Stok MinyakKita Aman, Harga Pangan di Pasar Sederhana Bandung Terpantau Stabil

Bagikan Postingan

JABAR PASS – Ketersediaan minyak goreng bersubsidi MinyakKita di Kota Bandung dipastikan aman dan dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET). Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, usai melakukan pemantauan di Pasar Sederhana, Senin (20/4/2026).

Ia menyebut, distribusi minyak goreng dari Perum Bulog ke sejumlah pasar tradisional di Kota Bandung berjalan lancar. Setiap pekan, pasokan rutin disalurkan kepada pedagang.

“Dropping dari Bulog itu setiap minggu. Satu pedagang mendapat sekitar 50 dus, dengan satu dus berisi 12 kemasan. Dan harga yang dijual sesuai HET,” ujarnya.

Ronny menjelaskan, pedagang yang ingin memperoleh suplai MinyakKita harus melengkapi persyaratan administrasi melalui aplikasi Simira. Aplikasi tersebut terbuka bagi para pedagang, khususnya pedagang kelontongan, selama memenuhi ketentuan yang ditetapkan.

“Semua sebenarnya sudah disasar, tinggal apakah pedagang mau memenuhi persyaratan atau tidak. Pemerintah juga membantu, termasuk dalam pengurusan perizinan seperti NIB,” jelasnya.

Selain memantau ketersediaan minyak goreng, Disdagin juga mengawasi harga berbagai komoditas pangan. Secara umum, harga kebutuhan pokok di Pasar Sederhana terpantau relatif stabil.

Komoditas seperti beras, telur, daging ayam, dan daging sapi masih berada pada kisaran harga normal. Namun, terjadi fluktuasi pada sejumlah sayuran, terutama cabai.

Beberapa jenis cabai mengalami penurunan harga, seperti cabai rawit merah yang turun menjadi sekitar Rp73.000 per kilogram. Cabai hijau keriting dan bawang putih juga turun masing-masing sekitar Rp4.000 dan Rp2.000 per kilogram.

Di sisi lain, kenaikan terjadi pada cabai rawit hijau dari Rp51.000 menjadi Rp53.000 per kilogram, serta cabai merah keriting yang meningkat hingga Rp48.000 per kilogram.

Meski demikian, Ronny memastikan pergerakan harga tersebut masih dalam batas wajar dan terus dipantau pemerintah.

“Secara keseluruhan masih aman dan terkendali. Kami akan terus melakukan monitoring untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga,” pungkasnya.

Bagikan Postingan
  • Related Posts

    City Gas Tour 2026: PGN Dorong Pemanfaatan Gas Bumi yang Efisien

    Bagikan Postingan

    JABAR PASS – Pemanfaatan gas bumi dinilai dapat memberikan efisiensi bagi masyarakat, tidak hanya sebagai sumber energi rumah tangga, tetapi juga untuk mendukung sektor transportasi dan kegiatan usaha. Hal tersebut…

    Bagikan Postingan

    Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara, Angkat Identitas Bandung hingga Karya Difabel

    Bagikan Postingan

    JABAR PASS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata di Bandara Internasional Husein Sastranegara seiring kembali beroperasinya penerbangan komersial. Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Junjunan…

    Bagikan Postingan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    CAMPUS LEAGUE 2026 – BADMINTON THE NATIONALS Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Berjaya, Tekuk Binus University Sabet Sektor Beregu dan Individu

    CAMPUS LEAGUE 2026 – BADMINTON THE NATIONALS Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Berjaya, Tekuk Binus University Sabet Sektor Beregu dan Individu

    Pakai CNG PGN, Hotel Platinum Yogyakarta Catat Efisiensi Biaya hingga 30%

    Marugame Udon Kaliurang Gunakan CNG Gagas, Konsumsi Capai 1.000 Meter Kubik per Bulan

    Campus League 2026 – Badminton The Nationals UNS Solo Berjaya Di Bandung, Raih Dua Gelar

    Campus League 2026 – Badminton The Nationals UNS Solo Berjaya Di Bandung, Raih Dua Gelar

    RSUP Dr. Sardjito Beralih ke Layanan Gas Bumi PGN, Operasional Rumah Sakit Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

    Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp95 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp30 Ribu