JABAR PASS – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026 berjalan lancar, transparan, dan akuntabel. Hal itu disampaikan dalam program “Siaran Bareng Pak Wali” yang ditayangkan TVRI Jawa Barat.
Menurut Farhan, sistem PPDB di Bandung sudah sejak lama menjadi rujukan nasional, sehingga perubahan tahun ini bersifat minimal. Salah satu perubahan utama adalah peralihan dari sistem zonasi ke sistem domisili.
“Untuk SD, domisili maksimal 1.000 meter dari sekolah menjadi dasar seleksi. Untuk SMP, jaraknya maksimal 3.000 meter. Jadi meskipun beda wilayah administratif, asal jaraknya sesuai, calon siswa bisa mendaftar,” jelasnya.
PPDB tahun ini mencakup empat jalur: Domisili, Afirmasi, Prestasi, dan Mutasi. Rinciannya sebagai berikut:
-
SD: 80% Domisili, 15% Afirmasi, 5% Mutasi
-
SMP: 40% Domisili, 30% Afirmasi, 25% Prestasi, 5% Mutasi
Jalur afirmasi dibagi menjadi dua kategori utama: Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) dan Murid Berkebutuhan Khusus (MBK). RMP merujuk pada siswa dari keluarga tidak mampu yang terdaftar di DTKS atau DTSEN, sementara MBK memerlukan asesmen dari Unit Layanan Disabilitas (ULD).
Mutasi siswa pun diatur ketat dan hanya berlaku untuk perpindahan satu keluarga utuh yang sudah tercatat sebelum 23 Juni 2024.
Farhan menegaskan komitmen pemerintah kota dalam menjaga integritas PPDB melalui kerja sama dengan DPRD, Inspektorat, dan Aparat Penegak Hukum.
“Prinsip check and balances akan diterapkan. Semua pihak terlibat untuk mencegah penyimpangan,” tegasnya.
Pendaftaran dilakukan 100% online melalui laman spmb.bandung.go.id, dari 23 hingga 27 Juni 2025. Untuk jalur prestasi, Tes Terstandar Daerah akan berlangsung 30 Juni–4 Juli 2025, dan hasil seleksi diumumkan 7 Juli 2025.
Ia mengimbau para orang tua untuk memahami seluruh mekanisme dengan baik dan tidak hanya terpaku pada sekolah favorit.
“Semua sekolah negeri di Bandung sudah memenuhi standar kualitas. Percayalah, pendidikan terbaik tidak hanya ada di sekolah unggulan,” tutup Farhan.










