Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Kabupaten Bandung, Muhammad Akmal Arrafat: “Harus Ada Solusi Konkret!”

JABARPASS – Warga Kabupaten Bandung kembali mengeluhkan kelangkaan gas LPG 3 kg atau gas melon. Kelangkaan ini menyebabkan harga gas subsidi tersebut melonjak di pasaran, menambah beban masyarakat kecil, khususnya pelaku usaha mikro dan rumah tangga.

Di beberapa kecamatan seperti Rancaekek, Ciparay, dan Majalaya, masyarakat kesulitan mendapatkan gas di pangkalan resmi. Akibatnya, banyak yang terpaksa membeli di pengecer dengan harga lebih tinggi dari Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Biasanya beli Rp20 ribu, sekarang bisa sampai Rp35 ribu di warung. Itu pun harus antre lama atau kehabisan,” ujar Siti (40), seorang pedagang gorengan di Majalaya.

Menanggapi hal ini, anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bandung, Muhammad Akmal Arrafat, menegaskan bahwa persoalan distribusi dan pengawasan harus segera dievaluasi.

“Kami di Komisi B akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait dan Pertamina untuk mencari solusi. Jangan sampai masyarakat kecil terus dirugikan karena kelangkaan yang berulang setiap tahun,” ujarnya.

Akmal juga menyoroti kemungkinan adanya penyimpangan dalam distribusi, seperti penimbunan atau alokasi yang tidak tepat sasaran.

“Subsidi ini diperuntukkan bagi masyarakat kecil, bukan untuk industri atau pihak yang tidak berhak. Pengawasan harus diperketat, termasuk sanksi bagi agen atau pengecer yang menjual di atas HET,” tambahnya.

Akmal berharap Komisi B DPRD Kabupaten Bandung dapat segera mengambil langkah nyata agar kelangkaan gas tidak berlarut-larut dan distribusi LPG 3 kg benar-benar tepat sasaran.

  • Berita Terkait

    Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juli 2026 Tetap Rp2.635.000 per Gram, Buyback Rp2.386.000

    JABAR PASS – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Rabu (22/7/2026) terpantau stabil di level Rp2.635.000 per gram. Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) juga bertahan di…

    Pemkot Targetkan Penurunan Kabel Udara di 85 Ruas Jalan Rampung Akhir 2026

    JABAR PASS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mempercepat program penataan kabel utilitas udara dengan menargetkan seluruh kabel di 85 ruas jalan selesai diturunkan ke bawah tanah sebelum akhir tahun 2026.…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    Sajen Satu Suro, Misteri Warisan yang Ditakuti Warga Desa, Ini Jadwal Tayangnya!

    • July 29, 2026
    • 31 views
    Sajen Satu Suro, Misteri Warisan yang Ditakuti Warga Desa, Ini Jadwal Tayangnya!

    Judul: Bandara Husein Kantongi Sertifikat Operasional, Siap Layani Pesawat Boeing 737-800

    • July 28, 2026
    • 25 views
    Judul: Bandara Husein Kantongi Sertifikat Operasional, Siap Layani Pesawat Boeing 737-800

    Job Fair Future Connect 2026 Bandung Selatan Sediakan 3.019 Lowongan Kerja, Disnaker Gelar Coaching Clinic Gratis

    • July 28, 2026
    • 22 views
    Job Fair Future Connect 2026 Bandung Selatan Sediakan 3.019 Lowongan Kerja, Disnaker Gelar Coaching Clinic Gratis

    Perkuat Strategi STOP HIV/AIDS, Wali Kota: Musuhi Virusnya, Hentikan Stigmanya

    • July 28, 2026
    • 23 views
    Perkuat Strategi STOP HIV/AIDS, Wali Kota: Musuhi Virusnya, Hentikan Stigmanya

    Sebut Terjadi karena Kesalahpahaman, Ini Klarifikasi dan Permohonan Maaf  Andri Somantri kepada Erwan Setiawan

    • July 28, 2026
    • 25 views
    Sebut Terjadi karena Kesalahpahaman, Ini Klarifikasi dan Permohonan Maaf  Andri Somantri kepada Erwan Setiawan

    Bagi ASN, Warisan Terbesar Adalah Integritas dan Pengabdian

    • July 28, 2026
    • 24 views
    Bagi ASN, Warisan Terbesar Adalah Integritas dan Pengabdian