Job Fair Bandung Utara Buka 2.288 Lowongan, Fresh Graduate hingga Lulusan SMA Bisa Daftar

JABAR PASS – Job Fair Bandung Utara menghadirkan 25 perusahaan dengan total 2.288 lowongan pekerjaan. Kesempatan tersebut terbuka bagi pencari kerja dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMP, SMA, SMK, Diploma, S1 hingga S2.

Informasi mengenai pelaksanaan Job Fair Bandung Utara ini disampaikan dalam Siaran Bersama Radio Sonata dan Radio PRFM pada Kamis, 27 Agustus 2026, dengan menghadirkan Pengantar Kerja Pertama, Rahmi Fauziah dan Fungsional Ahli Pertama Pengantar Kerja Disnaker Kota Bandung, Cahyadi Maulana, S.M. sebagai narasumber.

Tahun ini, pelaksanaan Job Fair dilakukan dengan pendekatan jemput bola dan dibagi ke sejumlah wilayah Kota Bandung agar akses terhadap peluang kerja semakin merata. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendekatkan layanan ketenagakerjaan sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dan peluang kerja.

Pengantar Kerja Pertama Disnaker Kota Bandung, Rahmi Fauziah, mengatakan, pembagian Job Fair ke sejumlah wilayah membuat kesempatan bagi pencari kerja menjadi lebih merata.

“Bagus sih, biar merata ya. Jadi, para pencari kerja itu harus siap-siap,” ujar Rahmi.

Menurut Rahmi, kebutuhan tenaga kerja di Kota Bandung saat ini cukup banyak berasal dari posisi marketing atau sales. Karena itu, pencari kerja yang memiliki ketertarikan di bidang tersebut dapat mulai mempersiapkan CV, kompetensi, serta dokumen pendukung lainnya.

Namun, kesiapan memasuki dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh pendidikan maupun pengalaman. Rahmi Fauziah menekankan pentingnya attitude sebagai salah satu hal yang diperhatikan perusahaan ketika bertemu dengan calon pekerja.

“Attitude dulu kali ya. Itu harus. Karena kalau kita siap segala macamnya, perusahaan juga bisa melihat, ini anak potensinya besar, serius,” ungkapnya.

Selain attitude, keterampilan dan pendidikan juga menjadi hal yang perlu dipersiapkan. Rahmi mengingatkan, kebutuhan setiap perusahaan berbeda-beda, sehingga pencari kerja tidak perlu langsung berkecil hati apabila merasa belum memenuhi kualifikasi tertentu.

“Jangan kecil hati. Dengan ikhtiar, kita serius, kita punya semangat, insya Allah ada rezekinya,” tutur Rahmi Fauziah.

Hal senada disampaikan Fungsional Ahli Pertama Pengantar Kerja Disnaker Kota Bandung, Cahyadi Maulana, ia menjelaskan bahwa lowongan yang tersedia memiliki persyaratan yang beragam, baik dari sisi jenjang pendidikan maupun pengalaman kerja.

Pencari kerja perlu mencermati setiap kualifikasi yang ditetapkan perusahaan agar dapat memilih posisi yang sesuai dengan kemampuan dan latar belakangnya.

“Untuk kualifikasi pendidikan ataupun pengalaman, itu kembali lagi kepada kebutuhan dari masing-masing perusahaan. Jadi, tidak semua perusahaan membutuhkan kualifikasi yang sama,” ujar Cahyadi.

Cahyadi juga menyampaikan bahwa peluang kerja tidak hanya tersedia bagi lulusan perguruan tinggi. Lulusan SMA, SMK, Diploma, maupun jenjang pendidikan lainnya tetap memiliki kesempatan selama memenuhi persyaratan yang ditetapkan perusahaan.

“Jadi kesempatan itu bukan hanya untuk yang sudah sarjana. Teman-teman lulusan SMA, SMK, Diploma juga tetap bisa mencari peluang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan,” katanya.

Selain itu, terdapat peluang kerja di bidang IT yang ditawarkan oleh perusahaan dari luar Kota Bandung, tetapi diperuntukkan bagi warga Kota Bandung.

Sejumlah perusahaan juga akan hadir secara langsung dalam Job Fair Bandung Utara sehingga pencari kerja dapat memperoleh informasi sekaligus berinteraksi dengan calon pemberi kerja.

“Untuk bidang IT juga ada beberapa perusahaan dari luar Kota Bandung yang membuka kesempatan untuk warga Kota Bandung. Jadi, ini bisa dimanfaatkan oleh teman-teman pencari kerja,” ujar Cahyadi.

