JABAR PASS – Perumda Dharma Jaya memproyeksikan harga daging sapi akan naik sekitar 7-15 persen menjelang Ramadhan dan Lebaran 2026.
“Kisaran harga daging sapi pada bulan Ramadhan diperkirakan Rp143.000-Rp146.000 per kilogram untuk paha belakang,” kata Kepala Divisi Perencanaan Korporasi dan Transformasi Perumda Dharma Jaya, Afan Wahyu, Kamis (12/2/2026) dikutip dari ANTARA.
Kenaikan tertinggi biasanya terjadi pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Meski begitu, Afan memastikan harga yang dijual Dharma Jaya tetap lebih murah 2-30 persen dibandingkan kompetitor.
Menurutnya, kenaikan harga ini dipicu meningkatnya permintaan di level rumah tangga, UMKM, maupun acara keagamaan. Permintaan daging sapi menjelang Ramadhan dan Lebaran biasanya mencapai 58 persen dari total kebutuhan, mulai H-30 hingga H+7 Lebaran.
Untuk memenuhi kebutuhan pasar, per 11 Februari 2026, Dharma Jaya memiliki stok daging sapi sebanyak 1.195 ton, ditambah 1.594 ekor sapi hidup siap potong. “Bulan ini akan masuk lagi 550 ekor, dan kami menyiapkan buffer stok 300 ton per bulan untuk kecukupan tiga bulan ke depan,” ujar Afan.
Sebagian besar stok daging sapi di Jakarta, sekitar 90 persen, berasal dari luar daerah melalui kerja sama antardaerah, BUMD, BUMN, swasta, hingga impor, mengingat Jakarta bukan wilayah produsen. Kebutuhan daging sapi di ibu kota mencapai 73.100 ton per tahun, dengan konsumsi per kapita 2,3–5 kg per tahun.






