
JABARPASS – Persib kini berada di ambang juara SUPER LEAGUE 2025-2026 menyusul keberhasilan menyabet poin sempurna di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulsel, Ahad (17/5/2026).
Gol Julio Cesar di injurytime mengunci tiga poin krusial, sekaligus mengantar ke tangga juara tinggal selangkah lagi.

Malam itu di Parepare benar-benar menjadi pertandingan menentukan, tentang ketahanan mental, kedewasaan sebuah tim yang memahami betul arti dari tiga poin krusial di penghujung musim.
Kemenangan di pekan ke-33 itu adalah bukti sahih bahwa Maung Bandung telah menjelma menjadi pembunuh berdarah dingin.

Dengan hasil tersebut, Persib mantap bertengger di puncak klasemen dengan koleksi 78 poin dari 33 pertandingan.
Sementara itu, Borneo FC menguntit di posisi kedua dengan 76 poin dari 33 laga. Maka nasib kedua tim kini berada di venue pertandingan.
Skenario juara kini tergantung pada hasil laga antara Borneo FC melawan Malut United di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (24/5/2026), sore, dan Persib kontra Persijap.
Jika Pesut Etam terpeleset-kalah bahkan seri saat bermain di kandang sendiri, itu Persib resmi berpesta dan menobatkan diri sebagai juara.
Namun, jika Mariano Peralta dan kawan-kawan menang, tahta tertinggi akan ditentukan dari hasil pertandingan Persib kontra Persijap di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), di hari dan jam yang sama, Sabtu (23/5/2026) sore. Satu poin saja diraih Beckham Putra dan kolega dalam laga itu, Persib juara.

Akan tetapi, tampil dihadapan belasan bahkan puluhan ribu bobotoh, terlebih ini laga pamungkas di musim ini Maung Bandung bisa mengoyak lawannya tanpa kompromi. Apalagi di putaran pertama, di kandang lawan Maung Bandung tersandung 1-2.
Jadi wajar jika Maung Bandung nanti akan melakukan balas dendam. Untuk memuaskan bobotoh yang nyetadion maupun yang nonton bareng (nobar), skor diprediksi bisa 3 – 1 (2 – 0). Jadi, # INI RASANYA SUPER
Tim besutan Fabio Lefundes juga bisa juara, tapi syaratnya mereka kudu bisa mengalahkan Malut United, dan Persib dibungkam Persijap. Ini tidak mudah, selain ada keajaiban.
Musim 2025-2026 benar-benar menjadi panggung pembuktian bagi Persib. Berhasil menyapu bersih empat laga beruntun di masa-masa krusial adalah ciri khas tim juara.Terlebih, tim kebanggaan bobotoh ini
hanya selangkah lagi untuk mewujudkan mimpi besar, hatrick juara.
Perjalanan ini tidaklah mudah.Tekanan dari pihak lawan atawa tekanan dari pihak berkepentingan datang silih berganti, tapi tim.besutan Bojan Hodak ini menunjukkan kedewasaan luar biasa di atas lapangan hijau.
Jika melihat statistik musim ini, tidak ada yang bisa membantah bahwa Persib adalah tim paling konsisten. Mereka mencetak gol melalui berbagai skema, mulai dari permainan terbuka, serangan mematikan, hingga determinasi mutlak dalam situasi bola mati. Keseimbangan antara lini serang dan pertahanan solid menjadi kunci utama kesuksesan tim berjuluk Pangeran Biru.
Bravo Persib “nu aing” Bandung !
(h.soleh subary/”JABARPASS’) ***







