JABAR PASS – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan mobilitas masyarakat selama libur panjang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang berdekatan dengan Hari Lahir Pancasila. Dalam tiga hari pertama periode long weekend, sebanyak 544.974 pelanggan telah menggunakan layanan kereta api.
Berdasarkan data KAI hingga Jumat (29/5) pukul 10.00 WIB, penjualan tiket untuk periode keberangkatan 26 Mei hingga 1 Juni 2026 telah mencapai 1.113.902 tiket dan masih berpotensi bertambah seiring penjualan yang terus berlangsung.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba mengatakan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api menunjukkan meningkatnya kepercayaan terhadap transportasi publik berbasis rel.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan yang memilih kereta api sebagai bagian dari perjalanan libur panjang kali ini. KAI terus berupaya menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan menyenangkan,” ujar Anne.
Pada hari ini, Jumat (29/5), sebanyak 154.660 pelanggan diproyeksikan melakukan perjalanan menggunakan kereta api. Angka tersebut menjadi bagian dari tren okupansi yang tetap tinggi selama masa libur panjang.
KAI mencatat sejumlah kota tujuan favorit pelanggan selama periode liburan kali ini antara lain Yogyakarta, Bandung, Solo, Semarang, Surabaya, Purwokerto, hingga berbagai destinasi di Pulau Sumatra.
Selain menawarkan ketepatan waktu dan kenyamanan, perjalanan kereta api juga semakin diminati karena memberikan pengalaman wisata tersendiri. Penumpang dapat menikmati panorama persawahan, pegunungan, kawasan perkotaan bersejarah, hingga pemandangan pesisir sepanjang perjalanan.
Berikut jumlah pelanggan kereta api selama periode long weekend:
- 26 Mei 2026: 214.349 pelanggan
- 27 Mei 2026: 155.110 pelanggan
- 28 Mei 2026: 175.515 pelanggan
- 29 Mei 2026: 154.660 pelanggan
- 30 Mei 2026: 144.348 pelanggan
- 31 Mei 2026: 134.217 pelanggan
- 1 Juni 2026: 135.703 pelanggan
Data tersebut menunjukkan pola perjalanan yang relatif stabil sepanjang masa libur panjang. Puncak keberangkatan terjadi pada 26 Mei 2026 dengan total 214.349 pelanggan.
Menurut KAI, tren tersebut mencerminkan semakin fleksibelnya masyarakat dalam mengatur waktu perjalanan, baik untuk berwisata, bersilaturahmi, maupun menikmati liburan singkat ke berbagai kota tujuan.









