JABAR PASS — Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat langkah konkret dalam memberantas praktik rentenir yang menyasar masyarakat berpenghasilan rendah. Melalui program Satgas Anti Rentenir dan inisiatif Kampung Bebas Rentenir (KBR), Pemkot Bandung menunjukkan komitmen serius dalam membangun kemandirian ekonomi warganya.
Dalam forum evaluasi program yang digelar di Bandung Command Center, Wali Kota Muhammad Farhan menyampaikan capaian dan strategi baru pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas.
“Rentenir bukan hanya soal utang, tapi masalah ketimpangan sosial ekonomi yang menahun. Banyak warga terjebak karena tekanan hidup dan tidak adanya akses keuangan yang inklusif,” ujar Farhan.
Capaian Satgas Anti Rentenir
Sejak dibentuk pada 2017 dan diperkuat secara kelembagaan oleh Dinas KUKM pada 2021, Satgas Anti Rentenir telah menangani 17.430 pengaduan hingga medio 2025. Rinciannya:
-
38%: Pinjaman untuk modal usaha
-
27%: Kebutuhan sehari-hari
-
5%: Pendidikan
-
4%: Kesehatan
-
26%: Lain-lain
Tugas Satgas meliputi sosialisasi, edukasi, mediasi, advokasi, hingga kemitraan strategis dengan lembaga keuangan dan komunitas lokal.
KBR: Jawaban Nyata Melawan Jerat Rentenir
Diluncurkan sebagai pendekatan komunitas berbasis kawasan, Kampung Bebas Rentenir (KBR) tidak hanya dimaksudkan sebagai zona aman dari pinjaman ilegal, tetapi juga sebagai pusat:
-
Edukasi literasi keuangan
-
Pemberdayaan UMKM
-
Inklusi sosial dan ekonomi
-
Potensi wisata berbasis komunitas
Setiap KBR membina setidaknya 40 warga, termasuk korban rentenir dan masyarakat rentan. Pendampingan dilakukan secara intensif agar mereka menjadi agen perubahan di lingkungannya.
Saat ini telah terbentuk 14 titik KBR di Kota Bandung, termasuk dua lokasi percontohan di Ujungberung dan Sukajadi yang telah berjalan sejak 2023. Tahun ini ditargetkan penambahan 10 titik baru, dengan rencana ekspansi penuh ke seluruh 30 kecamatan pada 2026.
“Kami ingin menjadikan KBR sebagai pusat pertumbuhan ekonomi rakyat. Ujungberung dan Sukajadi menjadi benchmark karena ekosistemnya sudah mendukung,” jelas Farhan.








