JABAR PASS – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bp Indonesia melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) mulai Juni 2026. Penurunan harga terjadi pada produk solar, yakni BP Ultimate Diesel yang kini dibanderol Rp25.060 per liter dari sebelumnya Rp29.890 per liter pada Mei 2026.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman resmi BP Indonesia, Senin (1/6), penyesuaian harga tersebut hanya berlaku untuk BBM jenis solar. Sementara harga BBM bensin masih bertahan di level sebelumnya.
Harga BP Ultimate tetap Rp12.930 per liter, sedangkan BP 92 masih dipasarkan dengan harga Rp12.390 per liter.
Di sisi lain, PT Pertamina (Persero) juga menurunkan harga BBM nonsubsidi jenis solar mulai 1 Juni 2026. Berdasarkan informasi dari laman resmi Pertamina, penyesuaian harga dilakukan pada produk Dexlite dan Pertamina Dex di sejumlah wilayah, termasuk Jabodetabek.
Harga Dexlite (CN 51) turun menjadi Rp23.000 per liter dari sebelumnya Rp26.000 per liter pada Mei 2026. Sementara itu, Pertamina Dex (CN 53) kini dijual Rp24.800 per liter, lebih rendah dibandingkan harga bulan lalu yang mencapai Rp27.900 per liter.
Berbeda dengan produk solar, harga BBM bensin beroktan tinggi justru mengalami kenaikan. Pertamax Turbo (RON 98) naik menjadi Rp20.750 per liter dari sebelumnya Rp19.900 per liter.
Adapun Pertamax (RON 92) masih dipertahankan pada harga Rp12.300 per liter. Begitu pula Pertamax Green (RON 95) yang tetap dijual Rp12.900 per liter sejak Maret 2026.
Sementara itu, harga BBM subsidi dan penugasan tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar subsidi bertahan di angka Rp6.800 per liter.







