
JABARPASS – Wali Kota Bandung H. Muhammad Farhan menyebutkan Kartini bukan hanya perempuan pelopor, tetapi juga pemikir besar yang menembus batas zaman.
Dilansir JABARPASS dari akun Instagram @hmfarhanbdg, pada 21 April 2025.
Apel pagi di Balai Kota Bandung kali ini berbeda dengan biasanya, dikaitkan dengan momen memperingati Hari Kartini ke-146, menghidupkan kembali semangat emansipasi perempuan di Kota Kembang.
Apel kali ini menjadi istimewa karena seluruh petugas apel adalah perempuan.
Mulai dari pembawa acara, pembaca doa, hingga komandan upacara semua dilaksanakan perempuan tangguh yang menjadi simbol kontribusi nyata kaum hawa di ruang publik.
Selain barisan ASN, hadir pula siswa-siswi dari berbagai jenjang SD, SMP, hingga SMK. Mereka menyanyikan lagu “Ibu Kita Kartini” dengan penuh semangat, diiringi Orkes Balai Kota yang terdiri dari musisi Kota Bandung. Alunan musik dan harmoni suara anak-anak menambah kesyahduan suasana.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan Kartini bukan hanya sosok perempuan pelopor, tetapi juga pemikir besar yang menembus batas zaman.
Selain itu, Bandung juga menurut Farhan memiliki Kartini-nya sendiri: Raden Dewi Sartika.
Farhan mengatakan, semangat perjuangan Dewi Sartika sejalan dan sejiwa dengan Kartini.
“Bila Kartini menulis dan menginspirasi, maka Dewi Sartika membangun sekolah dan memberdayakan,” terangnya. (Rizky Anugrah)










