Pinjaman Online Warga Capai Rp18,6 Triliun, Jabar Deklarasikan Gerakan Tolak Judol dan Pinjol Ilegal

JABARPASS – Saat ini total utang pinjaman online warga Jawa Barat mencapai Rp18,6 triliun dengan jumlah rekening penerima pinjaman aktif lebih dari 5 juta. Angka ini dinilai cukup besar itu salah satunya karena minimnya literasi keuangan masyarakat.

“Literasi keuangan kepada masyarakat harus terus diperkuat karena itu jadi salah satu sebab mereka terjerat pinjol ilegal,” ujarnya.

Data ini dikemukakan Penjabat (Pj.) Gubernur Jabar Bey Machmudin saat Provinsi Jawa Barat mendeklarasikan gerakan menolak judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal.

Deklarasi yang berlangsung di Karawang, Kamis (14/11/2024) itu, digelar untuk menguatkan kembali komitmen dalam menolak judol dan pinjol ilegal dan ditandatangani Bey Machmudin dan 27 kepala daerah di Jabar.

Turut hadir dalam deklarasi tersebut Kepala OJK Jabar, Ketua Komisi I DPRD Jabar, dan perwakilan dari Pangdam III Siliwangi, Pangdam Jaya, Kapolda Jabar dan Kapolda Metro Jaya.

Bey mengatakan, para pihak yang terlibat dalam deklarasi tersebut telah sepakat untuk menekan angka pengguna judol dan pinjol Ilegal di wilayahnya masing-masing.

“Ada penandatanganan bersama tentang tolak pinjaman online ilegal dan judi online. Jadi kami sepakat untuk menolak itu di seluruh Jabar,” katanya.

Menurut Bey, kunci dalam menekan maraknya penggunaan pinjol ilegal ini adalah dengan mempermudah kredit perbankan. Pihaknya sudah meminta perbankan agar memudahkan skema kredit khususnya kepada masyarakat kecil dan pelaku UMKM.

“Kredit perbankan harus mudah dan cepat itu kuncinya. Pak Sekda sudah bicara dengan perbankan agar skemanya jangan terlalu lama karena masyarakat itu ingin cepat dan mudah prosesnya,” tutur Bey.

Bey berharap masyarakat tidak lagi mengakses pinjol ilegal maupun judi bola parlay karena akan merugikan mereka sendiri.

Selain gerakan menolak judol dan pinjol ilegal dalam kesempatan tersebut juga dideklarasikan komitmen netralitas ASN pada Pilkada Serentak 2024.

Athallah

Berita Terkait

PGN Siagakan Satgas Nataru 2025 untuk Pastikan Layanan Optimal Penyaluran Gas Bumi

JABAR PASS – PT PGN Tbk sebagai Subholding Gas Pertamina menurunkan Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru) 2025 untuk memastikan keamanan serta keandalan penyaluran gas bumi bagi lebih…

Gas Bumi Mengalir di Raindear Coffee, Sajikan Aneka Hidangan Mengenyangkan dengan Cita Rasa Premium yang Konsisten

JABAR PASS – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui Area Bogor telah melayani kebutuhan gas bumi Raindear Coffee Cabang Kantor Pos, Kota Bogor, agar bermanfaat bagi Raindear dalam menjamin…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp80.800 per Kg, Telur Ayam Ras Rp32.800

  • December 16, 2025
  • 12 views
Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp80.800 per Kg, Telur Ayam Ras Rp32.800

Harga Emas Antam Stabil di Rp2,464 Juta per Gram

  • December 16, 2025
  • 8 views
Harga Emas Antam Stabil di Rp2,464 Juta per Gram

PGN Dorong Hilirisasi Gas Bumi, Tingkatkan Manfaat Gas Bumi Jadi Barang Bernilai Tinggi

  • December 15, 2025
  • 15 views
PGN Dorong Hilirisasi Gas Bumi, Tingkatkan Manfaat Gas Bumi Jadi Barang Bernilai Tinggi

Pemkot Bandung Prioritaskan Stabilisasi Harga Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru

  • December 15, 2025
  • 9 views
Pemkot Bandung Prioritaskan Stabilisasi Harga Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru

Wali Kota Bandung Tegaskan Integritas ASN Harus Terlihat dalam Tindakan, Penyalahgunaan Wewenang Tak Ditoleransi

  • December 15, 2025
  • 12 views
Wali Kota Bandung Tegaskan Integritas ASN Harus Terlihat dalam Tindakan, Penyalahgunaan Wewenang Tak Ditoleransi

Libur Nataru 2025/2026, Kemenhub Targetkan 5 Juta Penumpang Pesawat

  • December 15, 2025
  • 18 views
Libur Nataru 2025/2026, Kemenhub Targetkan 5 Juta Penumpang Pesawat