Rutilahu, Septic Tank, hingga Air Bersih di Pasir Endah Jadi Fokus Pembenahan

JABAR PASS – Selain persoalan banjir dan mitigasi bencana, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyoroti masalah kesehatan lingkungan saat mengikuti kegiatan Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Pasir Endah, Kecamatan Ujungberung, Senin (26/1/2026).

Farhan mengaku prihatin karena masih banyak rumah warga yang belum memiliki septic tank. Kondisi tersebut, menurutnya, berdampak langsung terhadap tingginya angka diare, stunting, hingga tuberkulosis (TBC).

“Kalau masih buang air sembarangan, artinya kita belum ODF. Tingkat diare tinggi, stunting tidak mungkin turun,” ujar Farhan.

Ia menegaskan bahwa rumah tidak layak huni (rutilahu) menjadi salah satu faktor utama penyumbang kasus TBC di Kota Bandung. Hunian yang padat, minim pencahayaan matahari, serta memiliki sirkulasi udara yang buruk dinilai mempermudah penularan penyakit menular.

“Rutilahu bukan sekadar soal tampilan rumah, tetapi menyangkut kesehatan seluruh anggota keluarga,” katanya.

Selain itu, Farhan juga menyoroti keterbatasan akses air bersih di wilayah Pasir Endah yang masih tergolong sebagai blank spot layanan PDAM. Saat ini, warga setempat masih mengandalkan sumur bor serta sistem penyediaan air mandiri yang dikelola secara swadaya.

Ia mengungkapkan, cakupan layanan PDAM Kota Bandung saat ini baru mencapai sekitar 38 persen. Pemerintah Kota Bandung menargetkan peningkatan cakupan layanan tersebut hingga minimal 50 persen dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

Sebagai langkah jangka pendek, Farhan membuka opsi penyediaan air bersih PDAM tanpa jaringan pipa melalui distribusi air menggunakan tangki, khususnya untuk wilayah yang sulit dijangkau oleh infrastruktur perpipaan.

“Kita harus kreatif. Daripada air dijual oleh pihak swasta, lebih baik PDAM yang hadir,” ujarnya.

Farhan memastikan seluruh persoalan yang mencakup penyediaan septic tank, penanganan rutilahu, hingga akses air bersih akan ditindaklanjuti melalui survei lapangan dan koordinasi lintas dinas agar penanganannya tepat sasaran.

  • Shakira Marasyid

    Berita Terkait

    Teman Bus di Depok Masih Gratis hingga April 2026, Tarif Selanjutnya Tunggu Keputusan Kemenhub

    JABAR PASS – Layanan transportasi umum BusKita yang kini berganti nama menjadi Teman Bus di wilayah Kota Depok dipastikan masih gratis hingga April 2026. Kebijakan tarif setelah periode tersebut masih…

    Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Melonjak

    JABAR PASS – Harga emas yang dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian di Jakarta pada Selasa menunjukkan kenaikan pada dua produk logam mulia, yakni Galeri24 dan UBS. Harga jual emas…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    Penataan Parkir dan PKL Jadi Fokus Utama Pembangunan BRT Bandung

    • January 28, 2026
    • 7 views
    Penataan Parkir dan PKL Jadi Fokus Utama Pembangunan BRT Bandung

    Teman Bus di Depok Masih Gratis hingga April 2026, Tarif Selanjutnya Tunggu Keputusan Kemenhub

    • January 27, 2026
    • 14 views
    Teman Bus di Depok Masih Gratis hingga April 2026, Tarif Selanjutnya Tunggu Keputusan Kemenhub

    Kuota BBM Subsidi 2026 Dipangkas, Pertalite Turun 6,28 Persen dan Solar 1,32 Persen

    • January 27, 2026
    • 17 views
    Kuota BBM Subsidi 2026 Dipangkas, Pertalite Turun 6,28 Persen dan Solar 1,32 Persen

    Haru Ibu Emi, Rumah Tak Layak Huni di Ujungberung Segera Diperbaiki Pemkot Bandung

    • January 27, 2026
    • 14 views
    Haru Ibu Emi, Rumah Tak Layak Huni di Ujungberung Segera Diperbaiki Pemkot Bandung

    Pompa Bertekanan Tinggi Jadi Andalan Diskarmatan Bandung dalam Pencarian Korban Longsor Cisarua

    • January 27, 2026
    • 15 views
    Pompa Bertekanan Tinggi Jadi Andalan Diskarmatan Bandung dalam Pencarian Korban Longsor Cisarua

    Rutilahu, Septic Tank, hingga Air Bersih di Pasir Endah Jadi Fokus Pembenahan

    • January 27, 2026
    • 16 views
    Rutilahu, Septic Tank, hingga Air Bersih di Pasir Endah Jadi Fokus Pembenahan