36 Ribu Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Sepanjang 2025, Bareskrim Baru Selesaikan 12,8 Persen

JABAR PASS  – Direktorat Tindak Pidana Perdagangan Perempuan dan Anak–Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPA–TPPO) Bareskrim Polri mencatat sebanyak 36.148 kasus kekerasan berbasis gender, perempuan, dan anak sepanjang tahun 2025. Namun, tingkat penyelesaian perkara baru mencapai 12,8 persen.

“Direktorat TPPA–TPPO baru terbentuk pada Oktober 2024. Sepanjang 2025 kami menangani kasus kekerasan terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan lainnya, termasuk perdagangan orang,” ujar Brigjen Pol Nurul Azizah, Direktur TPPA–TPPO Bareskrim Polri, saat Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi III DPR di Jakarta, Senin (22/9).

Nurul menjelaskan, mayoritas kasus yang ditangani meliputi kejahatan terhadap anak, kekerasan dalam rumah tangga, pornografi dan persetubuhan, pencabulan, hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Salah satu kasus menonjol yang ditangani adalah perdagangan bayi di Jawa Barat yang melibatkan 42 bayi—19 di antaranya telah dibawa ke luar negeri dan satu bayi dinyatakan meninggal. Kasus lain yang menonjol termasuk penganiayaan anak di Jawa Timur dan perdagangan orang di Nusa Tenggara Timur, yang kini telah memasuki tahap penuntutan.

Sepanjang 2025, Direktorat TPPA–TPPO juga mengungkap 353 kasus TPPO dengan jumlah korban mencapai 1.114 orang, terdiri dari perempuan, anak-anak, dan laki-laki dewasa. Dari jumlah tersebut, 699 WNI berhasil dipulangkan dari Myanmar, usai menjadi korban sindikat online scam.

Nurul turut mengungkap adanya kasus “pengantin pesanan” ke Cina serta penyelundupan 80 WN Bangladesh melalui Cilacap menuju Australia yang berhasil digagalkan.

Di tengah tantangan keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, dan sarana pendukung, Nurul menegaskan pihaknya terus mendorong penguatan sinergi lintas kementerian dan lembaga. Bareskrim juga sedang membangun sistem pelaporan online serta mendorong kampanye “Rise and Speak” untuk meningkatkan keberanian korban melapor.

“Semakin banyak laporan yang masuk justru menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat meningkat,” tutup Nurul.

  • Berita Terkait

    Kimia Farma Buka Mudik Gratis 2026, Pendaftaran Online 25–27 Februari

    Mudik JABAR PASS – PT Kimia Farma Tbk kembali menghadirkan Program Mudik Gratis 2026 bagi masyarakat. Pendaftaran dilakukan secara online sehingga lebih praktis dan dapat diakses dari mana saja. Melalui…

    Jadwal dan Lokasi Keberangkatan Mudik Gratis PLN 2026, Catat Tanggalnya

    JABAR PASS – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) resmi mengumumkan jadwal serta lokasi keberangkatan program Mudik Gratis 2026 yang akan digelar di sejumlah kota di Indonesia. Program ini menjadi bagian…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    Mudik Lebaran 2026: Ketahui Lokasi SPKLU Sepanjang Tol Trans Jawa untuk Mobil Listrik

    • March 11, 2026
    • 65 views
    Mudik Lebaran 2026: Ketahui Lokasi SPKLU Sepanjang Tol Trans Jawa untuk Mobil Listrik

    Dishub Kota Bandung Perketat Pengawasan Parkir Liar Selama Ramadan dan Libur Idulfitri

    • March 11, 2026
    • 70 views
    Dishub Kota Bandung Perketat Pengawasan Parkir Liar Selama Ramadan dan Libur Idulfitri

    Harga Emas di Pegadaian Naik, UBS dan Galeri24 Tembus Rp3 Juta per Gram

    • March 11, 2026
    • 49 views
    Harga Emas di Pegadaian Naik, UBS dan Galeri24 Tembus Rp3 Juta per Gram

    Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung

    • March 9, 2026
    • 105 views
    Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung

    Harga Emas Antam Anjlok Rp55.000, Kini Rp3.004.000 per Gram

    • March 9, 2026
    • 78 views
    Harga Emas Antam Anjlok Rp55.000, Kini Rp3.004.000 per Gram

    Catatan Balad Bobotoh

    GBLA Bakal Jadi “Kuburan” Macan Putih 

    • March 8, 2026
    • 124 views
    Catatan Balad Bobotoh  <br/><br/>   GBLA Bakal Jadi “Kuburan” Macan Putih