JABAR PASS – Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung tak menyurutkan semangat warga untuk berburu kebutuhan pokok murah. Antusiasme itu terlihat dalam pelaksanaan Bazar Murah Disdagin yang memasuki hari keempat, Kamis (14/8), di Kecamatan Cibiru.
Meskipun cuaca kurang bersahabat, warga tetap memadati lokasi bazar demi mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Tak hanya di Cibiru, hari yang sama bazar juga digelar di Kecamatan Arcamanik dan Cicendo.
Kepala Bidang Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian Disdagin Kota Bandung, Meiwan Kartiwa, menyampaikan bahwa bazar murah ini merupakan bagian dari program rutin triwulan yang digelar sejak 11 hingga 25 Agustus 2025.
“Setiap hari kami menyasar tiga kecamatan. Hari ini sudah masuk hari keempat, berarti total sudah 12 titik yang kami datangi,” jelas Meiwan.
Sejak awal, Disdagin telah menyambangi sejumlah kecamatan seperti Andir, Cinambo, Kiaracondong, Bandung Kidul, Rancasari, Ujungberung, Antapani, Sukasari, hingga Mandalajati.
Beragam komoditas ditawarkan, mulai dari beras SPHP hasil kerja sama dengan Bulog, minyak goreng, telur, bawang merah, bawang putih, hingga aneka sayuran segar. Bahkan frozen food seperti daging ayam dan sapi juga dijajakan dengan harga miring.
“Sayuran dijual mulai dari Rp5.000 hingga Rp10.000. Tapi yang paling diburu itu beras SPHP, telur, dan bumbu dapur seperti bawang,” tambahnya.
Setiap lokasi memiliki tren belanja berbeda, namun warga selalu menunjukkan antusiasme tinggi. Bahkan sebagian warga sudah antre sebelum bazar resmi dibuka.
“Ini bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin mendekatkan akses bahan pokok murah ke warga tanpa harus jauh-jauh ke pasar,” ujar Meiwan.
Program ini merupakan bagian dari empat rangkaian bazar murah yang digelar sepanjang 2025. Triwulan terakhir akan dilaksanakan menjelang Natal dan Tahun Baru di seluruh 30 kecamatan Kota Bandung.
Adapun untuk Jumat (15/8), Bazar Murah akan digelar di Kecamatan Cibeunying Kaler, Bojongloa Kaler, dan Sumur Bandung. Disdagin mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan momen ini sebaik mungkin.
“Mari manfaatkan bazar murah ini sebagai solusi belanja hemat dan mudah dijangkau. Semoga kegiatan ini membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga di pasaran,” tutup Meiwan.









