KDS Dorong Ekowisata Citarik Jadi Model Edukasi Pengelolaan Sampah Berbasis Desa

JABAR PASS – Bupati Bandung Dadang Supriatna memberikan sejumlah rekomendasi dalam rapat evaluasi Program Ekowisata Citarik yang berada di bantaran Sungai Citarik, tepatnya di Desa Cibodas dan Padamukti, Kecamatan Solokanjeruk. Kawasan tersebut dikembangkan sebagai wisata edukasi lingkungan berbasis pengelolaan sampah, ekonomi sirkular, serta pelestarian koridor sungai.

Ekowisata Citarik dirancang tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga desa wisata edukasi pengolahan sampah berbasis masyarakat. Dadang Supriatna atau Kang DS (KDS) mengatakan, rekomendasi yang disampaikan mencakup langkah jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang agar pengelolaan kawasan sekaligus penanganan sampah berjalan optimal.

Ia berharap Ekowisata Citarik yang telah berjalan lebih dari tujuh tahun tersebut dapat terus berkembang menjadi pusat edukasi masyarakat dalam menjaga sungai dan mengelola sampah dari tingkat desa.

“Untuk jangka pendek, dari total 178 TPS3R yang ada di Kabupaten Bandung, saya setuju untuk optimalisasi TPS3R eksisting seperti TPS3R Plus Padamukti. Termasuk juga soal insentif bagi para operator TPS3R, itu akan kita tindak lanjuti kajiannya nanti,” ujar KDS saat rapat evaluasi di Rumah Dinas Bupati, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) harus dimaksimalkan untuk mengurangi beban sampah yang masuk ke sungai sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.

KDS menjelaskan, sampah plastik memiliki nilai ekonomis karena dapat dijual kembali ke industri. Sementara sampah organik dapat diolah menjadi maggot maupun kompos yang bermanfaat bagi sektor pertanian dan peternakan.

Karena itu, ia meminta kepala desa untuk menggerakkan kepala dusun, RT, RW, hingga kader PKK agar edukasi pemilahan sampah menjadi gerakan bersama di masyarakat.

“Kalau perilaku masyarakat sudah berubah, persoalan sampah akan jauh lebih mudah ditangani. Jadi ini bukan hanya soal fasilitas, tapi juga soal kebiasaan masyarakat,” katanya.

Rekomendasi berikutnya berkaitan dengan penguatan regulasi melalui dukungan kebijakan kepada seluruh kepala desa agar memaksimalkan fungsi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Koperasi desa dinilai dapat membantu pendanaan operasional TPS3R, termasuk membeli sampah plastik dari warga sehingga mendorong motivasi ekonomi dalam pemilahan sampah.

“Masalah sampah ini bisa selesai dari tingkat desa. Harus bisa dikelola di desa, didaur ulang, lalu hasilnya diserap oleh industri,” paparnya.

Selain itu, setiap TPS3R juga didorong memiliki tim kerja yang jelas dan terstruktur yang dikukuhkan melalui Surat Keputusan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung. Dengan tim resmi, pengelolaan TPS3R diharapkan lebih terukur dan berkelanjutan.

Untuk jangka menengah, KDS mendorong sinergi lintas sektor antara pemerintah desa, DLH, Disperkimtan, kecamatan, hingga komunitas lingkungan. Sementara dalam jangka panjang, Ekowisata Citarik ditargetkan menjadi model percontohan penanganan sampah berbasis masyarakat yang dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Bandung.

“Nah, kalau TPS3R ini dioptimalkan, saya semakin optimis persoalan sampah ini akan selesai,” tandasnya.

Selain pengelolaan sampah, kawasan Ekowisata Citarik juga memiliki potensi wisata lain, seperti jalur jogging dan bersepeda, wisata pertanian dan perikanan, kampung UMKM, serta wisata bantaran sungai.

  • Berita Terkait

    Kota Bandung jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tenis Meja ASEAN, 114 Atlet dari 6 Negara Siap Bertanding

    JABAR PASS – Kota Bandung kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga internasional. Sebanyak 114 atlet dari 14 tim terbaik yang mewakili enam negara ASEAN di antaranya, Indonesia, Singapura, Malaysia,…

    Dinkes Perluas Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas, Warga Diajak Manfaatkan Akses Konseling Sejak Dini

    JABAR PASS – Dinas Kesehatan Kota Bandung mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental dengan memanfaatkan layanan psikolog klinis yang kini telah tersedia di 12 puskesmas. Kehadiran layanan ini…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    Kota Bandung jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tenis Meja ASEAN, 114 Atlet dari 6 Negara Siap Bertanding

    • June 11, 2026
    • 43 views
    Kota Bandung jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tenis Meja ASEAN, 114 Atlet dari 6 Negara Siap Bertanding

    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp24.000, Kini Dibanderol Rp2,689 Juta per Gram

    • June 11, 2026
    • 33 views
    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp24.000, Kini Dibanderol Rp2,689 Juta per Gram

    Dinkes Perluas Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas, Warga Diajak Manfaatkan Akses Konseling Sejak Dini

    • June 10, 2026
    • 60 views
    Dinkes Perluas Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas, Warga Diajak Manfaatkan Akses Konseling Sejak Dini

    Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp95.150 per Kg, Telur Ayam Rp32.050

    • June 10, 2026
    • 43 views
    Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp95.150 per Kg, Telur Ayam Rp32.050

    Harga BBM BP dan Pertamina Naik Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter

    • June 10, 2026
    • 50 views
    Harga BBM BP dan Pertamina Naik Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter

    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp20.000, Buyback Ikut Merosot Jadi Rp2,547 Juta per Gram

    • June 10, 2026
    • 44 views
    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp20.000, Buyback Ikut Merosot Jadi Rp2,547 Juta per Gram