HIIY! Duel Film Horor Indonesia, Edisi Jembatan Shiratal Mustaqim vs Dibalik Pintu Kematian, Mana yang Paling Menyeramkan?

JABAR PASS – Bentrok lagi, duel film horor Indonesia di pekan kedua Oktober 2025.

Kali ini edisi, Jembatan Shiratal Mustaqim vs Dibalik Pintu Kematian, tayang mulai Kamis (9/10/2025).

Menurut kalian, diantara kedua film horor itu, manakah yang paling menyeramkan?.

Berkisah tentang apakah kedua film tersebut?, ikuti terus ulasan singkatnya.

Simak pula para pemeran, sinopsis dan trailer film berikut ini.

1. Jembatan Shiratal Mustaqim

Diproduksi Dee Company menampilkan genre horor religi, masih satu rumah dengan film Siksa Neraka dari produser Dheeraj Kalwani.

Film karya sutradara Bounty Umbara dari penulis skenario Erwanto Alphadullah ini seakan mengingatkan para pendosa.

Menampilkan pemeran Imelda Therine, Raihan Khan, Agus Kuncoro, Mike Lucock, Eduwart Manalu, Rory Asyari, dan Khalif Al Juna.

Dikisahkan, Pemuda setempat mengalami teror menyeramkan tentang ‘titian maut’ di alam akherat kelak.

Dia seakan melihat penampakan Jembatan Shiratal Mustaqim, titian maut penghubung menuju surga di atas neraka.

Fenomena itu mengingatkan dia atas dugaan penggelapan dana bantuan desa pasca bencana tsunami.

2. Dibalik Pintu Kematian

Travelstories Pictures memproduksi film horor ini dengan kisah perampokan yang berujung petaka menyeramkan.

Dibalik Pintu Kematian digarap sutradara Rizki Balki dan penulis kenario/produser Ganank Dera.

Sejumlah pemeran turut tampil seperti Gibran Marten, Sarah Felicia, Yatti Surachman, Ari Tulang, Roy Marten, dan Lucky L Moniaga.

Inilah kisahnya, pasutri berhasil merampok bank di tempat mereka bekerja dan hidup bahagia hingga mampu membeli rumah mewah.

Namun kebahagian mereka hanya sesaat karena pemilik rumah itu adalah pemilik gerbang kematian dan pemelihara setan.

Teror menyeramkan pun terus dialami mereka tiada henti seolah mengingatkan atas perbuatan mereka.

*) ‘Duel film horor Indonesia’ ini hanya sebagai sarana hiburan untuk turut mempopulerkan film-film nasional ke tengah masyarakat.

Berita Terkait

Menari dengan Bayangan Hindia Diadaptasi Jadi Film Layar Lebar, Ini Kata Baskara

JABAR PASS – Musisi Baskara Putra mengumumkan adaptasi album debut studio Hindia bertajuk Menari dengan Bayangan ke dalam film layar lebar. Baskara yang juga bertindak sebagai produser eksekutif menyampaikan kabar…

Sinopsis Danur: The Last Chapter, Teror Kembali Menghantui Risa Saraswati

  JABAR PASS – Film horor Danur: The Last Chapter menghadirkan kisah lanjutan dari perjalanan Risa Saraswati setelah peristiwa di Danur 3. Dalam bab penutup ini, cerita dibalut dengan konflik…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Aktifkan 6 TPST, DLH Bandung Kejar Target Pengolahan Sampah 450 Ton per Hari

  • April 29, 2026
  • 9 views
Aktifkan 6 TPST, DLH Bandung Kejar Target Pengolahan Sampah 450 Ton per Hari

Jurusan STPN Jogja dan Syarat Daftar Sekolah Kedinasan Pertanahan 2026

  • April 29, 2026
  • 8 views
Jurusan STPN Jogja dan Syarat Daftar Sekolah Kedinasan Pertanahan 2026

Mulai 30 April, Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Gedung Sate Diberlakukan hingga Agustus 2026

  • April 29, 2026
  • 8 views
Mulai 30 April, Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Gedung Sate Diberlakukan hingga Agustus 2026

Dishub Bandung Percepat Pemasangan PJU di 17 Ruas Jalan Prioritas

  • April 29, 2026
  • 10 views
Dishub Bandung Percepat Pemasangan PJU di 17 Ruas Jalan Prioritas

Penanganan Sampah Terpadu, Target Kurangi Beban ke TPA Sarimukti

  • April 29, 2026
  • 11 views
Penanganan Sampah Terpadu, Target Kurangi Beban ke TPA Sarimukti

Publik Figur Ini Ungkap Fakta “Sehat Tak Selalu Terlihat”

  • April 29, 2026
  • 12 views
Publik Figur Ini Ungkap Fakta “Sehat Tak Selalu Terlihat”