Pemkot Bandung Kaji Masa Depan Kebun Binatang dengan Pertimbangan Sejarah, Lingkungan, dan Kepentingan Publik

Bagikan Postingan

JABAR PASS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menegaskan bahwa pembahasan terkait masa depan Kebun Binatang Bandung dilakukan secara cermat dan komprehensif dengan mempertimbangkan aspek sejarah, lingkungan, serta kepentingan masyarakat luas. Hingga kini, belum ada keputusan final mengenai arah kebijakan pengelolaan kawasan tersebut.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa Pemkot Bandung tengah melakukan kajian bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat guna memastikan setiap kebijakan yang diambil sesuai dengan koridor kewenangan masing-masing pihak.

Ia menjelaskan, Kebun Binatang Bandung merupakan aset milik Pemerintah Kota Bandung. Sementara itu, pengawasan dan perizinan terkait satwa dilindungi berada di bawah kewenangan pemerintah pusat dan provinsi.

“Pembahasan ini tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa karena menyangkut aset daerah, satwa dilindungi, serta kepentingan publik yang luas,” ujar Farhan.

Selama proses kajian berlangsung, Pemkot Bandung memastikan Kebun Binatang Bandung tetap berfungsi sebagai ruang terbuka hijau yang dapat diakses masyarakat, dengan tetap mematuhi ketentuan yang berlaku. Kawasan ini juga dinilai memiliki nilai historis dan ekologis yang penting untuk dijaga bersama.

Dalam kajian tersebut, terdapat sejumlah opsi yang sedang dipelajari sebagai bahan pertimbangan kebijakan. Namun, seluruh opsi tersebut masih bersifat terbuka dan belum mengarah pada keputusan tertentu. Pemkot Bandung menegaskan bahwa masukan dari berbagai pihak, termasuk para ahli dan masyarakat, akan menjadi bagian penting dalam proses penelaahan.

Farhan menambahkan, kebijakan yang nantinya diambil harus mampu menjaga keseimbangan antara pelestarian lingkungan, penghormatan terhadap nilai sejarah, serta kebutuhan masyarakat Kota Bandung.

“Kami ingin memastikan kebijakan yang diambil berpihak pada kepentingan jangka panjang kota dan warganya,” katanya.

Pemkot Bandung juga menegaskan bahwa kewenangan perizinan konservasi satwa berada di Kementerian Kehutanan. Meski demikian, Pemkot Bandung terus memperhatikan aspek kesejahteraan satwa, termasuk pemantauan pemberian pakan serta koordinasi dengan kementerian terkait.

Sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan, Pemkot Bandung menyatakan akan menjalankan proses pembahasan secara transparan dan membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak. Hasil kajian tersebut nantinya akan disampaikan kepada publik setelah melalui pembahasan lintas sektor.

Bagikan Postingan
  • Related Posts

    City Gas Tour 2026: PGN Dorong Pemanfaatan Gas Bumi yang Efisien

    Bagikan Postingan

    JABAR PASS – Pemanfaatan gas bumi dinilai dapat memberikan efisiensi bagi masyarakat, tidak hanya sebagai sumber energi rumah tangga, tetapi juga untuk mendukung sektor transportasi dan kegiatan usaha. Hal tersebut…

    Bagikan Postingan

    Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara, Angkat Identitas Bandung hingga Karya Difabel

    Bagikan Postingan

    JABAR PASS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata di Bandara Internasional Husein Sastranegara seiring kembali beroperasinya penerbangan komersial. Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Junjunan…

    Bagikan Postingan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    CAMPUS LEAGUE 2026 – BADMINTON THE NATIONALS Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Berjaya, Tekuk Binus University Sabet Sektor Beregu dan Individu

    CAMPUS LEAGUE 2026 – BADMINTON THE NATIONALS Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Berjaya, Tekuk Binus University Sabet Sektor Beregu dan Individu

    Pakai CNG PGN, Hotel Platinum Yogyakarta Catat Efisiensi Biaya hingga 30%

    Marugame Udon Kaliurang Gunakan CNG Gagas, Konsumsi Capai 1.000 Meter Kubik per Bulan

    Campus League 2026 – Badminton The Nationals UNS Solo Berjaya Di Bandung, Raih Dua Gelar

    Campus League 2026 – Badminton The Nationals UNS Solo Berjaya Di Bandung, Raih Dua Gelar

    RSUP Dr. Sardjito Beralih ke Layanan Gas Bumi PGN, Operasional Rumah Sakit Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

    Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp95 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp30 Ribu