Key Mangunsong Ceritakan Pengalaman Garap Air Mata di Ujung Sajadah 2

Bagikan Postingan

JABAR PASS Sutradara Key Mangunsong membagikan pengalamannya dalam proses penyutradaraan film “Air Mata di Ujung Sajadah 2“, sekuel dari film pertamanya yang tayang pada 2023. Film ini menghadirkan drama keluarga yang sarat emosi dan nilai moral, dan dijadwalkan tayang di bioskop mulai 23 Oktober 2025.

Dalam sesi diskusi usai pemutaran film perdana di Jakarta, Jumat (26/9), Key mengaku proses pengarahan di film kedua ini berjalan lebih lancar berkat pengalaman dari film pertama dan dukungan para pemain.

“Sebenarnya saya tidak terlalu kesulitan mengarahkan film ini, karena para pemainnya luar biasa. Malah justru saya harus menahan diri supaya jangan terus-terusan ikut nangis,” ujarnya sambil tersenyum.


Perkembangan Akting Faqih dan Citra Kirana

Key secara khusus memuji perkembangan kemampuan akting dari Muhammad Faqih Alaydrus, yang kembali memerankan karakter Baskara.

“Faqih menunjukkan perkembangan luar biasa. Di film kedua ini, dia dapat ruang lebih luas untuk mengeksplorasi kemampuannya. Keren banget,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti performa emosional dari Citra Kirana (Ciki) sebagai Yumna, yang dinilainya sangat kuat dan menyentuh.

“Saya hanya memberi sedikit arahan, ‘Bayangin kamu sampai rumah, dan tidak ada Baskara, tidak ada Arief.’ Ciki langsung menangkap dan membawakan adegan itu dengan kekuatan emosional yang luar biasa,” ungkap Key.


Kontribusi Jenny Rachman

Key juga menyampaikan apresiasi kepada aktris senior Jenny Rachman, yang turut berperan dalam film ini. Ia mengungkapkan bahwa Jenny tidak hanya berakting, tetapi juga menyumbangkan ide penting untuk salah satu adegan menyentuh antara nenek dan cucu.

“Adegan itu begitu indah, dan itu berkat ide dari Ibu Jenny. Terima kasih banyak,” ujarnya.


Pengalaman Film Pertama Jadi Bekal

Sebagai kelanjutan dari film pertama, Air Mata di Ujung Sajadah 2 tetap mengangkat tema keluarga dan spiritualitas dengan pendekatan emosional yang kuat. Key merasa kesinambungan cerita membantu memperlancar proses penyutradaraan.

“Karena sudah ada pondasi dari film pertama, pengarahan di film kedua jadi jauh lebih mudah,” jelasnya.


Dengan perpaduan akting yang kuat, cerita yang menyentuh, dan pesan moral yang mendalam, Air Mata di Ujung Sajadah 2 diharapkan mampu kembali merebut hati penonton seperti pendahulunya.

Jangan lewatkan penayangannya di bioskop mulai 23 Oktober 2025.

Bagikan Postingan
  • Related Posts

    Paket Santet, Teror Maut Paket Misterius yang Mengancam Jiwa! Ini Sinopsis Plus Trailernya!

    Bagikan Postingan

    JABAR PASS – Ini bukan sembarang paket tapi ini Paket Santet, dengernya aja menyeramkan. Tidak terbayangkan bagaimana kondisi psikis si penerima paket, saat tahu apa isi paket itu. Perasaan campur…

    Bagikan Postingan

    Insidious Out of The Further, Bersatunya Kekuatan Iblis ke Dunia Nyata Ih Ngeri!

    Bagikan Postingan

    JABAR PASS – Film Insidious kali ini memasuki seri ke enam-nya yaitu Insidious: Out of The Further. Beruntung film genre horor ini tayang di Indonesia lebih cepat yaitu pada 19…

    Bagikan Postingan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    CAMPUS LEAGUE 2026 – BADMINTON THE NATIONALS Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Berjaya, Tekuk Binus University Sabet Sektor Beregu dan Individu

    CAMPUS LEAGUE 2026 – BADMINTON THE NATIONALS Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Berjaya, Tekuk Binus University Sabet Sektor Beregu dan Individu

    Pakai CNG PGN, Hotel Platinum Yogyakarta Catat Efisiensi Biaya hingga 30%

    Marugame Udon Kaliurang Gunakan CNG Gagas, Konsumsi Capai 1.000 Meter Kubik per Bulan

    Campus League 2026 – Badminton The Nationals UNS Solo Berjaya Di Bandung, Raih Dua Gelar

    Campus League 2026 – Badminton The Nationals UNS Solo Berjaya Di Bandung, Raih Dua Gelar

    RSUP Dr. Sardjito Beralih ke Layanan Gas Bumi PGN, Operasional Rumah Sakit Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

    Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp95 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp30 Ribu