Pemkot Bandung Tindaklanjuti Aduan Dugaan Pungli Parkir di Jalan Braga

JABAR PASS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung merespons cepat beredarnya video di media sosial yang menyoroti dugaan pungutan liar (pungli) parkir di kawasan Jalan Braga, Kota Bandung.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang turut menyoroti persoalan tersebut. Ia menegaskan bahwa kawasan Braga merupakan destinasi wisata unggulan yang harus dijaga kenyamanan dan ketertibannya.

“Pemkot Bandung mengucapkan terima kasih atas perhatian Bapak Gubernur Jawa Barat. Masukan ini menjadi pengingat dan penguat bagi kami untuk terus berbenah serta memastikan pelayanan publik berjalan sesuai aturan,” ujar Rasdian.

Rasdian menjelaskan, berdasarkan penelusuran awal, peristiwa dalam video tersebut diketahui terjadi sekitar satu bulan lalu. Meski demikian, Dishub Kota Bandung tetap menindaklanjuti aduan tersebut sesuai kewenangan yang dimiliki.

Ia memastikan Dishub telah menginstruksikan jajaran terkait untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan, termasuk memastikan keberadaan juru parkir resmi serta kepatuhan terhadap tarif dan mekanisme parkir yang berlaku.

“Kami menindaklanjuti setiap aduan masyarakat. Petugas akan melakukan pengecekan dan penertiban apabila ditemukan pelanggaran, termasuk dugaan praktik pungli parkir,” katanya.

Rasdian juga mengingatkan masyarakat mengenai ketentuan parkir di Kota Bandung. Apabila juru parkir tidak memberikan karcis resmi, maka masyarakat tidak diwajibkan membayar biaya parkir.

“Karcis parkir resmi merupakan bukti legalitas dan dasar penarikan retribusi. Jika tidak diberikan karcis, maka parkir tersebut gratis,” tegasnya.

Pemkot Bandung, lanjut Rasdian, berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan penataan perparkiran, khususnya di kawasan wisata, demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga maupun wisatawan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan dugaan pungli parkir melalui kanal pengaduan resmi Pemkot Bandung agar dapat segera ditindaklanjuti.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Bidang Operasional sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Seksi Ketertiban Dishub Kota Bandung, Ulloh Abdulloh, menjelaskan bahwa kejadian dugaan pungli parkir di Jalan Braga tersebut terjadi pada malam hari, 25 November lalu. Kasus tersebut telah ditangani Dishub Kota Bandung bersama Polsek Sumur Bandung, serta ditindaklanjuti dengan pemasangan water barrier oleh DPMKP Kota Bandung.

“Kejadian yang viral tersebut sebenarnya sudah ditangani. Saat itu kami langsung berkoordinasi dengan kepolisian, termasuk Kanit Lantas. Penindakan terhadap parkir maupun juru parkir yang bersangkutan dilakukan oleh pihak kepolisian,” ujarnya.

Ulloh menambahkan, lokasi tersebut bukan merupakan titik parkir resmi dan tidak termasuk area pengelolaan parkir yang memiliki setoran kepada pemerintah daerah.

“Di lokasi itu tidak terdapat titik parkir resmi, sehingga tidak ada setoran ke pemerintah. Kondisi ini membuka peluang munculnya juru parkir tidak bertanggung jawab, terutama pada malam hari di luar pantauan petugas,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkirkan kendaraan, khususnya di kawasan wisata dan pada malam hari.

“Pengemudi perlu memperhatikan adanya marka parkir atau rambu yang memperbolehkan parkir. Jangan sembarangan parkir karena situasi tersebut bisa dimanfaatkan oleh oknum jukir,” jelasnya.

Terkait pengaduan masyarakat, Ulloh memastikan setiap laporan yang masuk ke Dishub Kota Bandung, baik melalui kanal resmi maupun media sosial, akan langsung ditindaklanjuti dengan pengecekan ke lapangan. Namun, untuk penindakan pungli, kewenangan berada pada aparat penegak hukum.

Sebagai langkah pencegahan, Dishub Kota Bandung juga telah melakukan penataan di lokasi kejadian dengan memasang water barrier guna mencegah kendaraan parkir di area tersebut, sesuai arahan Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung.

  • Shakira Marasyid

    Berita Terkait

    Penataan Parkir dan PKL Jadi Fokus Utama Pembangunan BRT Bandung

    JABAR PASS  – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa penataan perparkiran dan pedagang kaki lima (PKL) menjadi prioritas utama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam menyikapi dampak pembangunan Bus Rapid…

    Badan Geologi Waspadai Longsor Susulan di Pasirlangu, Warga Diminta Segera Mengungsi

    JABAR PASS – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi longsor susulan di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terutama…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    Penataan Parkir dan PKL Jadi Fokus Utama Pembangunan BRT Bandung

    • January 28, 2026
    • 6 views
    Penataan Parkir dan PKL Jadi Fokus Utama Pembangunan BRT Bandung

    Teman Bus di Depok Masih Gratis hingga April 2026, Tarif Selanjutnya Tunggu Keputusan Kemenhub

    • January 27, 2026
    • 14 views
    Teman Bus di Depok Masih Gratis hingga April 2026, Tarif Selanjutnya Tunggu Keputusan Kemenhub

    Kuota BBM Subsidi 2026 Dipangkas, Pertalite Turun 6,28 Persen dan Solar 1,32 Persen

    • January 27, 2026
    • 17 views
    Kuota BBM Subsidi 2026 Dipangkas, Pertalite Turun 6,28 Persen dan Solar 1,32 Persen

    Haru Ibu Emi, Rumah Tak Layak Huni di Ujungberung Segera Diperbaiki Pemkot Bandung

    • January 27, 2026
    • 14 views
    Haru Ibu Emi, Rumah Tak Layak Huni di Ujungberung Segera Diperbaiki Pemkot Bandung

    Pompa Bertekanan Tinggi Jadi Andalan Diskarmatan Bandung dalam Pencarian Korban Longsor Cisarua

    • January 27, 2026
    • 15 views
    Pompa Bertekanan Tinggi Jadi Andalan Diskarmatan Bandung dalam Pencarian Korban Longsor Cisarua

    Rutilahu, Septic Tank, hingga Air Bersih di Pasir Endah Jadi Fokus Pembenahan

    • January 27, 2026
    • 15 views
    Rutilahu, Septic Tank, hingga Air Bersih di Pasir Endah Jadi Fokus Pembenahan