Banyak Kegagalan Calon TNI–Polri Terjadi pada Tes Psikologi, Lembaga Ini Tawarkan Solusi Pembinaan Intensif

JABAR EKSPRES — Direktur PT Martasandy Psychology Indonesia, Billy Martasandy, mengungkapkan bahwa penyebab utama kegagalan peserta dalam seleksi TNI–Polri bukan lagi terletak pada tes fisik, melainkan pada ketidaksiapan mental dan psikologis.

Temuan tersebut berdasarkan evaluasi yang dilakukan perusahaannya selama beberapa tahun terakhir dalam mendampingi calon aparatur negara.

Banyak Gagal Bukan Karena Fisik, tetapi Mental

Menurut Billy, mayoritas peserta yang gugur biasanya tidak mampu memenuhi standar psikologi yang ditetapkan institusi TNI–Polri. Tes ini mencakup aspek kepribadian, stabilitas emosi, kemampuan adaptasi terhadap tekanan, hingga indikator integritas.

“Kami melihat pola yang jelas: lebih banyak peserta yang tumbang di tahap psikologi dibandingkan fisik. Banyak yang fisiknya bagus, tapi secara mental belum siap masuk ke kultur militer atau kepolisian,” tutur Billy.

Ia menegaskan bahwa kesiapan mental merupakan fondasi utama bagi setiap calon anggota TNI–Polri karena profesi tersebut menuntut ketahanan stres tinggi, pengambilan keputusan cepat, serta konsistensi moral.

Analisis Kepribadian Militer & Konseling Berbasis Data Psikometrik

PT Martasandy Psychology Indonesia mengembangkan program pembinaan berbasis data psikometrik untuk membantu peserta memahami kecenderungan pribadi mereka dan menyesuaikannya dengan tuntutan institusi militer dan kepolisian.

“Kami menggunakan analisis gaya kepribadian militer yang memetakan bagaimana seseorang merespons tekanan, memimpin, dan bekerja dalam struktur komando. Semua berbasis data psikometrik, bukan asumsi,” jelas Billy.

“Melalui konseling terarah, peserta bisa tahu bagian mana yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi tes psikologi resmi.” tambahnya

Metode ini dianggap lebih efektif karena memberikan gambaran perilaku yang objektif dan dapat diukur, mulai dari pola emosi, respons stres, kecenderungan impulsif, hingga kesiapan adaptasi.

Pentingnya Edukasi Mental Fit Sejak Dini

Billy menilai bahwa publik selama ini lebih fokus pada latihan fisik, padahal persiapan mental untuk seleksi TNI–Polri harus dibangun jauh sebelum pendaftaran dimulai.

“Mental fit tidak bisa dibentuk dalam seminggu. Ini proses jangka panjang. Karena itu kami mendorong edukasi publik agar orang tua dan calon peserta memahami pentingnya pembinaan mental sejak dini,”** tegasnya.

PT Martasandy Psychology Indonesia juga mulai melakukan sosialisasi dan pusat bimbingan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan mental dalam proses seleksi ketat seperti TNI–Polri.

Permintaan Program Meningkat

Dengan kompleksitas seleksi yang semakin tinggi, permintaan program pembinaan intensif Martasandy Psychology Indonesia terus meningkat setiap tahun. Billy menyebut bahwa pendekatan ilmiah dan personalisasi program menjadi faktor mengapa lembaganya banyak dipilih calon peserta.

“Kami tidak hanya menyiapkan mereka untuk lolos tes, tetapi membentuk mentalitas yang kuat dan stabil. Mentalitas itu yang nantinya berpengaruh pada kinerja mereka ketika sudah resmi bertugas,” tambahnya.

Dengan tingginya tingkat kegagalan pada tes psikologi seleksi TNI–Polri, pendekatan pembinaan mental berbasis psikologi ilmiah dianggap semakin dibutuhkan. PT Martasandy Psychology Indonesia hadir sebagai salah satu lembaga yang menawarkan solusi lengkap, mulai dari asesmen, konseling, hingga pelatihan intensif yang terukur.

  • Berita Terkait

    Kuota Mudik Gratis Kabupaten Bandung 2026 Bertambah Jadi 700 Kursi

    JABAR PASS – Pemerintah Kabupaten Bandung berencana menambah kuota program mudik gratis 2026. Jika sebelumnya disiapkan 600 kursi dengan 12 armada bus, kini jumlah pemudik direncanakan menjadi 700 orang .Kepala…

    Ada 12.500 Kuota Mudik Gratis 2026, Daftar Lewat PLN Mobile 25–28 Februari

    JABAR PASS – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) resmi membuka pendaftaran program Mudik Gratis 2026 mulai 25–28 Februari 2026. Sebanyak 12.500 kuota disiapkan untuk moda transportasi bus, kereta api, dan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    Duel Film Horor Indonesia Muncul Lagi! Suzzanna Santet Dosa di Atas Dosa vs Danur The Last Chapter, Mana yang Paling Menyeramkan?

    • March 16, 2026
    • 67 views
    Duel Film Horor Indonesia Muncul Lagi! Suzzanna Santet Dosa di Atas Dosa vs Danur The Last Chapter, Mana yang Paling Menyeramkan?

    Mudik Lebaran 2026: Ketahui Lokasi SPKLU Sepanjang Tol Trans Jawa untuk Mobil Listrik

    • March 11, 2026
    • 92 views
    Mudik Lebaran 2026: Ketahui Lokasi SPKLU Sepanjang Tol Trans Jawa untuk Mobil Listrik

    Dishub Kota Bandung Perketat Pengawasan Parkir Liar Selama Ramadan dan Libur Idulfitri

    • March 11, 2026
    • 99 views
    Dishub Kota Bandung Perketat Pengawasan Parkir Liar Selama Ramadan dan Libur Idulfitri

    Harga Emas di Pegadaian Naik, UBS dan Galeri24 Tembus Rp3 Juta per Gram

    • March 11, 2026
    • 64 views
    Harga Emas di Pegadaian Naik, UBS dan Galeri24 Tembus Rp3 Juta per Gram

    Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung

    • March 9, 2026
    • 121 views
    Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung

    Harga Emas Antam Anjlok Rp55.000, Kini Rp3.004.000 per Gram

    • March 9, 2026
    • 93 views
    Harga Emas Antam Anjlok Rp55.000, Kini Rp3.004.000 per Gram