BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis Baru, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Diperkirakan Terjadi di Indonesia

JABAR PASS – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mendeteksi adanya siklon tropis baru yang berpotensi meningkatkan intensitas hujan sedang hingga lebat di Indonesia dalam 2-3 hari ke depan.

Menguip dari ANTARA, Deputi Meteorologi BMKG Guswanto mengungkapkan, Kamis, bahwa setelah sebelumnya terdeteksi siklon tropis Tahlia dan Vince di Samudera Hindia selatan, dalam 24 jam terakhir muncul bibit siklon tropis 92W di Samudera Pasifik Barat, tepatnya di utara Papua Barat.

Berdasarkan analisis terbaru, BMKG menyatakan bahwa siklon tropis Vince sudah bergerak menjauh dari Indonesia dan tidak lagi mempengaruhi cuaca di wilayah Indonesia. Sementara itu, siklon tropis Tahlia masih terdeteksi di Samudera Hindia selatan, sekitar 92 kilometer di barat daya Cilacap, Jawa Tengah.

Menurut Guswanto, siklon tropis Tahlia diperkirakan masih aktif dalam 24 jam ke depan dan akan bergerak ke arah barat menjauhi wilayah Indonesia. Namun, potensi hujan dengan intensitas sedang disertai angin kencang masih dapat terjadi di pesisir selatan Banten hingga Jawa Timur.

Di sisi lain, bibit siklon tropis 92W yang terdeteksi di Samudera Pasifik Barat diperkirakan akan berlanjut dan berpotensi menyebabkan hujan lebat di wilayah Papua Barat, Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Papua bagian barat daya.

Selain itu, sistem ini juga berpotensi meningkatkan tinggi gelombang hingga 2,5 meter di beberapa perairan, seperti Laut Maluku, Perairan Kepulauan Sangihe-Talaud, Perairan Halmahera, Laut Halmahera, serta perairan utara Papua Barat dan Papua.

BMKG mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, dan operator transportasi laut untuk mewaspadai peringatan dini cuaca ekstrem yang dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran, mengingat gelombang tinggi yang diperkirakan terjadi di beberapa perairan selatan Indonesia dalam beberapa hari ke depan.

Selain itu, BMKG juga mengingatkan agar masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai dan perbukitan waspada terhadap potensi longsor dan banjir saat hujan deras terjadi. Masyarakat diminta untuk memperhatikan tanda-tanda awal seperti munculnya retakan tanah dan rembesan air, serta memastikan drainase berfungsi dengan baik.

Shakira Marasyid

Berita Terkait

Panduan Lengkap Cara Membeli Tiket Kereta Api Lewat Aplikasi Access by KAI

JABAR PASS  – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyediakan layanan pembelian tiket kereta api secara digital melalui aplikasi Access by KAI. Aplikasi ini memudahkan masyarakat untuk memesan tiket kereta api…

Kemenhaj Bekali PPIH Arab Saudi untuk Perkuat Layanan Haji 2026

JABAR PASS – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) membekali Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dengan berbagai keterampilan, mulai dari kemampuan administratif, etika pelayanan, hingga penguasaan bahasa Arab. Pembekalan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Film Anak “Teman Tegar: Maira–Whisper from Papua” Tayang Mulai 5 Februari 2026

  • January 29, 2026
  • 6 views
Film Anak “Teman Tegar: Maira–Whisper from Papua” Tayang Mulai 5 Februari 2026

Fase Liga Liga Champions 2025/26 Tuntas, 24 Tim Lolos ke Fase Gugur

  • January 29, 2026
  • 5 views
Fase Liga Liga Champions 2025/26 Tuntas, 24 Tim Lolos ke Fase Gugur

Farhan Tegaskan Penanganan Dugaan Perundungan di Sekolah Harus Dilakukan Secara Hati-hati

  • January 29, 2026
  • 6 views
Farhan Tegaskan Penanganan Dugaan Perundungan di Sekolah Harus Dilakukan Secara Hati-hati

Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Naik, Tembus Rp3 Juta per Gram

  • January 29, 2026
  • 7 views
Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Naik, Tembus Rp3 Juta per Gram

Penataan Parkir dan PKL Jadi Fokus Utama Pembangunan BRT Bandung

  • January 28, 2026
  • 13 views
Penataan Parkir dan PKL Jadi Fokus Utama Pembangunan BRT Bandung

Teman Bus di Depok Masih Gratis hingga April 2026, Tarif Selanjutnya Tunggu Keputusan Kemenhub

  • January 27, 2026
  • 18 views
Teman Bus di Depok Masih Gratis hingga April 2026, Tarif Selanjutnya Tunggu Keputusan Kemenhub