Publik Figur Ini Ungkap Fakta “Sehat Tak Selalu Terlihat”

JABAR PASS – Tidak semua yang terlihat sehat benar-benar mencerminkan kondisi tubuh yang ideal. Di tengah meningkatnya tren diet dan penggunaan metode weight loss seperti GLP-1 di Indonesia, semakin banyak orang mulai menyadari bahwa penurunan berat badan saja tidak selalu berarti tubuh berada dalam kondisi sehat.

Menjawab kebutuhan tersebut, ZAP menghadirkan pendekatan berbasis medis melalui Z-Weight Loss Program (ZWL), program penurunan berat badan yang dirancang tidak hanya untuk mengurangi angka di timbangan, tetapi juga memahami kondisi tubuh secara menyeluruh.

Pandangan bahwa tubuh kurus identik dengan sehat juga dialami Tissa Biani. Secara tampilan, berat badannya berada dalam kategori normal dan terlihat fit. Namun setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, ia didiagnosis mengalami sarcopenic obesity, kondisi ketika tubuh terlihat ideal tetapi komposisinya tidak sehat.
“Selama ini aku pikir selama badan sudah kurus berarti semuanya aman. Ternyata nggak sesederhana itu. Dari situ aku sadar, sehat itu bukan soal angka,” ungkapnya.

Pengalaman serupa dirasakan Edric Tjandra. Meski menjalani aktivitas padat tanpa keluhan berarti, hasil pemeriksaan menunjukkan adanya fatty liver dan peningkatan kolesterol. Kondisi tersebut mendorongnya melakukan perubahan gaya hidup. Menurutnya, tujuan utama bukan sekadar angka berat badan, tetapi tubuh yang terasa lebih ringan dan bugar.

Sementara itu, Eriska Rein menghadapi perubahan tubuh setelah menjadi ibu. Perubahan hormon dan biologis membuat berat badan lebih sulit dikontrol serta energi cepat menurun. Ia pun memilih pendekatan yang lebih terarah dan berbasis kebutuhan tubuh, bukan sekadar memaksakan kembali ke kondisi sebelumnya.
“Ini bukan soal kurang usaha. Ini soal perubahan hormon dan biologis yang nyata. Dan itu valid,” jelasnya.

Dari ketiga pengalaman tersebut muncul kesimpulan bahwa kesehatan tidak bisa diukur hanya dari penampilan. Tubuh memiliki kompleksitas yang sering kali tidak terlihat dari luar.

Dalam konteks medis, metode GLP-1 kini banyak dibicarakan sebagai terapi untuk membantu mengontrol nafsu makan, menstabilkan gula darah, dan mendukung penurunan berat badan bertahap. Namun penggunaannya harus melalui evaluasi dokter dan dikombinasikan dengan perubahan gaya hidup.

Pendekatan ini juga diterapkan dalam Z-Weight Loss Program yang dirancang secara personal berdasarkan kondisi metabolik tiap individu. Program ini tidak hanya berfokus pada penurunan berat badan, tetapi juga perbaikan kesehatan secara menyeluruh agar hasilnya dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Program ZWL terdiri dari beberapa pilihan, mulai dari paket First Timer selama satu bulan, Basic, hingga Intermediate dengan tambahan konsultasi spesialis gizi. Peserta juga mendapatkan pendampingan medis serta dukungan gaya hidup melalui kolaborasi dengan layanan pemeriksaan kesehatan, program fitness, dan pengaturan pola makan.

Melalui pendekatan terintegrasi tersebut, proses weight loss tidak hanya terjadi di klinik, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang berkelanjutan.

  • Berita Terkait

    Buka Puasa dengan Kolak Pisang Keju, Begini Cara Buatnya!

    JABAR PASS – Musim hujan atau berbuka puasa akan terasa lebih hangat dengan kolak pisang keju yang manis, gurih, dan lembut. Dengan kombinasi pisang kepok matang, santan kental, gula merah,…

    Demon Slayer: Infinity Castle Chapter 1″ Raup Rp3 Triliun dalam 38 Hari, Jadi Film Terlaris Ketiga di Jepang

    JABAR PASS – Film animasi terbaru Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle Chapter 1 – Akaza’s Return mencatat kesuksesan luar biasa di Jepang. Sejak tayang perdana 38 hari lalu,…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    PERSIB dan BORNEO Siapa Merengkuh Mahkota Juara ?  

    • May 10, 2026
    • 13 views
    PERSIB dan BORNEO Siapa Merengkuh Mahkota Juara ?   

    Harga Solar BP Turun Jadi Rp29.890 per Liter, BBM Nonsubsidi Pertamina Justru Naik

    • May 8, 2026
    • 40 views
    Harga Solar BP Turun Jadi Rp29.890 per Liter, BBM Nonsubsidi Pertamina Justru Naik

    Harga Emas Antam Turun Rp1.000, Kini Dibanderol Rp2,839 Juta per Gram

    • May 8, 2026
    • 28 views
    Harga Emas Antam Turun Rp1.000, Kini Dibanderol Rp2,839 Juta per Gram

    Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp52.850 per Kg, Telur Ayam Rp31.450

    • May 8, 2026
    • 31 views
    Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp52.850 per Kg, Telur Ayam Rp31.450

    Dinsos Perkuat Penanganan PMKS Lewat Rehabilitasi Sosial dan Rumah Singgah

    • May 8, 2026
    • 31 views
    Dinsos Perkuat Penanganan PMKS Lewat Rehabilitasi Sosial dan Rumah Singgah

    Cabai Rawit Merah Tembus Rp63.700 per Kg, Telur Ayam Rp31.400

    • May 7, 2026
    • 43 views
    Cabai Rawit Merah Tembus Rp63.700 per Kg, Telur Ayam Rp31.400