5 Manfaat Konsumsi Pare Bagi Kesehatan, Pahit tapi Bisa Jadi Obat, Salah Satunya Kanker

JABARPASS – Masyarakat kerap menyertakan buah atau sayuran tertentu sebagai lalapan. Ini dilakukan agar saat menyantap masakan tertentu, rasanya menjadi tambah nikmat.

Salah satunya pare alias paria. Meski rasanya pahit, tapi sering digunakan sebagai pelengkap masakan atau makanan. Bukan itu saja, paria atau pare juga mempunyai segudang manfaat bagi kesehatan.

Buah yang memiliki nama Latin Momordica charantia ini kaya mineral nabati, kalsium, dan fosfor, juga karotenoid.

Sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber, berikut sederet manfaat mengonsumsi pare bagi kesehatan tubuh:

  1. Mengontrol Gula Darah
    Pare mengandung magnesium yang berfungsi untuk memaksimalkan kerja hormon insulin. Dikutip dari World Journal of Diabetes, kondisi diabetes tipe 2 sering dikaitkan dengan kekurangan magnesium dalam tubuh.

Magnesium yang Anda peroleh melalui pare dapat memaksimalkan kerja insulin yang bertugas mengatur kadar gula darah, sehingga pare bisa Anda jadikan sebagai pilihan makanan untuk penderita diabetes.

Selain itu, pare dapat mencegah penumpukkan glukosa dalam darah dan memindahkannya ke hati, otot, dan jaringan lemak. Meskipun begitu, kandungan pare tidak serta-merta dapat Anda gunakan untuk mengganti pengobatan pra-diabetes atau diabetes.

  1. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
    Meskipun pahit, pare mengandung vitamin C yang cukup tinggi. Sebanyak 100 gram pare dapat memenuhi sekitar 64% dari kebutuhan asupan vitamin C harian orang dewasa.

Vitamin C dapat berperan sebagai antioksidan untuk melindungi tubuh dari radikal bebas yang bisa menyebabkan berbagai penyakit dan kerusakan sel tubuh.

Selain itu, pare mengandung beberapa agen antibakteri, antivirus, dan anthelmintik, yakni senyawa antiparasit yang bisa membantu mengeluarkan cacing parasit dari dalam tubuh.

  1. Menjaga Kesehatan Mata
    Pare mengandung senyawa flavonoid, seperti α-karoten, β-karoten, lutein, dan zeaxanthin yang bisa membantu meningkatkan kesehatan mata Anda. Selain itu, pare dapat mengurangi risiko katarak dan glaukoma yang disebabkan oleh komplikasi diabetes.
  2. Menurunkan Kolesterol Tinggi
    Kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat yang tinggi di dalam darah dapat menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah arteri, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung.

Salah satu manfaat pare untuk kesehatan adalah membantu menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung. Hal ini disebutkan dalam penelitian terbitan Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine.

Dalam penelitian tersebut, peserta yang mengonsumsi air rebusan pare sebanyak 3 kali sehari selama 30 hari bisa menurunkan kadar kolesterol LDL dalam darah.

  1. Berpotensi Cegah Kanker
    Selain dapat menurunkan kolesterol, pare berpotensi mencegah kanker. Pare mengandung berbagai senyawa aktif seperti triterpenoid, glikosida triterpenoid, asam fenolik, flavonoid, lektin, dan sterol yang bersifat antikanker.

Studi dalam jurnal Cancers mengungkapkan bahwa ekstrak pare dapat menghambat pertumbuhan sel kanker serta meningkatkan kekebalan tubuh.(PMJNews/**)

Berita Terkait

Publik Figur Ini Ungkap Fakta “Sehat Tak Selalu Terlihat”

JABAR PASS – Tidak semua yang terlihat sehat benar-benar mencerminkan kondisi tubuh yang ideal. Di tengah meningkatnya tren diet dan penggunaan metode weight loss seperti GLP-1 di Indonesia, semakin banyak…

Buka Puasa dengan Kolak Pisang Keju, Begini Cara Buatnya!

JABAR PASS – Musim hujan atau berbuka puasa akan terasa lebih hangat dengan kolak pisang keju yang manis, gurih, dan lembut. Dengan kombinasi pisang kepok matang, santan kental, gula merah,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Aktifkan 6 TPST, DLH Bandung Kejar Target Pengolahan Sampah 450 Ton per Hari

  • April 29, 2026
  • 12 views
Aktifkan 6 TPST, DLH Bandung Kejar Target Pengolahan Sampah 450 Ton per Hari

Jurusan STPN Jogja dan Syarat Daftar Sekolah Kedinasan Pertanahan 2026

  • April 29, 2026
  • 11 views
Jurusan STPN Jogja dan Syarat Daftar Sekolah Kedinasan Pertanahan 2026

Mulai 30 April, Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Gedung Sate Diberlakukan hingga Agustus 2026

  • April 29, 2026
  • 10 views
Mulai 30 April, Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Gedung Sate Diberlakukan hingga Agustus 2026

Dishub Bandung Percepat Pemasangan PJU di 17 Ruas Jalan Prioritas

  • April 29, 2026
  • 12 views
Dishub Bandung Percepat Pemasangan PJU di 17 Ruas Jalan Prioritas

Penanganan Sampah Terpadu, Target Kurangi Beban ke TPA Sarimukti

  • April 29, 2026
  • 13 views
Penanganan Sampah Terpadu, Target Kurangi Beban ke TPA Sarimukti

Publik Figur Ini Ungkap Fakta “Sehat Tak Selalu Terlihat”

  • April 29, 2026
  • 14 views
Publik Figur Ini Ungkap Fakta “Sehat Tak Selalu Terlihat”