Harga Pangan Relatif Aman, Harga Ayam Tembus Rp40 Ribu Jadi Perhatian Pemkot Bandung

JABAR PASS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan kondisi pasokan pangan secara umum masih aman. Namun, kenaikan harga daging ayam menjadi perhatian serius karena komoditas tersebut merupakan salah satu sumber protein utama bagi masyarakat.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, dari sejumlah bahan pangan yang dipantau, daging ayam menjadi komoditas yang mengalami persoalan harga paling menonjol. Saat ini, harga daging ayam bahkan telah menembus lebih dari Rp40.000 per kilogram.

“Yang bermasalah saat ini harus diakui adalah harga daging ayam. Daging ayam ini penting karena daging ayam adalah sumber protein kedua terbesar untuk warga Kota Bandung setelah telur ayam,” ujar Farhan saat ditemui di Kelurahan Antapani Tengah, Kamis 27 Agustus 2026.

Farhan menyebut harga telur ayam hingga kini masih dapat terjaga dengan baik. Sedangkan kenaikan harga daging ayam diduga berkaitan dengan persoalan distribusi di tingkat hulu.

Untuk memastikan penyebabnya, Farhan telah menginstruksikan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung melacak rantai pasok daging ayam.

“Saya sudah memerintahkan kepada Dinas Perdagangan dan Perindustrian untuk melacak kenapa daging ayam bisa naik sampai di atas harga Rp40.000,” katanya.

Menurut Farhan, kenaikan harga ayam mulai memengaruhi pola konsumsi masyarakat. Warga yang sebelumnya dapat mengonsumsi ayam setiap hari kini terpaksa mengurangi frekuensi pembelian.

“Kelihatan banyak yang mengangguk-angguk di sini karena tiba-tiba yang biasanya tiap hari bisa makan ayam, sekarang seminggu tiga kali. Jadi kita akan upayakan supaya ayam bisa terjangkau lagi harganya,” ujarnya.

Pada komoditas yang lain, Farhan memastikan ketersediaan beras masih aman. Ia mengingatkan bahwa kondisi stok beras perlu dilihat secara keseluruhan, termasuk pasokan yang dijamin melalui Bulog.

Menurutnya, Bulog memiliki tanggung jawab terhadap sekitar 30 persen distribusi beras. Pasokan tersebut dipastikan dapat diakses oleh masyarakat Kota Bandung.

“Sekitar 30 persen beras ini dijamin oleh Bulog akan bisa didapatkan untuk semua warga Kota Bandung. Tetapi jangan memilih kualitasnya. Kalau mau memilih kualitasnya, ikut mekanisme pasar,” jelas Farhan.

Ia menjelaskan, masyarakat yang menginginkan beras dengan kualitas tertentu harus mengikuti mekanisme pasar karena tidak seluruh jenis beras berada dalam skema distribusi yang dijamin Bulog.

Selain beras, pasokan pangan Kota Bandung juga berasal dari berbagai daerah di luar kota. Farhan menyebut terdapat sekitar 16 provinsi yang menjadi pemasok kebutuhan pangan masyarakat Kota Bandung.

“Pasokan-pasokan lainnya dari luar kota ada 16 provinsi yang memasok ke Kota Bandung, yang sekarang agak tersendat hanya masalah daging ayam saja,” katanya.

Sementara daging sapi, Farhan menyebut Pemkot Bandung akan mengikuti arahan pemerintah pusat untuk mendorong penguatan pasokan dari dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Ia mengungkapkan, sekitar 98 persen kebutuhan daging sapi di Kota Bandung saat ini masih berkaitan dengan pasokan impor, baik dari sisi pembibitan maupun daging beku.

“Kalau pangan lainnya, seperti arahan Presiden, kita akan membantu mendorong agar yang namanya daging sapi tidak impor lagi,” tuturnya.

Farhan menyebut, Pemkot Bandung akan terus memantau kondisi harga dan ketersediaan bahan pangan, terutama komoditas yang berpengaruh langsung terhadap pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.

  • Berita Terkait

    Bandung Bidik 24 Juta Kunjungan Wisatawan hingga Akhir 2026

    JABAR PASS  – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Bandung mencapai 23-24 juta kunjungan hingga akhir 2026. Kembali beroperasinya penerbangan jet di Bandara Internasional Husein Sastranegara…

    Tesavara Resmi Rebranding, Usung Konsep Refined Label dengan Desain Timeless

    JABAR PASS – Memasuki tahun kesembilannya di industri fashion, PT Isvara melalui brand fesyen perempuan Tesavara resmi melakukan rebranding sebagai bagian dari langkah strategis untuk memperkuat identitas dan arah pengembangan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara, Angkat Identitas Bandung hingga Karya Difabel

    • August 31, 2026
    • 4 views
    Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara, Angkat Identitas Bandung hingga Karya Difabel

    Kota Bandung Jadi Tuan Rumah Rakernas JKPI XIII 2027, Siapkan Konsep Kota Pusaka

    • August 31, 2026
    • 2 views
    Kota Bandung Jadi Tuan Rumah Rakernas JKPI XIII 2027, Siapkan Konsep Kota Pusaka

    Lantik 41 Pejabat, Wali Kota Ingatkan Integritas dan Prinsip 3P dalam Tata Kelola Pemerintahan

    • August 31, 2026
    • 5 views
    Lantik 41 Pejabat, Wali Kota Ingatkan Integritas dan Prinsip 3P dalam Tata Kelola Pemerintahan

    Wali Kota: Pramuka Jadi Pilar Pembentukan Generasi Berkarakter

    • August 31, 2026
    • 3 views
    Wali Kota: Pramuka Jadi Pilar Pembentukan Generasi Berkarakter

    Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Stabil hingga Akhir Agustus 2026

    • August 31, 2026
    • 1 views
    Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Stabil hingga Akhir Agustus 2026

    Aktivitas Belajar Harus Berlangsung, Pemkot Bandung Pindahkan Sementara Siswa SDN 026 ke SDN 148

    • August 30, 2026
    • 3 views
    Aktivitas Belajar Harus Berlangsung, Pemkot Bandung Pindahkan Sementara Siswa SDN 026 ke SDN 148