JABARPASS – Persaingan sengit di papan atas akan terjadi pada dua pertandingan sisa paruh musim SUPER LEAGUE 2025-2026 yang akan digeber pada pekan ini dan pekan mendatang. Laga ini bukan cuma duel, melainkan penentu arah persaingan menuju juara liga paruh musim ini.
Namun dari 18 klub yang terlibat unjuk persaingan mengolah si kulit bundar di Liga SUPER LEAGUE 2025-2026 ini, hanya 4 klub yang berpeluang gede menjadi juara SUPER LEAGUE paruh musim ini. Keempat klub ini adalah Persib Bandung, Borneo FC Samarinda, Persija Jakarta, dan Malut United.

Menariknya, perolehan poinnya pun satu sama lain beda tipis, bahkan ada yang sama. Jadi, untuk menyabet poin sempurna dari dua laga sisa itu mau tidak mau mereka kudu berjuang ekstra keras.
Jadi pastinya perebutan puncak klasemen paruh musim yang akan dilakoni keempat klub tersebut bakal berlangsung seru, ketat terlebih bagi dua klub kandidat yang kudu langsung duel.
Menjelang paruh musim, Persib Bandung kini memuncaki klasemen sementara dengan 34 poin, tapi untuk meraih predikat juara paruh musim tentunya kudu berjuang dulu untuk menghadapi dua laga sisa, tandang ke kandang Persik Kediri (5/1/2026) dan menantang Persija Jakarta di GBLA, Minggu (4/1/2026).
Jadi, jika ingin menjadi juara SUPER LEAGUE paruh musim ini pasukan Bojan Hodak kudu sapu bersih kedua laga sisa itu. Dengan poin 40, Maung Bandung akan mengunci predikat juara paruh musim ini. Tidak kecuali dengan Borneo FC yang jika kelak bisa sapu bersih dan memiliki 40 poin, karena Pesut Etam kalah head to head dari Maung Bandung.

Bagaimana andaikata Thome Haye dan kawan-kawan tersandung, ditahan imbang atawa kalah oleh Macan Kemayoran ? Tanpa meremehkan Persik Kediri, bermain imbang poin Persib Bandung berkurang dua dan kalah dari Persija berkurang tiga.
Jika poin Persib berkurang satu atau tiga, Borneo FC Samarinda yang berada di posisi kedua dengan 34 poin, tentunya berpeluang untuk meraih predikat juara paruh musim. Apalagi Pesut Etam akan meladeni PSM Makasar dan tandang ke markas Persita Tangerang. Paling tidak, Borneo FC bisa mengakhiri paruh musim dengan 38 poin.
Kemudian Persija Jakarta di peringkat ketiga dengan 32 poin, lawan Persijap Jepara, Sabtu (3/1/2026) bisa meraup tiga poin. Tapi berkunjung ke markas Maung Bandung, Minggu (11/1/2026) tentu tak gampang untuk mencuri poin baik bermain imbang apalagi mengalahkan sang pemuncak klasemen sementara di markasnya. Jadi di paruh musim ini Persija Jakarta paling banter mengumpulkan 36 poin.

Akan halnya Malut United yang menempati peringkat ke empat dengan 31 poin, menantang PSBS Biak, Minggu (4/1/2026) perolehan poin Yance & Yacob Sayuri dan kolega bisa bertambah tiga poin. Namun untuk menambah tiga poin lagi dari Persebaya di markasnya, tentu David da Silva, Ciro Alves, Tyronne del Pino, Gustavo Franca dan konco-konco lainnya kudu berjuang ekstra keras. Setidaknya menutup paruh musim ini, Malut United bisa mengoleksi 35 poin.
Persaingan keempat klub yang berebut menjadi juara paruh musim SUPER LEAGUE 2025-2026, memang menarik untuk ditunggu hasilnya karena masing-masing klub sama-sama cuma menyisakan dua laga.
Namun dari kalangan pengamat dan bobotoh lawas, tidak sedikit yang menjagokan Maung Bandung kandidat kuat juara paruh musim SUPER LEAGUE 2025-2026.
” Persib kandidat kuat juara paruh musim SUPER LEAGUE 2025-2026. Malah ayeuna oge geus ngahodhodna, ” Nana Nanek, bobotoh lawas yang notabene Ketua Pengcab Percasi Kuningan
Bravo Persib “nu aing” Bandung
( H. Soleh Subary/”JABARPASS) *










