JABAR PASS – Pemerintah Kota Bandung menyiapkan pengamanan dan pelayanan publik secara menyeluruh untuk mengantisipasi euforia masyarakat menyambut potensi gelar juara Persib Bandung pada kompetisi Super League 2025/2026.
Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas perangkat daerah bersama aparat keamanan yang dipimpin Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelang laga penentuan sekaligus rencana pawai juara Persib.
Farhan menegaskan, pengamanan harus dilakukan secara terukur dengan mengedepankan antisipasi berbasis kewilayahan serta komunikasi intensif dengan kelompok suporter.
“Antisipasi kalau ternyata situasi memanas, semuanya harus siap menenangkan. Tapi penanganannya tetap berbasis wilayah masing-masing,” ujar Farhan di Pendopo, Jumat (22/5/2026).
Ia meminta sejumlah jalur strategis, mulai kawasan Sulanjana hingga Cikapayang, mendapat perhatian khusus guna mengantisipasi kepadatan massa maupun potensi gangguan ketertiban.
Selain pengamanan, Farhan juga meminta kondisi jalan di sepanjang jalur konvoi dipastikan aman. Pemeriksaan dilakukan, termasuk pada titik-titik jalan berlubang yang berpotensi membahayakan masyarakat saat perayaan berlangsung.
Menurutnya, koordinasi dengan komunitas bobotoh menjadi langkah penting agar perayaan berjalan tertib dan kondusif.
“Yang paling penting komunikasi dengan kelompok-kelompok suporter. Kalau perlu diundang langsung ke kantor. Pengalaman sebelumnya, lebih baik antisipasi sejak awal bersama petugas,” katanya.
Pemkot Bandung juga menyiagakan petugas kebersihan, pertamanan, kesehatan, serta unsur kewilayahan selama rangkaian pertandingan hingga pawai berlangsung.
Farhan menegaskan seluruh personel harus siaga penuh selama momentum perayaan.
“Pengamanan hari Minggu jangan ada yang libur. Dibagi dua, ada yang ikut berjalan dengan rombongan, ada yang tetap berjaga di titik utama,” ucapnya.
Ia berharap seluruh persiapan tersebut membuat masyarakat dapat menikmati euforia kemenangan Persib dengan aman dan nyaman.
“Warga datang untuk melihat piala dan pemain. Ini pestanya Persib, bukan pestanya pemerintah kota,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung, Sigit Iskandar, menjelaskan skema pengamanan telah disusun sejak laga terakhir hingga pelaksanaan pawai juara.
Menurutnya, potensi konvoi spontan masyarakat akan diantisipasi melalui pengaturan jalur serta penempatan personel di sejumlah titik strategis pusat kota.
Rute pawai sementara direncanakan dimulai dari kawasan Gedung Sate, melintasi Jalan Banda, Jalan Riau, Jalan Merdeka, kawasan Asia Afrika, hingga berakhir di Pendopo Kota Bandung.
“Antisipasi utamanya adalah pergerakan massa dari wilayah-wilayah yang nanti menyatu di pusat kota,” kata Sigit.
Di sisi lain, Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Kota Bandung, Rulli Subhanudin, memastikan seluruh fasilitas publik yang akan digunakan telah melalui pengecekan teknis, termasuk Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Asia Afrika yang direncanakan menjadi titik seremoni trofi.
Ia menyebut pengujian dilakukan melalui uji beban, pemeriksaan sambungan struktur, hingga tes kelenturan.
“Hasil sementara dinyatakan aman. Namun kapasitas di area tertentu tetap dibatasi untuk menjaga keselamatan,” ujar Rulli.
Untuk memeriahkan suasana, Pemkot juga menyiapkan hiburan pendukung berupa pemutaran dokumentasi perjalanan Ayi Beutik serta pertunjukan musik di sejumlah titik kegiatan.







