JABAR PASS k – PT Saka Energi Indonesia (PGN Saka), anak usaha hulu migas dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Subholding Gas Pertamina, terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat. Salah satunya dengan mendukung unit usaha Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) melalui BUMDes Pangkahwetan, Kabupaten Gresik.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sendiri merupakan program inisiatif Presiden RI untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dengan menggerakkan ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong. Pemerintah menargetkan terbentuknya 80.000 koperasi desa/kelurahan yang diluncurkan bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional.
Sejalan dengan itu, PGN Saka melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) berfokus pada peningkatan kapasitas kewirausahaan perempuan di pesisir Ujungpangkah. Perusahaan mendampingi pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR) yang mengolah hasil tangkapan laut menjadi produk olahan perikanan, serta produk pertanian seperti keripik pisang. Saat ini, terdapat dua kelompok aktif di Desa Pangkahwetan, yaitu Mekar Sari dan D’Krobyokan, yang bernaung di bawah BUMDes.
Dukungan PGN Saka mencakup pendampingan teknis, penyediaan peralatan produksi, pelatihan pengemasan, hingga pemasaran. Produk POKLAHSAR dipasarkan melalui PeWe Mart, yang juga menggerakkan unit usaha sembako KDMP. Program ini membuat perempuan di desa lebih berdaya, memperkuat identitas Desa Pangkahwetan sebagai “Kampung Bandeng”, sekaligus mengantarkan desa tersebut meraih Nawakarsa Award 2024 sebagai Desa Terbaik.
“Kami percaya pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, menjadi kunci kemandirian ekonomi desa. Harapannya, inisiatif ini memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan warga sekaligus menjadi contoh kolaborasi baik antara perusahaan, pemerintah, dan komunitas,” ujar Purwanto Nugroho, Stakeholder Relations Manager PGN Saka.
Peluncuran KDMP pada Juli lalu dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Kepala Desa, serta Forkopimda. Kehadiran berbagai pihak tersebut menegaskan sinergi pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi desa berbasis komunitas.










