah bagian dari Pemerintah Provinsi Jabar untuk melakukan simulasi bencana dan mengingatkan berbagai ancaman bencana yang disampaikan oleh BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika),” ujar Bey kepada awak media usai Apel Kesiapsiagaan Bencana di Gedung Sate Bandung Rabu (30/10).

Bey menekankan bahwa setelah penerbitan SK ini, seluruh Kabupaten/Kota di Jabar juga diminta untuk siaga menghadapi musim penghujan. “Karena kita berada di daerah rawan bencana, maka harus siap siaga. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah provinsi, tetapi juga Pemerintah Kabupaten/Kota dan masyarakat,” ungkapnya.

Dalam menghadapi potensi bencana, Pemprov Jabar akan terus berkoordinasi dengan seluruh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten/Kota, TNI, Polri, serta relawan kebencanaan. “Puncak hujan diperkirakan oleh BMKG akan terjadi pada akhir November ini, sehingga kami akan terus melakukan koordinasi untuk kesiapsiagaan menghadapi bencana,” tambah Bey.

Selama SK status siaga bencana ini berlaku, Pemprov Jabar juga akan menyediakan anggaran untuk proses penanggulangan. “Dari Belanja Tak Terduga (BTT), kami siapkan total sekitar Rp125 miliar dari sisa anggaran 2024. Namun, tahun depan anggaran pasti akan lebih besar,” pungkasnya.

Menjelang musim penghujan, BPBD Jabar telah melakukan pemetaan wilayah rawan bencana. Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jabar, Hadi Rahmat, menjelaskan bahwa daerah rawan longsor biasanya berada di Jabar selatan, sedangkan banjir berpotensi terjadi di wilayah utara. “Untuk angin puting beliung, seluruh wilayah Jabar memiliki potensi,” imbuhnya.

Berita Terkait

Dinsos Perkuat Penanganan PMKS Lewat Rehabilitasi Sosial dan Rumah Singgah

JABAR PASS – Dinas Sosial Kota Bandung terus memperkuat penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) melalui berbagai program rehabilitasi sosial yang terintegrasi. Upaya tersebut disampaikan Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas…

Billy Martasandy Resmi Diangkat sebagai Majelis Pakar Asosiasi DKLPT, Siap Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi

JABAR PASS –  Billy Martasandy, S.Psi., M.Si., Ph.D resmi diangkat sebagai anggota Majelis Pakar Asosiasi Dosen Kolaborasi Lintas Perguruan Tinggi (DKLPT). Pengangkatan ini menambah deretan akademisi dan praktisi yang dipercaya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

PERSIB dan BORNEO Siapa Merengkuh Mahkota Juara ?  

  • May 10, 2026
  • 12 views
PERSIB dan BORNEO Siapa Merengkuh Mahkota Juara ?   

Harga Solar BP Turun Jadi Rp29.890 per Liter, BBM Nonsubsidi Pertamina Justru Naik

  • May 8, 2026
  • 40 views
Harga Solar BP Turun Jadi Rp29.890 per Liter, BBM Nonsubsidi Pertamina Justru Naik

Harga Emas Antam Turun Rp1.000, Kini Dibanderol Rp2,839 Juta per Gram

  • May 8, 2026
  • 28 views
Harga Emas Antam Turun Rp1.000, Kini Dibanderol Rp2,839 Juta per Gram

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp52.850 per Kg, Telur Ayam Rp31.450

  • May 8, 2026
  • 31 views
Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp52.850 per Kg, Telur Ayam Rp31.450

Dinsos Perkuat Penanganan PMKS Lewat Rehabilitasi Sosial dan Rumah Singgah

  • May 8, 2026
  • 31 views
Dinsos Perkuat Penanganan PMKS Lewat Rehabilitasi Sosial dan Rumah Singgah

Cabai Rawit Merah Tembus Rp63.700 per Kg, Telur Ayam Rp31.400

  • May 7, 2026
  • 43 views
Cabai Rawit Merah Tembus Rp63.700 per Kg, Telur Ayam Rp31.400