JABAR PASS. – PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mengimbau seluruh penumpang untuk tidak mengenakan atribut maupun perlengkapan yang berkaitan dengan klub sepak bola saat berada di area stasiun maupun selama perjalanan kereta api pada 23–24 Mei 2026.
Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi menjelang laga pamungkas Persib Bandung melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5), serta potensi konvoi kemenangan yang diperkirakan berlangsung pada Minggu (24/5).
Selain itu, KAI juga meminta pelanggan datang lebih awal ke stasiun guna menghindari risiko tertinggal kereta akibat potensi kemacetan di sejumlah ruas jalan menuju pusat kota dan kawasan stadion.
Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan langkah tersebut dilakukan demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan seluruh pengguna jasa kereta api.
“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan selama berada di lingkungan stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api. Untuk itu, pelanggan diimbau agar tidak menggunakan atribut sepak bola dari masing-masing klub demi menjaga suasana perjalanan tetap kondusif dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa,” ujarnya di Bandung, Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, imbauan untuk tidak mengenakan atribut klub merupakan langkah preventif guna meminimalkan potensi gesekan psikologis di ruang publik transportasi massal.
Di sisi lain, pergerakan suporter menuju pusat kota dan sekitar Stadion GBLA diprediksi memicu kepadatan lalu lintas yang berpotensi menghambat akses menuju sejumlah stasiun, seperti Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, hingga Stasiun Cimekar yang lokasinya berdekatan dengan kawasan stadion.
“KAI Daop 2 Bandung mengimbau dan mengingatkan kepada seluruh pengguna jasa kereta api untuk datang lebih awal ke stasiun, khususnya pada tanggal 23 dan 24 Mei 2026. Adanya pertandingan Persib dan Persijap di Stadion GBLA diperkirakan meningkatkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan menuju stasiun maupun pusat kota,” kata Kuswardojo.
Meski demikian, KAI memastikan operasional perjalanan kereta api jarak jauh tetap berjalan normal sesuai jadwal dan tetap mengedepankan ketepatan waktu keberangkatan.
Untuk mengantisipasi lonjakan kepadatan penumpang selama akhir pekan, KAI Daop 2 Bandung juga telah meningkatkan koordinasi dengan petugas pengamanan internal serta aparat kewilayahan.
“Kami berharap seluruh pelanggan dapat merencanakan perjalanannya dengan baik dan datang lebih awal agar perjalanan tetap lancar serta tidak tertinggal kereta api,” tuturnya.





