JABAR PASS – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2 dengan menyediakan 24 kejuruan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan program tersebut merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk mempercepat kesiapan kerja masyarakat melalui pembelajaran yang menitikberatkan pada praktik dan penguasaan keterampilan.
“Pelatihan vokasi ini adalah jalur cepat bagi masyarakat untuk langsung siap kerja. Dengan waktu yang relatif singkat, peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran teoretis, tetapi juga keterampilan praktis yang memang dibutuhkan di lapangan,” ujar Yassierli dalam keterangannya, Minggu.
Adapun sejumlah kejuruan yang tersedia meliputi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), manufaktur, elektronika, pengelasan, kelistrikan, otomotif, refrigerasi, konstruksi, industri kreatif, teknologi mode, bisnis dan manajemen, tata kecantikan, hingga bahasa.
Selain itu, peserta juga dapat memilih kejuruan di bidang pariwisata, pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan, pertambangan, mekanisasi pertanian, teknologi pengolahan agroindustri, pelayanan sosial dan masyarakat, teknologi pelatihan, serta produktivitas.
Menurut Yassierli, pelaksanaan Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2 tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja, tetapi juga memperluas akses pelatihan secara merata bagi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Pendaftaran program tersebut masih dibuka hingga 9 Juni 2026. Untuk menjamin kualitas lulusan, setiap program pelatihan didukung sarana dan prasarana yang memadai serta dibimbing langsung oleh instruktur yang kompeten sesuai bidang keahlian masing-masing.
Melalui program ini, Kemnaker berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri sehingga mampu meningkatkan peluang kerja dan daya saing di pasar tenaga kerja.








