Farhan Pastikan Pasokan Pangan Kota Bandung Aman Meski Harga Ayam dan Timun Naik

Bagikan Postingan

JABAR PASS  – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan pasokan bahan pangan tetap aman meski harga sejumlah komoditas mengalami kenaikan selama masa libur. Dari hasil pemantauan di Pasar Cijerah dan Pasar Cihapit, kenaikan harga yang cukup signifikan hanya terjadi pada ayam potong dan timun, sementara komoditas lainnya masih relatif stabil..

Menurut Farhan, perbedaan karakter konsumen membuat harga di Pasar Cihapit rata-rata sekitar 10 persen lebih tinggi dibandingkan Pasar Cijerah, meski jenis komoditas yang dijual sama.

Ia menjelaskan, harga timun yang sebelumnya sekitar Rp10.000 per kilogram kini hampir dua kali lipat. Sementara itu, harga ayam potong naik hingga berkisar Rp40.000 sampai mendekati Rp50.000 per kilogram. Kenaikan tersebut diduga dipicu meningkatnya permintaan selama musim liburan dan tingginya aktivitas wisata di Kota Bandung.

Di sisi lain, Farhan memastikan pasokan pangan secara umum masih aman. Komoditas sayuran memasuki masa panen, sedangkan stok beras diperkirakan tetap terjaga hingga akhir tahun seiring panen yang berlangsung pada Agustus hingga September.

Untuk menjaga stabilitas harga, Pemkot Bandung bersama Bulog akan memperkuat program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Bulog ditargetkan memenuhi sedikitnya 30 persen kebutuhan beras dan minyak goreng di Kota Bandung.

Pemkot juga mengimbau para pedagang memanfaatkan aplikasi SPHP dan aplikasi Mirah agar distribusi komoditas bersubsidi dapat berlangsung lebih cepat ketika terjadi lonjakan permintaan.

Selain itu, Satgas Pangan akan terus melakukan pengawasan guna mencegah praktik penimbunan barang yang berpotensi mengganggu stabilitas pasokan dan melanggar hukum.

Farhan menambahkan, distribusi bahan pangan dari pasar induk seperti Caringin, Gedebage, dan Ciroyom hingga kini berjalan lancar. Ia mengingatkan bahwa Kota Bandung merupakan daerah konsumen yang bergantung pada pasokan dari sekitar 16 provinsi di Indonesia, sehingga kelancaran distribusi menjadi faktor penting dalam menjaga ketersediaan pangan.

Bagikan Postingan
  • Related Posts

    City Gas Tour 2026: PGN Dorong Pemanfaatan Gas Bumi yang Efisien

    Bagikan Postingan

    JABAR PASS – Pemanfaatan gas bumi dinilai dapat memberikan efisiensi bagi masyarakat, tidak hanya sebagai sumber energi rumah tangga, tetapi juga untuk mendukung sektor transportasi dan kegiatan usaha. Hal tersebut…

    Bagikan Postingan

    Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara, Angkat Identitas Bandung hingga Karya Difabel

    Bagikan Postingan

    JABAR PASS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata di Bandara Internasional Husein Sastranegara seiring kembali beroperasinya penerbangan komersial. Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Junjunan…

    Bagikan Postingan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Diikuti lebih dari 50 atket, Kota Bandung Sabet Juara Umum Ekshibisi Xiang -Qi

    Diikuti lebih dari 50 atket, Kota Bandung Sabet Juara Umum Ekshibisi Xiang -Qi

    MILKLIFE SOCCER CHALLENGE BANDUNG SERI 1 2026 – 2027 SDN 021 Ciporeat dan SDN 075 Jatayu Raih Podium Tertinggi

    MILKLIFE SOCCER CHALLENGE BANDUNG SERI 1 2026 – 2027 SDN 021 Ciporeat dan SDN 075 Jatayu Raih Podium Tertinggi

    PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

    Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp111.600 per Kg, Telur Ayam Rp29.350

    Kawal 124 Atlet Kejurnas, Kontingen Catur Jabar Siap Tempur!

    Kawal 124 atlet kejurnas, kontingen Catur Jabar siap tempur !!!

    Kontingen Jabar di Kejurnas Catur 2026 akan diperkuat beberapa pecatur berpredikat Master

    Kawal 124 atlet kejurnas, kontingen Catur Jabar siap tempur !!!<br><br>Kontingen Jabar di Kejurnas Catur 2026 akan diperkuat beberapa pecatur berpredikat Master