DKPP Bandung Temukan Kasus Minor pada Hewan Kurban, Pemeriksaan Post Mortem Dinilai Efektif

JABAR PASS  – Tim post mortem Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung menemukan sejumlah kasus minor dalam pemeriksaan hewan kurban yang dilakukan selama Hari Raya Iduladha 2026.

Hingga Kamis (28/5/2026) pukul 12.00 WIB, sebanyak 2.313 ekor hewan kurban telah diperiksa di 288 lokasi. Jumlah tersebut terdiri dari 1.065 ekor sapi dan 1.248 ekor domba maupun kambing.

Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginajar mengatakan, temuan yang didapat sejauh ini hanya berkaitan dengan kasus ringan terkait kesehatan dan kelayakan organ hewan kurban.

Menurutnya, hasil tersebut menjadi bukti bahwa pemeriksaan ante mortem sebelum Iduladha berjalan efektif dalam mendeteksi dan memisahkan hewan sehat dengan hewan yang tidak layak.

“Hal itu memberikan kepastian dan ketenangan bagi masyarakat dalam membeli dan mengonsumsi daging hewan kurban,” ujar Gin Gin.

Ia menjelaskan, dalam pemeriksaan post mortem petugas menemukan sejumlah organ yang harus diafkir atau dibuang karena tidak layak dikonsumsi.

Beberapa di antaranya berupa temuan cacing hati pada organ hati, serta kerusakan paru-paru seperti bercak merah dan pengerasan jaringan.

“Hal ini juga mengedukasi masyarakat yang mungkin selama ini banyak tidak diketahui bahwa untuk kurban perlu hewan yang sehat dan layak. Walau mungkin ini dianggap bukan penyakit berbahaya tetapi hal kecil tersebut bisa menimbulkan musibah atau ‘madhorot’,” tuturnya.

Sebagai perbandingan, pada Iduladha tahun 2025 lalu, jumlah lokasi pemeriksaan mencapai 337 titik dengan total 3.403 hewan kurban yang diperiksa.

“Tetapi kita masih menyisakan 3 hari lagi (hari tasyrik),” ucap Gin Gin.

Diketahui, pemeriksaan post mortem merupakan pemeriksaan kesehatan hewan kurban setelah proses penyembelihan dilakukan. Tim pemeriksa terdiri dari sekitar 200 orang yang berasal dari dokter hewan dan paramedis.

Petugas tersebut berasal dari berbagai lembaga seperti PDHI Jabar I, Program Studi Kedokteran Hewan Unpad, Fakultas Peternakan Unpad, hingga pusat studi unggulan CAATIS Telkom University.

Tim post mortem disebar ke lokasi pemotongan hewan di 30 kecamatan se-Kota Bandung dan bertugas memeriksa kondisi daging serta organ dalam hewan kurban.

“Apabila ditemukan kelainan maka organ tersebut harus dibuang/diafkir karena tidak layak untuk dikonsumsi. Pemeriksaan post mortem ini untuk memastikan daging dan jeroan hewan kurban aman dikonsumsi masyarakat,” jelasnya.

Sebelumnya, Tim Ante Mortem DKPP Kota Bandung juga telah memeriksa sebanyak 17.984 ekor hewan kurban yang tersebar di 289 lokasi penjualan, 277 masjid, dan dua Rumah Potong Hewan (RPH).

Dari hasil pemeriksaan tersebut, sekitar 81,88 persen hewan dinyatakan sehat dan layak, sedangkan 18,12 persen lainnya tidak layak, mayoritas karena belum cukup umur.

Selain itu, ditemukan pula sejumlah hewan dengan cacat fisik ringan seperti pincang, buta, hingga telinga atau ekor terpotong.

Sementara untuk indikasi sakit, petugas hanya menemukan gangguan ringan seperti sakit mata, lesu, diare, orf, dan luka ringan akibat perjalanan maupun perubahan cuaca.

“Penyakit ringan tersebut umumnya disebabkan oleh dampak perjalanan, adaptasi lingkungan dan cuaca serta perubahan pola pakan. Penyakit tersebut tidak termasuk pada kategori 25 jenis Penyakit Hewan Menular Strategis,” pungkasnya.

  • Berita Terkait

    Farhan Serahkan Sapi Kurban 350 Kg di Cicadas, Warga Rasakan Hangatnya Kebersamaan

    JABAR PASS  – Momentum Hari Raya Iduladha diwarnai suasana penuh kebersamaan di kawasan Cicadas, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada…

    Iduladha di Kota Bandung: Stok Pangan Aman

    JABAR PASS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) secara umum dalam kondisi aman, meskipun terjadi lonjakan harga pada komoditas cabai rawit (cengek). Wali Kota…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    DKPP Bandung Temukan Kasus Minor pada Hewan Kurban, Pemeriksaan Post Mortem Dinilai Efektif

    • May 28, 2026
    • 11 views
    DKPP Bandung Temukan Kasus Minor pada Hewan Kurban, Pemeriksaan Post Mortem Dinilai Efektif

    Jadwal Lengkap MotoGP Italia 2026 di Mugello: Sprint Race hingga Main Race

    • May 28, 2026
    • 19 views
    Jadwal Lengkap MotoGP Italia 2026 di Mugello: Sprint Race hingga Main Race

    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp31.000, Kini Jadi Rp2,754 Juta per Gram

    • May 28, 2026
    • 11 views
    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp31.000, Kini Jadi Rp2,754 Juta per Gram

    Farhan Serahkan Sapi Kurban 350 Kg di Cicadas, Warga Rasakan Hangatnya Kebersamaan

    • May 28, 2026
    • 11 views
    Farhan Serahkan Sapi Kurban 350 Kg di Cicadas, Warga Rasakan Hangatnya Kebersamaan

    Film Horor ‘Badut Gendong’ Perluas Semesta Qodrat, Siap Teror Bioskop Mulai 27 Mei 2026

    • May 28, 2026
    • 16 views
    Film Horor ‘Badut Gendong’ Perluas Semesta Qodrat, Siap Teror Bioskop Mulai 27 Mei 2026

    1.600 Akomodasi Tak Berizin di OTA Mulai Agustus 2026 Ditindak KEMENPAR

    • May 28, 2026
    • 15 views
    1.600 Akomodasi Tak Berizin di OTA Mulai Agustus 2026 Ditindak KEMENPAR