Kuota BBM Subsidi 2026 Dipangkas, Pertalite Turun 6,28 Persen dan Solar 1,32 Persen

Bagikan Postingan

JABAR PASS – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) resmi memangkas kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk tahun 2026. Dalam kebijakan tersebut, kuota Pertalite turun sebesar 6,28 persen, sementara solar subsidi dipangkas 1,32 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menyampaikan bahwa pihaknya telah menetapkan kuota penyaluran Jenis BBM Tertentu (JBT) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) untuk 2026 dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa.

“BPH Migas telah menetapkan penyaluran kuota JBT dan JBKP tahun 2026,” ujar Wahyudi.

Ia menjelaskan, kuota solar subsidi pada 2026 ditetapkan sebesar 18.636.500 kiloliter (kl), turun 1,32 persen dibandingkan kuota 2025 yang mencapai 18.885.000 kl.

Sementara itu, kuota Pertalite sebagai JBKP ditetapkan sebesar 29.267.947 kl, berkurang 6,28 persen dari kuota tahun 2025 yang mencapai 31.230.017 kl.

Berbeda dengan kedua jenis BBM tersebut, kuota minyak tanah justru mengalami kenaikan tipis. Untuk 2026, kuota minyak tanah ditetapkan sebesar 526 ribu kl, naik 0,19 persen dari kuota 2025 yang sebesar 525 ribu kl.

Sebelumnya, BPH Migas mencatat keberhasilan penghematan anggaran negara hingga Rp4,9 triliun melalui pengawasan ketat penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak melebihi kuota APBN 2025.

Penyaluran solar subsidi tercatat mencapai 97,49 persen dari kuota APBN 2025, sehingga pemerintah berhasil menghemat sekitar 473,6 ribu kl atau setara Rp2,11 triliun.

Adapun realisasi penyaluran minyak tanah mencapai 507,9 ribu kl atau 96,75 persen dari kuota, menghasilkan penghematan sekitar 17 ribu kl atau senilai Rp0,12 triliun.

Penghematan terbesar berasal dari penyaluran Pertalite, dengan realisasi sebesar 28,06 juta kl atau 89,86 persen dari kuota APBN 2025 sebesar 31,23 juta kl, sehingga berkontribusi signifikan terhadap efisiensi anggaran subsidi energi.

Bagikan Postingan
  • Related Posts

    Harga Emas Antam Naik Rp15.000, Tembus Rp2,639 Juta per Gram

    Bagikan Postingan

    JABAR PASS  – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami kenaikan pada Kamis (3/9/2026). Berdasarkan pantauan harga emas Antam di laman Logam Mulia pada pukul 09.00 WIB, harga…

    Bagikan Postingan

    Harga Pangan Relatif Aman, Harga Ayam Tembus Rp40 Ribu Jadi Perhatian Pemkot Bandung

    Bagikan Postingan

    JABAR PASS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan kondisi pasokan pangan secara umum masih aman. Namun, kenaikan harga daging ayam menjadi perhatian serius karena komoditas tersebut merupakan salah satu sumber…

    Bagikan Postingan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    CAMPUS LEAGUE 2026 – BADMINTON THE NATIONALS Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Berjaya, Tekuk Binus University Sabet Sektor Beregu dan Individu

    CAMPUS LEAGUE 2026 – BADMINTON THE NATIONALS Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Berjaya, Tekuk Binus University Sabet Sektor Beregu dan Individu

    Pakai CNG PGN, Hotel Platinum Yogyakarta Catat Efisiensi Biaya hingga 30%

    Marugame Udon Kaliurang Gunakan CNG Gagas, Konsumsi Capai 1.000 Meter Kubik per Bulan

    Campus League 2026 – Badminton The Nationals UNS Solo Berjaya Di Bandung, Raih Dua Gelar

    Campus League 2026 – Badminton The Nationals UNS Solo Berjaya Di Bandung, Raih Dua Gelar

    RSUP Dr. Sardjito Beralih ke Layanan Gas Bumi PGN, Operasional Rumah Sakit Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

    Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp95 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp30 Ribu