JABAR PASS – Film “Mimpi Keluarga Sempurna” karya sutradara Bagas Satrio menghadirkan kisah emosional tentang dinamika hubungan antara ibu dan anak, yang kerap penuh benturan namun juga diwarnai oleh cinta yang tak tergantikan.
Diproduksi oleh KlikFilm Studios, film ini lahir dari kegelisahan pribadi sang sutradara melihat realitas banyak anak yang tumbuh dalam tekanan keputusan orang tua.
“Saya ingin menunjukkan bahwa cinta orang tua itu tidak selalu mudah dipahami. Ada konflik, ada luka, tapi pada akhirnya selalu ada cinta yang menyatukan,” ujar Bagas dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu.
Bagas menyebut “Mimpi Keluarga Sempurna” sebagai bentuk refleksi atas kompleksitas keluarga, yang jauh dari gambaran ideal, tetapi justru itulah kenyataan yang ingin ia angkat.
Cerita berpusat pada sosok Dere, seorang remaja yang tinggal bersama ibunya, Mar. Meski Mar selalu berusaha memberikan yang terbaik, Dere justru mulai mempertanyakan berbagai keputusan ibunya.
Nurra Datau, pemeran Dere, merasa karakter yang dimainkannya sangat dekat dengan pengalaman banyak remaja.
“Banyak anak remaja yang pernah merasakan bingung, ingin memberontak tapi tetap sayang sama orang tua. Jadi, saya benar-benar merasa relate dengan Dere. Semoga penonton bisa ikut merasakan perjalanan emosinya,” ujarnya.
Sementara itu, aktris Della Dartyan yang memerankan tokoh Mar, mengaku banyak belajar dari perannya sebagai ibu tunggal.
“Menjadi seorang ibu tunggal yang berusaha terlihat kuat untuk anaknya adalah tantangan besar. Saya kagum pada sosok Mar yang penuh cinta meskipun sering disalahpahami,” katanya.
“Saya berharap penonton bisa melihat sisi lembut sekaligus kerasnya cinta seorang ibu,” tambah Della.
Film “Mimpi Keluarga Sempurna” tayang perdana di ajang Jakarta World Cinema (JWC) 2025 dan mendapatkan sambutan hangat dari para penonton.









