Dugaan Hoaks Kematian Mahasiswi, Komite Solidaritas Profesi Laporkan Menkes Budi

JABARPASS – Komite Solidaritas Profesi (Perkumpulan para dokter) melaporkan
Dirjen Yankes, dr. Azhar Jaya, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dilaporkan oleh Komite Solidaritas Profesi (Perkumpulan para dokter).

Pelaporan itu karena adanya penyebaran berita kematian mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Diponegoro (Undip), ke Bareskrim Polri.

Keduanya dilaporkan dengan dugaan penyebaran berita bohong sebagaimana dalam Pasal 45A UU ITE.=
“Kami dari Komite Solidaritas Profesi, kami memang datang hari ini ke Bareskrim untuk melaporkan pejabat Kementerian Kesehatan atas penyebaran berita bohong yang menimbulkan keonaran,” ujar Perwakilan Komite Solidaritas Profesi, M Nasser, kepada wartawan dikutip dari PMJnews, Rabu (11/9/2024).

“Hoax, betul. Kita menyesalkan karena tingkat derajat seorang menteri memuat berita-berita bohong, menyiarkan berita bohong, itu kita sesalkan. Ini kan soal kualitas dari pada pejabat publik,” tambahnya.
Baginya, pernyataan soal meninggalnya mahasiswi karena mengakhiri hidup adalah kewenangan polisi.
“Bunuh diri itu adalah kematian tidak wajar dan bunuh diri itu menjadi kapasitas, menjadi kewenangan dari institusi kepolisian. Kewenangan dari orang-orang lain yang tidak memiliki cukup kewenangan untuk melakukan proses itu,” katanya.

“Kebohongan yang kedua yang disiarkan adalah kebohongan adanya bullying atau perundungan, seolah-olah bunuh diri itu akibat perundungan. Bagaimana perundungan? Beliau almarhum itu semester 5. Siapa yang mau membully semester 5?” imbuhnya

  • Shakira Marasyid

    Berita Terkait

    Peluang La Nina di Indonesia 50-70 Persen

    JABAR PASS — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan peluang terjadinya fenomena La Nina di Indonesia berada di kisaran 50 hingga 70 persen untuk periode Oktober 2025 hingga Januari…

    Harga Pangan Nasional: Bawang Merah Turun, Cabai Rawit Naik

    JABAR PASS – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat pergerakan harga sejumlah bahan pokok per Rabu (26/6/2025) pukul 09.00 WIB. Beberapa komoditas mengalami penurunan, sementara yang lain justru mengalami kenaikan. Harga…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    Farhan Tegaskan Penanganan Dugaan Perundungan di Sekolah Harus Dilakukan Secara Hati-hati

    • January 29, 2026
    • 0 views
    Farhan Tegaskan Penanganan Dugaan Perundungan di Sekolah Harus Dilakukan Secara Hati-hati

    Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Naik, Tembus Rp3 Juta per Gram

    • January 29, 2026
    • 0 views
    Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Naik, Tembus Rp3 Juta per Gram

    Penataan Parkir dan PKL Jadi Fokus Utama Pembangunan BRT Bandung

    • January 28, 2026
    • 9 views
    Penataan Parkir dan PKL Jadi Fokus Utama Pembangunan BRT Bandung

    Teman Bus di Depok Masih Gratis hingga April 2026, Tarif Selanjutnya Tunggu Keputusan Kemenhub

    • January 27, 2026
    • 17 views
    Teman Bus di Depok Masih Gratis hingga April 2026, Tarif Selanjutnya Tunggu Keputusan Kemenhub

    Kuota BBM Subsidi 2026 Dipangkas, Pertalite Turun 6,28 Persen dan Solar 1,32 Persen

    • January 27, 2026
    • 19 views
    Kuota BBM Subsidi 2026 Dipangkas, Pertalite Turun 6,28 Persen dan Solar 1,32 Persen

    Haru Ibu Emi, Rumah Tak Layak Huni di Ujungberung Segera Diperbaiki Pemkot Bandung

    • January 27, 2026
    • 17 views
    Haru Ibu Emi, Rumah Tak Layak Huni di Ujungberung Segera Diperbaiki Pemkot Bandung