Patroli Gabungan dan Pengawasan 24 Jam, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Bandung

JABAR PASS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperketat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan meningkatkan patroli gabungan, mengoptimalkan pengawasan selama 24 jam, serta memperkuat peran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Jawa Barat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Bandung Raya untuk menyikapi perkembangan situasi keamanan di wilayah tersebut.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, tindak kriminal seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan (begal), hingga kejahatan lainnya terjadi hampir merata di kawasan Bandung Raya, termasuk di wilayah perbatasan antardaerah.

“Karena masyarakat melihat Bandung Raya sebagai satu kawasan, maka penanganannya juga harus dilakukan secara bersama-sama,” ujar Farhan.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Bandung bersama aparat kepolisian akan mengintensifkan patroli gabungan di sejumlah titik yang dinilai rawan tindak kriminal. Selain itu, sistem pemantauan melalui Command Center Kota Bandung akan dioptimalkan selama 24 jam.

Farhan menjelaskan, Kota Bandung memiliki dua command center yang dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Fasilitas tersebut akan kembali dilengkapi dengan speaker sehingga petugas dapat memberikan imbauan secara langsung apabila terdeteksi potensi gangguan keamanan di ruang publik.

“Petugas di command center maupun Dishub akan kembali bersiaga selama 24 jam untuk mendukung pengawasan dan respons cepat terhadap berbagai laporan masyarakat,” katanya.

Patroli gabungan akan difokuskan di sejumlah kawasan yang dinilai rawan, terutama di wilayah perbatasan dan beberapa ruang publik, seperti Jalan Soekarno-Hatta–AH Nasution, Taman Maluku, Taman Lansia, Taman Cibeunying, Alun-alun Regol, serta Alun-alun Cicendo.

Patroli tersebut melibatkan unsur kepolisian dan akan dilaksanakan secara rutin pada malam hingga dini hari sebagai langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas.

Selain penguatan pengamanan, Pemkot Bandung juga mengedepankan upaya pencegahan melalui pelibatan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Salah satunya dengan kembali menerapkan kebijakan jam malam bagi pelajar serta mendorong sekolah untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pengawasan anak.

Farhan menegaskan, kebijakan tersebut bukan bertujuan memberikan stigma kepada pelajar sebagai pelaku kejahatan, melainkan sebagai langkah perlindungan agar mereka tidak menjadi pelaku maupun korban tindak kriminal.

“Kita ingin mencegah sejak dini agar anak-anak tidak terpengaruh lingkungan yang berpotensi membawa mereka pada tindakan kriminal ataupun menjadi korban,” ujarnya.

Pemkot Bandung juga akan menguatkan konsep community policing melalui aktivasi kembali semangat “Warga Jaga Warga, Warga Jaga Kota” atau Siskamling sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Menurut Farhan, keterlibatan aktif warga menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kota Bandung.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi, termasuk berbagai konten viral mengenai isu kriminalitas yang beredar di media sosial.

“Hal yang paling penting sekarang adalah menjaga ketenangan masyarakat. Jangan sampai informasi yang belum jelas justru memperbesar keresahan. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan Kota Bandung,” pungkasnya. (ray)

  • Berita Terkait

    City Gas Tour 2026: PGN Dorong Pemanfaatan Gas Bumi yang Efisien

    JABAR PASS – Pemanfaatan gas bumi dinilai dapat memberikan efisiensi bagi masyarakat, tidak hanya sebagai sumber energi rumah tangga, tetapi juga untuk mendukung sektor transportasi dan kegiatan usaha. Hal tersebut…

    Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara, Angkat Identitas Bandung hingga Karya Difabel

    JABAR PASS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata di Bandara Internasional Husein Sastranegara seiring kembali beroperasinya penerbangan komersial. Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Junjunan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    City Gas Tour 2026: PGN Dorong Pemanfaatan Gas Bumi yang Efisien

    • September 7, 2026
    • 9 views
    City Gas Tour 2026: PGN Dorong Pemanfaatan Gas Bumi yang Efisien

    Harga Emas Antam Naik Rp15.000, Tembus Rp2,639 Juta per Gram

    • September 3, 2026
    • 39 views
    Harga Emas Antam Naik Rp15.000, Tembus Rp2,639 Juta per Gram

    Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara, Angkat Identitas Bandung hingga Karya Difabel

    • August 31, 2026
    • 68 views
    Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara, Angkat Identitas Bandung hingga Karya Difabel

    Kota Bandung Jadi Tuan Rumah Rakernas JKPI XIII 2027, Siapkan Konsep Kota Pusaka

    • August 31, 2026
    • 64 views
    Kota Bandung Jadi Tuan Rumah Rakernas JKPI XIII 2027, Siapkan Konsep Kota Pusaka

    Lantik 41 Pejabat, Wali Kota Ingatkan Integritas dan Prinsip 3P dalam Tata Kelola Pemerintahan

    • August 31, 2026
    • 63 views
    Lantik 41 Pejabat, Wali Kota Ingatkan Integritas dan Prinsip 3P dalam Tata Kelola Pemerintahan

    Wali Kota: Pramuka Jadi Pilar Pembentukan Generasi Berkarakter

    • August 31, 2026
    • 60 views
    Wali Kota: Pramuka Jadi Pilar Pembentukan Generasi Berkarakter