JABAR PASS Mulai 1 Mei 2025, harga bahan bakar minyak (BBM) dari Shell Indonesia mengalami penurunan di hampir semua jenis produknya. Berdasarkan informasi dari situs resmi Shell Indonesia di Jakarta, harga BBM jenis Shell Super turun dari Rp12.920 menjadi Rp12.730 per liter.
Penyesuaian harga juga terjadi pada varian lain. Shell V-Power kini dijual seharga Rp13.170 per liter, turun Rp200 dari sebelumnya Rp13.370 per liter. Sementara itu, Shell V-Power Diesel mengalami penurunan sebesar Rp250, dari Rp14.060 menjadi Rp13.810 per liter. Adapun Shell V-Power Nitro+ kini dibanderol Rp13.360 per liter, atau turun Rp190 dari harga sebelumnya yang mencapai Rp13.550 per liter.
Di sisi lain, PT Pertamina (Persero) juga melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi di beberapa wilayah, termasuk Jabodetabek, yang berlaku mulai tanggal yang sama.
Untuk jenis Dexlite (CN 51), harga baru ditetapkan sebesar Rp13.350 per liter, turun Rp250 dari sebelumnya Rp13.600. Pertamina Dex (CN 53) juga mengalami penurunan menjadi Rp13.750 per liter dari harga sebelumnya Rp13.900.
Pertamax (RON 92) kini dibanderol Rp12.400 per liter, turun Rp100, sementara Pertamax Green (RON 95) turun menjadi Rp13.150 per liter dari Rp13.250. Adapun Pertamax Turbo (RON 98) mengalami penurunan terbesar, yakni Rp500, dari Rp13.800 menjadi Rp13.300 per liter.
Namun, harga untuk BBM bersubsidi seperti Pertalite tetap di angka Rp10.000 per liter, dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter, tanpa perubahan.