Bagi fresh graduate atau pencari kerja yang belum memiliki pengalaman, peluang tetap terbuka. Cahyadi mengingatkan agar pencari kerja tidak langsung merasa minder hanya karena belum memiliki pengalaman kerja.

Kemauan untuk belajar, minat terhadap pekerjaan, dan keseriusan dalam mengikuti proses rekrutmen juga dapat menjadi modal penting untuk menunjukkan potensi kepada perusahaan.

“Bagi fresh graduate yang belum mempunyai pengalaman kerja, jangan berkecil hati. Yang penting punya kemauan, punya minat, serius, dan mau terus belajar. Itu bisa menjadi potensi yang dilihat oleh perusahaan,” tutur Cahyadi.

Cahyadi menambahkan, pencari kerja perlu memanfaatkan akun NEW BIMMA dengan baik karena proses melamar pekerjaan dapat dilakukan secara daring melalui platform tersebut.

Ia mengingatkan agar seluruh data dalam akun diisi secara lengkap dan benar, mulai dari identitas hingga kompetensi yang dimiliki.

“Jadi tolong pada saat pembuatan akunnya diisi secara lengkap dan baik,” kata Cahyadi.

Ia juga mengingatkan pencari kerja untuk mengunduh aplikasi NEW BIMMA sebelum datang ke lokasi agar proses pemindaian barcode dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Kelengkapan dan ketepatan data menjadi hal penting karena profil pencari kerja dalam NEW BIMMA akan menjadi salah satu informasi yang dapat dilihat perusahaan. Karena itu, alamat, email, nomor telepon, kompetensi, dan data lainnya perlu diisi secara benar serta tidak asal-asalan.

Selain kelengkapan data, pencari kerja juga dapat mencantumkan sertifikat pelatihan maupun sertifikasi kompetensi yang relevan dengan pekerjaan yang dituju.

Cahyadi menyebut, sertifikat pelatihan yang sesuai dengan posisi yang dilamar dapat menjadi nilai tambah, termasuk sertifikat dari pelatihan yang diselenggarakan oleh Disnaker maupun sertifikasi kompetensi yang dimiliki secara mandiri.

“Termasuk pengalaman kerja juga, itu bisa di-upload juga di situ. Atau misalkan yang belum punya pengalaman kerja, tapi punya sertifikat, itu boleh dilampirkan sesuai dengan jurusan yang akan peserta ambil di perusahaannya,” ungkap Cahyadi.

Melalui Bandung Utama Job Fair Future Connect 2026, masyarakat Kota Bandung diharapkan tidak hanya menunggu datangnya kesempatan, tetapi aktif mempersiapkan diri dan berani mengambil peluang yang tersedia.

 

 

  • Berita Terkait

    Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara, Angkat Identitas Bandung hingga Karya Difabel

    JABAR PASS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata di Bandara Internasional Husein Sastranegara seiring kembali beroperasinya penerbangan komersial. Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Junjunan…

    Kota Bandung Jadi Tuan Rumah Rakernas JKPI XIII 2027, Siapkan Konsep Kota Pusaka

    JABAR PASS – Kota Bandung dipastikan menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jejaring Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ke-13 pada 2027. Kepastian tersebut ditetapkan dalam Rakernas JKPI ke-12 yang berlangsung…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara, Angkat Identitas Bandung hingga Karya Difabel

    • August 31, 2026
    • 19 views
    Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara, Angkat Identitas Bandung hingga Karya Difabel

    Kota Bandung Jadi Tuan Rumah Rakernas JKPI XIII 2027, Siapkan Konsep Kota Pusaka

    • August 31, 2026
    • 17 views
    Kota Bandung Jadi Tuan Rumah Rakernas JKPI XIII 2027, Siapkan Konsep Kota Pusaka

    Lantik 41 Pejabat, Wali Kota Ingatkan Integritas dan Prinsip 3P dalam Tata Kelola Pemerintahan

    • August 31, 2026
    • 23 views
    Lantik 41 Pejabat, Wali Kota Ingatkan Integritas dan Prinsip 3P dalam Tata Kelola Pemerintahan

    Wali Kota: Pramuka Jadi Pilar Pembentukan Generasi Berkarakter

    • August 31, 2026
    • 14 views
    Wali Kota: Pramuka Jadi Pilar Pembentukan Generasi Berkarakter

    Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Stabil hingga Akhir Agustus 2026

    • August 31, 2026
    • 15 views
    Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Stabil hingga Akhir Agustus 2026

    Aktivitas Belajar Harus Berlangsung, Pemkot Bandung Pindahkan Sementara Siswa SDN 026 ke SDN 148

    • August 30, 2026
    • 18 views
    Aktivitas Belajar Harus Berlangsung, Pemkot Bandung Pindahkan Sementara Siswa SDN 026 ke SDN 148