Janji Senja”: Keteguhan Mewujudkan Cita dan Beratnya Kehilangan di Tengah Janji yang Belum Selesai

JABAR PASS – Janji Senja adalah sebuah film drama keluarga yang menyuguhkan kisah haru tentang impian, pengorbanan, dan kehilangan. Berlatar di sebuah desa sederhana, cerita ini berpusat pada Maria (diperankan oleh Maria Ngigi), anak sulung dari keluarga Pak Arman (Abid Abi), yang bercita-cita menjadi seorang prajurit TNI-AD, seperti yang selalu diidamkan oleh sang ayah.

Pak Arman, sosok ayah pekerja keras dan penuh harapan, mendambakan anak sulungnya bisa menjadi abdi negara. Namun, tak lama setelah Maria lulus SMA, sang ayah meninggal dunia, meninggalkan keinginan yang belum sempat terwujud.

Maria pun merantau, meninggalkan kampung halaman demi mengejar cita-cita mendiang ayahnya. Sementara itu, sang adik lelaki, Petrus (Vashon Corputy), mengambil peran sebagai tulang punggung keluarga dengan mengelola kebun sagu peninggalan ayah mereka—melanjutkan warisan keluarga dengan sepenuh hati.

Tiga tahun berlalu. Setelah resmi menjadi bagian dari TNI-AD, Maria mengajukan cuti untuk pulang dan melepaskan rindu kepada ibu dan dua adiknya. Namun, kebahagiaan pertemuan kembali itu tak berlangsung lama. Di tengah hangatnya kehadiran Maria di rumah, sang ibu jatuh sakit dan akhirnya menghembuskan napas terakhir.

Kehilangan demi kehilangan mewarnai perjalanan Maria dan saudara-saudaranya—menguji keteguhan hati dan rasa tanggung jawab sebagai anak, sebagai kakak, dan sebagai bagian dari keluarga yang terus berjuang di tengah keterbatasan.

Janji yang Ditepati di Bawah Langit Senja

Janji Senja bukan hanya kisah tentang impian menjadi tentara, tapi juga kisah tentang bagaimana janji seorang anak kepada orang tuanya tak pernah lekang oleh waktu. Film ini menyuguhkan potret realistis tentang keluarga, beban yang dipikul anak sulung, serta keikhlasan dalam menghadapi kepergian orang tercinta.

Dalam keheningan senja, Maria belajar bahwa pengorbanan dan cinta keluarga adalah alasan sejati untuk terus melangkah—meski orang yang mereka cintai tak lagi ada di samping mereka.

  • Berita Terkait

    Diadaptasi dari Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu, Film Sadali Tayang 5 Februari 2026

    JABAR PASS – Film Sadali dijadwalkan tayang di bioskop mulai 5 Februari 2026. Film ini melanjutkan kisah yang diadaptasi dari buku laris karya Pidi Baiq berjudul Hidup Ini Terlalu Banyak…

    Hanggini: Film Sadali Memberi Sudut Pandang Baru tentang Kesabaran

    JABAR PASS  – Aktris Hanggini Purinda Retto mengungkapkan bahwa film terbarunya berjudul Sadali memberinya sudut pandang baru tentang makna kesabaran dan proses menuju kedewasaan emosional. Dalam film produksi MVP Pictures…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    Mudik Lebaran 2026: Ketahui Lokasi SPKLU Sepanjang Tol Trans Jawa untuk Mobil Listrik

    • March 11, 2026
    • 63 views
    Mudik Lebaran 2026: Ketahui Lokasi SPKLU Sepanjang Tol Trans Jawa untuk Mobil Listrik

    Dishub Kota Bandung Perketat Pengawasan Parkir Liar Selama Ramadan dan Libur Idulfitri

    • March 11, 2026
    • 70 views
    Dishub Kota Bandung Perketat Pengawasan Parkir Liar Selama Ramadan dan Libur Idulfitri

    Harga Emas di Pegadaian Naik, UBS dan Galeri24 Tembus Rp3 Juta per Gram

    • March 11, 2026
    • 48 views
    Harga Emas di Pegadaian Naik, UBS dan Galeri24 Tembus Rp3 Juta per Gram

    Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung

    • March 9, 2026
    • 101 views
    Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung

    Harga Emas Antam Anjlok Rp55.000, Kini Rp3.004.000 per Gram

    • March 9, 2026
    • 78 views
    Harga Emas Antam Anjlok Rp55.000, Kini Rp3.004.000 per Gram

    Catatan Balad Bobotoh

    GBLA Bakal Jadi “Kuburan” Macan Putih 

    • March 8, 2026
    • 121 views
    Catatan Balad Bobotoh  <br/><br/>   GBLA Bakal Jadi “Kuburan” Macan Putih